Nilai ekonomi digital RI akan capai US$360 miliar di 2030, Mastercard gandeng Indosat garap solusi pembayaran digital

- 26 Mei 2023 - 08:06

digitalbank.id – Mastercard dan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) berkolaborasi memperkenalkan solusi dan pengalaman digital. Tujuan kerja sama ini adalah untuk mendukung konsumen dan pelaku usaha di sektor ekonomi digital serta meningkatkan inklusi keuangan di seluruh Indonesia.

President Asia Pacific Mastercard Ari Sarker mengemukan, selain itu kolaborasi keduanya diharapkan akan mampu meningkatkan lanskap pembayaran digital di Indonesia.

“Digitalisasi menjadi pilar utama dalam perjalanan menuju ekonomi yang benar-benar inklusif. Ekonomi digital menjanjikan peluang yang lebih luas bagi banyak orang, tetapi untuk meraih potensi tersebut, diperlukan kolaborasi yang erat,” katanya, Kamis (25/5).

Menurut dia, Mastercard sangat antusias dapat berkolaborasi dengan Indosat guna mendukung masyarakat Indonesia menuju masa depan digital, membawa lebih banyak lagi individu dan UKM ke dalam ekosistem digital, dan membantu memajukan pertumbuhan inklusif bagi perekonomian Indonesia.

Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison Ritesh Singh, dan President Director PT Mastercard Indonesia Navin Jain.

Sebagai bagian dari kolaborasi, kedua organisasi akan mengeksplorasi solusi untuk konsumen yang berfokus pada penggunaan pembayaran digital dengan kartu dan pembayaran berbasis akun.

Selain itu, kerja sama meningkatkan akses ke kredit seperti melalui Buy Now Pay Later, meningkatkan keamanan pada metode pembayaran, serta solusi yang menawarkan keterlibatan dan penghargaan yang lebih besar bagi konsumen.

Kolaborasi ini juga memperkenalkan solusi yang mendorong adopsi pembayaran digital, membantu bisnis dalam mengelola kehadiran digital, meningkatkan akses ke kredit, serta menyediakan solusi produktivitas bisnis lainnya, seperti akuntansi dan manajemen pengeluaran.

Lebih lanjut Ari Sarker mengatakan kemitraan ini akan membawa lebih banyak lagi individu dan pengusaha kecil ke dalam ekosistem digital.

“Hal ini menegaskan komitmen Mastercard untuk membawa satu miliar orang dan 50 juta UMKM ke dalam ekonomi digital secara global pada tahun 2025,” ujarnya.

Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia telah menyaksikan pertumbuhan yang signifikan dalam nilai ekonomi digitalnya. Pada 2025, diperkirakan nilai ekonomi digital Indonesia akan meningkat dua kali lipat menjadi US$130 miliar dan terus meningkat menjadi US$220 miliar hingga US$360 miliar pada 2030.

Sementara itu, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan kedua organisasi berkomitmen untuk bekerja sama dalam memperkenalkan produk dan solusi terukur yang menggabungkan kemampuan dalam keselamatan dan keamanan siber.

“Hal ini guna menyediakan pengalaman digital yang aman dan lancar sesuai dengan gaya hidup, cara bekerja, dan bertransaksi para konsumen dan bisnis di era digital saat ini.”

Kemitraan ini juga bertujuan untuk mendukung usaha kecil menengah atau UKM dengan menyediakan alat dan sumber daya terbaru untuk bersaing di dunia digital pascapandemi Covid-19.

“Peningkatan keterampilan digital dan perluasan inklusi keuangan, terutama di daerah pedesaan, adalah kunci untuk memaksimalkan potensi orang Indonesia. Upaya bersama dengan Mastercard ini akan memungkinkan kami menciptakan solusi keuangan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” tandas Vikram. ■

Comments are closed.