Perdebatan global mengenai kepemilikan negara atas perusahaan kecerdasan buatan (AI) memunculkan pertanyaan mendasar: apakah negara harus menjadi pemilik teknologi strategis masa depan? Di Indonesia, pertanyaan itu tidak lagi sebatas teori. Melalui Danantara dan berbagai investasi pada pusat data, rantai pasok semikonduktor, serta pengembangan model bahasa nasional, negara telah mengambil posisi sebagai pemain utama dalam ekosistem […]
“Mythos”: Sang Predator Digital dan Rapuhnya Benteng Pertahanan Perbankan Kita
Lanskap risiko industri keuangan global tengah berubah lebih cepat dari yang diperkirakan semula. Teknologi kecerdasan buatan (AI), yang selama ini diposisikan sebagai motor efisiensi, kini mulai dipandang sebagai potensi ancaman sistemik yang dapat mengguncang stabilitas perbankan. Namun, di tengah siaga global ini, Indonesia justru terlihat “tenang”, adem ayem, seperti tidak terjadi apa-apa. Oleh: Deddy H. […]
Tuhu Nugraha: “Komite AI Bukan Opsi, Tapi Keharusan Strategis untuk Bank”
Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah menjadi pendorong utama efisiensi dan inovasi di sektor perbankan Indonesia. Namun, seiring dengan kekuatan algoritma yang semakin besar dalam mengambil keputusan krusial—mulai dari credit scoring hingga deteksi fraud—maka tata kelola yang kuat menjadi keharusan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 29 April 2025 lalu telah merilis Tata Kelola Kecerdasan Artifisial Perbankan […]
