Dari Click ke Chat: Bank Dipaksa Ubah Cara Berinteraksi dengan Nasabah di Era AI

Perbankan ritel tengah memasuki fase baru transformasi digital, yakni dari interaksi berbasis aplikasi ke interaksi berbasis percakapan. Kehadiran agen generative AI mendorong bank mengubah cara berkomunikasi dengan nasabah—mulai dari aplikasi chat-based, voice bot, hingga pemanfaatan data percakapan sebagai sumber insight utama. Perubahan ini bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan strategi mempertahankan hubungan langsung dengan nasabah di […]

McKinsey: Nasabah Beralih ke AI, Bank Harus Kuasai GEO Kalau Tak Mau Tersingkir

Perubahan perilaku nasabah akibat kehadiran generative AI memaksa bank ritel beradaptasi cepat. Dari sekadar mesin pencari, AI kini menjadi “penasihat keuangan digital”. Dalam lanskap ini, kemampuan Generative Engine Optimization (GEO) menjadi kunci agar bank tetap relevan, terlihat, dan dipercaya dalam jawaban AI—bukan tersingkir oleh fintech atau pemain digital lain. Fokus: ■ Pergeseran perilaku nasabah ke […]

Perbankan Gelontorkan Ratusan Triliun untuk Aplikasi, Masih Relevan di Era Agentic AI?

Bank global menggelontorkan ratusan triliun rupiah untuk membangun aplikasi dan ekosistem digital, dengan lebih dari 60% belanja IT kini difokuskan pada software dan pengalaman pengguna. Tren ini juga terjadi di Indonesia, didorong pertumbuhan transaksi digital 29,7% pada 2026. Namun, di balik investasi besar tersebut, muncul pertanyaan strategis, apakah aplikasi masih menjadi masa depan perbankan di […]

OJK Bilang Kredit Perbankan Hanya Tumbuh 9,37%, Sinyal Dini Perlambatan Ekonomi?

Pertumbuhan kredit perbankan Indonesia tampaknya mulai kehilangan momentum pada awal 2026. Data Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan kredit hanya tumbuh 9,37% secara tahunan pada Februari 2026—melambat dari bulan sebelumnya. Meski likuiditas masih kuat dan dana masyarakat tetap meningkat, perlambatan ini bisa jadi semacam sinyal awal bahwa ekspansi ekonomi mulai menghadapi tekanan, baik dari sisi permintaan maupun […]

Lonjakan Biaya Promosi dan Kredit Macet Bikin Laba Bank Maspion Turun 42% di Kuartal III 2025

Kinerja keuangan Bank Maspion (BMAS) pada kuartal III/2025 mencerminkan tekanan yang kini dirasakan banyak bank menengah di Indonesia. Di tengah pertumbuhan industri yang ditopang digitalisasi dan efisiensi, laba bersih BMAS justru anjlok 42,46% menjadi Rp31,91 miliar. Meski pendapatan bunga naik, lonjakan biaya promosi, beban tenaga kerja, dan kenaikan kredit bermasalah (NPL) menekan profitabilitas. Fenomena ini […]