Permintaan emas oleh bank sentral dunia anjlok tajam pada Januari 2026—turun 82% dibandingkan rata-rata bulanan 2025. Namun di balik perlambatan itu, basis negara pembeli justru melebar. Sejumlah bank sentral di Asia dan Eropa Timur kembali atau mulai masuk pasar, mempertegas bahwa emas tetap menjadi jangkar cadangan devisa di tengah ketidakpastian geopolitik dan perubahan tatanan global. […]
Franc Swiss Menguat Tajam, Bank Sentral Siap Intervensi Redam Gejolak
Lonjakan ketegangan di Timur Tengah mendorong investor global memburu aset safe haven, membuat franc Swiss melonjak ke level terkuat terhadap euro sejak 2015. Swiss National Bank (SNB) merespons dengan sinyal keras: siap turun tangan di pasar valuta asing untuk menahan apresiasi berlebihan yang berisiko menyeret inflasi ke wilayah negatif dan memukul ekspor. Namun analis menilai […]
Data Pribadi, Tambang Emas yang Terabaikan dan Ancaman Kedaulatan Bangsa
Kebocoran data pribadi jutaan warga Indonesia, termasuk kasus 240 juta data di Dark Web, merupakan ancaman serius terhadap kedaulatan digital dan keamanan nasional yang sering kali diabaikan oleh pemerintah. Data dipandang sebagai aset strategis layaknya tambang emas yang jika tidak dilindungi dapat dieksploitasi oleh pihak asing untuk manipulasi opini publik, spionase ekonomi, hingga gangguan stabilitas […]
Bank Jumbo RI Makin Tambun, Mandiri Masih Terdepan—Tapi Laba Mulai Tertekan
Empat bank terbesar Indonesia menutup 2025 dengan neraca yang makin bongsor. Total aset menembus ribuan triliun rupiah, dengan Bank Mandiri tetap di puncak. Namun di balik pertumbuhan kredit dua digit dan lonjakan dana murah, tekanan biaya dana dan kenaikan pencadangan kredit mulai menguji daya tahan laba, terutama di BNI dan BRI. Industri perbankan memasuki 2026 […]
