Fokus Layanan Digital dan Customer Experience, Bank Jakarta Usung Konsep “New Look Branch”

- 20 Juli 2026 - 15:23

Bank Jakarta meresmikan konsep New Look Branch di KCP Kebayoran Park sebagai langkah awal transformasi jaringan kantor menuju future branch yang menggabungkan layanan digital dan interaksi personal. Konsep ini menjadi bagian dari strategi modernisasi layanan untuk meningkatkan pengalaman nasabah sekaligus memperkuat peran Bank Jakarta sebagai bank pembangunan daerah yang mendukung transformasi ekonomi Jakarta.


DIGI-HIGHLIGHTS:

■ Bank Jakarta memperkenalkan future branch pertama yang menggabungkan layanan digital, desain modern, dan interaksi personal bagi nasabah.
■ KCP Kebayoran Park menjadi prototipe transformasi kantor cabang yang akan diterapkan secara bertahap di seluruh jaringan Bank Jakarta.
■ Transformasi cabang memperkuat strategi Bank Jakarta menghadirkan layanan yang lebih cepat, efisien, nyaman, sekaligus mendukung Jakarta sebagai kota global.


Bank Jakarta mempercepat transformasi layanan dengan menghadirkan future branch pertama melalui peresmian New Look Branch di KCP Kebayoran Park, Jakarta, Senin (20/7).

Langkah ini menandai perubahan strategi perusahaan yang tidak lagi sekadar mempercantik kantor cabang, tetapi mengubah cara bank melayani nasabah melalui perpaduan teknologi digital, desain ruang modern, dan pelayanan yang lebih personal.

Peresmian tersebut dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Yustinus Prastowo, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati, Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat, Komisaris Utama Bank Jakarta Anang Basuki, Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo, Direktur Teknologi & Operasional Daniel Setiawan Subianto, serta jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan manajemen Kebayoran Park Mall.

Bank Jakarta mempercepat transformasi layanan dengan menghadirkan future branch pertama melalui peresmian New Look Branch di KCP Kebayoran Park, Jakarta, Senin (20/7).

Transformasi tersebut hadir di tengah perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan layanan digital untuk transaksi sehari-hari. Namun, industri perbankan menilai keberadaan kantor cabang tetap memiliki fungsi penting, terutama untuk layanan konsultasi, pembiayaan, dan membangun kepercayaan nasabah.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan transaksi perbankan digital di Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, seiring semakin tingginya penggunaan mobile banking dan internet banking. Kondisi itu mendorong bank melakukan transformasi jaringan kantor agar lebih efisien sekaligus mampu memberikan pengalaman layanan yang lebih baik.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengapresiasi langkah Bank Jakarta yang dinilai sejalan dengan upaya menjadikan Jakarta sebagai kota global.

“Atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kami mendukung dan menyambut baik kehadiran New Look Bank Jakarta KCP Kebayoran Park sebagai komitmen Bank Jakarta untuk terus bertransformasi menjawab kebutuhan nasabah. Bank Jakarta memegang peran penting sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya menyediakan layanan keuangan, tetapi juga mendukung pertumbuhan usaha, memperluas akses pembiayaan, dan mendorong transformasi ekonomi Jakarta,” ujar Rano.

Ia juga berharap Bank Jakarta memperluas akses layanan keuangan hingga kawasan rumah susun melalui penyediaan fasilitas ATM agar masyarakat semakin mudah memperoleh layanan perbankan.

KCP Kebayoran Park mengusung konsep Modern, Accessible, Connected dengan desain ruang yang lebih terbuka, nyaman, dan mendukung interaksi yang lebih personal antara petugas dan nasabah. Konsep tersebut juga menjadi implementasi identitas baru Bank Jakarta, termasuk penggunaan seragam baru bagi petugas layanan.

Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo menegaskan perubahan yang dilakukan tidak berhenti pada pembaruan fisik kantor.

“Hari ini kita tidak sekadar meresmikan sebuah gedung. Yang berubah bukan hanya wajah kantor cabang, tetapi juga cara kami melayani masyarakat. Perubahan sebuah bank tidak cukup diwujudkan melalui teknologi ataupun bangunan yang lebih modern, melainkan ketika masyarakat merasakan layanan yang lebih mudah, lebih cepat, lebih nyaman, dan lebih manusiawi,” kata Agus.

Menurut Agus, kehadiran kantor cabang tetap relevan meski layanan digital berkembang pesat. Kepercayaan nasabah, kata dia, masih dibangun melalui interaksi langsung antara manusia.

Karena itu, strategi Bank Jakarta bukan memilih antara layanan digital atau kantor cabang, melainkan mengintegrasikan keduanya dalam satu pengalaman layanan yang lebih efisien.
KCP Kebayoran Park menjadi prototipe pertama kantor cabang generasi baru Bank Jakarta yang akan menjadi acuan transformasi jaringan kantor lainnya.

“Kami tidak sedang membangun cabang yang lebih indah, tetapi cabang yang lebih relevan dengan cara hidup masyarakat Jakarta saat ini. Ke depan, model pelayanan ini akan direplikasi ke jaringan Bank Jakarta lainnya agar masyarakat memperoleh pengalaman layanan yang modern, cepat, nyaman, dan konsisten,” ujar Agus.

Transformasi tersebut mencakup penyederhanaan proses bisnis, digitalisasi layanan, hingga perubahan budaya pelayanan agar lebih ramah, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.

Perwakilan Manajemen Kebayoran Park Mall, Tety Kurniawaty Wijaya, menyambut baik kehadiran Bank Jakarta di kawasan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Bank Jakarta membuka KCP di Kebayoran Park. Kami berharap kehadirannya memberikan manfaat dan nilai tambah bagi para tenant, pengunjung, serta masyarakat sekitar,” kata Tety.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta Arie Rinaldi mengatakan konsep New Look Branch merupakan bagian dari implementasi identitas baru perusahaan yang akan diterapkan secara bertahap di jaringan kantor Bank Jakarta.

“Kehadiran New Look Branch pada KCP Kebayoran Park merupakan salah satu wujud implementasi identitas baru Bank Jakarta. Pembaruan ini tidak hanya menghadirkan tampilan yang lebih modern dan representatif, tetapi juga mencerminkan semangat transformasi Bank Jakarta sebagai institusi keuangan yang adaptif, inovatif, dan siap menjawab dinamika industri perbankan yang terus berkembang,” ujar Arie.

Transformasi jaringan kantor menjadi tren yang juga dilakukan sejumlah bank di Indonesia. Selain memperkuat kanal digital, bank mulai mengubah fungsi kantor cabang dari pusat transaksi menjadi pusat konsultasi keuangan, layanan investasi, pembiayaan, hingga pengembangan hubungan dengan nasabah. Model seperti ini dinilai mampu meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan sekaligus menjaga efisiensi operasional di tengah percepatan digitalisasi industri perbankan. ●


DIGIONARY:

● Bank Pembangunan Daerah (BPD): Bank milik pemerintah daerah yang berperan mendukung pembangunan ekonomi di wilayahnya.
● Frontliner: Petugas bank yang berinteraksi langsung dengan nasabah, seperti teller dan customer service.
● Future Branch: Konsep kantor cabang generasi baru yang memadukan teknologi digital dengan layanan konsultasi dan pengalaman nasabah.
● Modern, Accessible, Connected: Konsep desain layanan yang mengutamakan kenyamanan, kemudahan akses, dan keterhubungan layanan digital.
● New Look Branch: Konsep pembaruan kantor cabang yang mencakup desain, budaya pelayanan, dan proses bisnis yang lebih modern.
● Transformasi Digital: Perubahan proses bisnis melalui pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan.

#BankJakarta #Perbankan #BankDaerah #BUMD #Jakarta #FutureBranch #NewLookBranch #TransformasiDigital #DigitalBanking #LayananNasabah #PerbankanIndonesia #OJK #InovasiPerbankan #CustomerExperience #SmartBranch #EkonomiJakarta #Keuangan #Banking #Transformasi #Indonesia

Comments are closed.