Lintasarta secara resmi meluncurkan solusi Bandwidth on Demand (BWoD) guna menjawab tantangan lonjakan lalu lintas data perbankan nasional yang kerap fluktuatif selama periode puncak transaksi. Solusi infrastruktur berbasis Intelligent Core ini memungkinkan perbankan menyesuaikan kapasitas bandwidth secara fleksibel hingga 1 Gbps secara mandiri melalui aplikasi ULTIMA tanpa perlu proses pemesanan manual. Dilengkapi dukungan ekspansi awal di 84 kota Pulau Jawa pada 2026, langkah ini sejalan dengan dorongan regulator seperti OJK agar industri jasa keuangan memperkuat ketahanan, keandalan, dan manajemen risiko infrastruktur teknologi di era intelligent banking.
DIGI-HIGHLIGHTS:
■ Inovasi BWoD: Lintasarta menghadirkan solusi Bandwidth on Demand untuk penyesuaian kapasitas jaringan bank secara fleksibel hingga 1 Gbps.
■ Akses Mandiri Real-Time: Pengelolaan kapasitas konektivitas dapat dilakukan mandiri secara real-time via aplikasi ULTIMA tanpa instalasi ulang.
■ Dukungan Regulasi: Regulator menekankan pentingnya keandalan dan ketahanan infrastruktur teknologi dalam mendukung transformasi digital perbankan.
Penyedia jasa konektivitas dan layanan TI, Lintasarta, meluncurkan inovasi jaringan Bandwidth on Demand (BWoD) guna membantu sektor perbankan mengelola lonjakan trafik data operasional. Solusi ini dirancang untuk mengubah sifat jaringan dari kaku (fixed) menjadi lebih fleksibel dan adaptif sesuai dinamika bisnis perbankan.
Melalui teknologi BWoD, pihak perbankan diberikan wewenang untuk meningkatkan (scale up) maupun menurunkan (scale down) kapasitas jaringan secara mandiri (self-service) hingga kecepatan 1 Gbps pada wilayah yang telah memiliki kesiapan teknis.
President Director & CEO Lintasarta Armand Hermawan menyatakan bahwa digitalisasi sektor keuangan membutuhkan dukungan fondasi jaringan yang sanggup bergerak cepat mengikuti fluktuasi beban kerja operasional bank. “Infrastruktur digital tidak cukup hanya berkapasitas besar, tetapi harus mampu beradaptasi secara cepat, fleksibel, dan terukur,” ujar Armand dalam keterangan resminya, Senin (14/9).
Armand menjelaskan, kebutuhan kapasitas jaringan industri perbankan sangat dinamis dan sering kali melonjak drastis pada momen-momen tertentu, seperti penutupan buku akhir bulan dan akhir tahun, pemrosesan gaji (payroll), simulasi pemulihan bencana (disaster recovery), hingga peluncuran aplikasi baru.
Guna merespons pola tersebut, BWoD memanfaatkan ekosistem Lintasarta Intelligent Core yang mengintegrasikan jaringan inti, Intelligent Core Engine, serta aplikasi manajemen ULTIMA. Setelah proses penyiapan awal selesai, pengelola IT bank dapat mengubah kapasitas bandwidth secara real-time tanpa harus mengajukan pemesanan manual maupun melakukan instalasi fisik berulang.
“Kami ingin memberikan agility kepada bank untuk mengelola kapasitas connectivity sesuai kebutuhan operasionalnya,” kata Armand.
Peluncuran teknologi ini dinilai krusial di tengah tren ketergantungan masyarakat pada transaksi nontunai. Data Bank Indonesia menunjukkan volume transaksi digital banking nasional tumbuh signifikan mencapai belasan miliar transaksi per tahun, yang menuntut keandalan jaringan tingkat tinggi tanpa downtime.
Langkah penguatan infrastruktur konektivitas ini juga mendapat perhatian dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Anggota Dewan Komisioner OJK periode 2022–2026, Sophia Isabella Wattimena, menggarisbawahi pentingnya aspek keandalan dan keamanan dalam ketahanan sistem keuangan digital.
“Transformasi digital perbankan perlu berjalan seiring dengan penguatan kapabilitas infrastruktur teknologi. Keandalan, keamanan, manajemen risiko, serta kemampuan infrastruktur untuk mendukung kebutuhan industri menjadi semakin penting,” jelas Sophia.
Sebagai tahap awal komersialisasi pada 2026, layanan BWoD Lintasarta telah menjangkau 84 kota di Pulau Jawa dan ditargetkan akan terus diekspansi secara bertahap hingga mencakup seluruh wilayah Indonesia. (MMS) ■
DIGIONARY:
● Agility: Kemampuan suatu organisasi atau sistem untuk bergerak, beradaptasi, dan merespons perubahan bisnis secara cepat dan fleksibel.
● Bandwidth: Kapasitas maksimum transfer data yang dapat dikirimkan melalui jalur koneksi internet dalam satuan waktu tertentu.
● Bandwidth on Demand (BWoD): Layanan jaringan yang memungkinkan pengguna mengubah kapasitas bandwidth sesuai kebutuhan secara fleksibel dan real-time.
● Disaster Recovery: Rencana dan prosedur teknis untuk memulihkan infrastruktur serta sistem TI setelah terjadinya gangguan atau bencana.
● Downtime: Periode ketika suatu sistem, server, atau layanan jaringan tidak beroperasi atau tidak dapat diakses oleh pengguna.
● Intelligent Core Engine: Sistem pemrosesan inti berbasis kecerdasan buatan yang mengotomatisasi pengambilan keputusan dan pengelolaan data jaringan.
● Real-Time Execution: Pemrosesan instruksi atau perubahan data yang dieksekusi secara instan pada saat perintah diberikan.
● Scale Up / Scale Down: Proses meningkatkan atau menurunkan kapasitas sumber daya sistem TI sesuai dengan beban kerja yang sedang berjalan.
● Self-Service: Fasilitas yang memungkinkan pelanggan mengelola dan mengonfigurasi layanan secara mandiri tanpa intervensi pihak penyedia.
● ULTIMA Super Apps: Platform aplikasi terintegrasi milik Lintasarta yang digunakan pelanggan untuk mengelola layanan konektivitas dan TI secara mandiri.
#lintasarta #bandwidthondemand #bwod #infrastrukturdigital #perbankandigital #konektivitasbank #teknologiperbankan #ojk #bankindonesia #inovasiti #intelligentcore #superappsultima #digitaltransformation #agilebanking #disasterrecovery #jaringanbank #keamanansiber #fiskalperbankan #fleksibilitasjaringan #teknologifinansial
lintasarta bwod, bandwidth on demand perbankan, infrastruktur digital bank, konektivitas digital perbankan, super apps ultima, armand hermawan lintasarta, sophia isabella wattimena ojk, kapasitas bandwidth 1 gbps, fleksibilitas jaringan bank, disaster recovery perbankan, transaksi digital banking, intelligent core engine, penyesuaian bandwidth mandiri, efisiensi IT perbankan, ketahanan infrastruktur keuangan, jaringan fiber optik bank, manajemen risiko TI bank, jaringan adaptif perbankan, transformasi digital perbankan 2026, layanan konektivitas terintegrasi,
