PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) bersama Visa meluncurkan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas di ajang BRI Consumer Expo Makassar 2026, membidik segmen nasabah affluent yang mengutamakan pengalaman personal, seamless, dan premium. Inisiatif ini mempertegas strategi BRI memperluas layanan wealth management berbasis data analytics, menyasar gaya hidup travel dan wellness yang terus tumbuh di Asia Pasifik.
DIGI-HIGHLIGHTS:
■ BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas menyasar segmen affluent dengan pendekatan personalisasi berbasis data, menawarkan cashback 5% untuk belanja di kategori Health and Wellness, akses Airport Lounge global, serta perolehan ekstra GarudaMiles di setiap transaksi.
■ Kolaborasi BRI dan Visa melahirkan ekosistem pengalaman premium end-to-end, memanfaatkan jaringan global Visa dan wawasan konsumen untuk menghadirkan layanan yang personal, mulus, dan terintegrasi di berbagai touchpoint gaya hidup.
■ Strategi ini mengintensifkan persaingan kartu kredit kelas atas di Indonesia, mendorong perbankan berlomba membangun layanan premium berbasis data guna mempertahankan nasabah prioritas sekaligus mendongkrak pendapatan non-bunga.
BRI dan Visa resmi memperkenalkan kartu kredit premium terbaru, BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas, di sela BRI Consumer Expo Makassar 2026 pada Jumat (19/06). Langkah ini menjadi sinyal kuat bank pelat merah itu dalam menggarap lebih agresif segmen nasabah prioritas yang kini semakin menuntut pengalaman personal, mulus, dan terintegrasi di setiap titik interaksi.
Segmen nasabah affluent di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia, mencatat pertumbuhan pesat dan pergeseran preferensi. Riset terbaru Visa mengungkapkan bahwa nasabah kelas atas kini tidak lagi sekadar mengejar akses, melainkan mengharapkan pengalaman yang relevan dengan aspirasi mereka, terutama pada aspek perjalanan (travel) dan kesehatan/kebugaran (wellness).
“Nasabah affluent kini tidak lagi hanya mencari akses, tetapi mengharapkan pengalaman yang relevan sesuai dengan aspirasi nasabah yaitu untuk gaya hidup yang lebih premium terutama pada aspek travel dan wellness secara personal, otentik, dan lancar di setiap touchpoint,” demikian riset Visa yang dikutip dalam acara peluncuran.

Berbekal wawasan berbasis data itu, BRI dan Visa merancang BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas bukan sekadar alat pembayaran, melainkan solusi finansial eksklusif yang menjawab kebutuhan gaya hidup premium secara menyeluruh. Kartu ini memadukan personalisasi, kenyamanan, dan efisiensi mulai dari transaksi harian hingga ekosistem perjalanan dan kebugaran.
Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto menegaskan, peluncuran ini adalah wujud komitmen BRI menghadirkan layanan finansial yang relevan dengan kebutuhan nasabah prioritas. “Kami ingin memberikan lebih dari sekadar alat pembayaran, tetapi juga solusi yang mampu mendukung gaya hidup premium secara menyeluruh, khususnya untuk travel baik melalui manfaat Airport Lounge hingga ekstra GarudaMiles dari setiap transaksi dan juga cashback 5% pada merchant Health and Wellness,” ujarnya dikutip Jumat (26/6).
Sementara itu Country Manager Visa Indonesia Vira Widiyasari menyampaikan, kolaborasi dengan BRI mencerminkan komitmen Visa dalam menjawab evolusi kebutuhan nasabah affluent.
“Melalui Visa Infinite, kami menghadirkan lebih dari sekadar alat pembayaran, melainkan sebuah ekosistem pengalaman yang dirancang untuk memberikan kemudahan, relevansi, serta nilai tambah yang berkelanjutan. Didukung oleh jaringan global Visa dan insight berbasis data, kami percaya kartu ini dapat membantu nasabah menikmati gaya hidup premium yang semakin terintegrasi, baik dalam perjalanan, hiburan, maupun kebutuhan sehari-hari,” imbuhnya.
Benefit yang Melekat dan Kompetitif
BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas menawarkan serangkaian benefit yang langsung menyentuh keseharian nasabah kelas atas. Pemegang kartu menikmati akses Airport Lounge di berbagai kota global, perolehan ekstra GarudaMiles dari setiap transaksi, serta cashback 5% untuk pembelanjaan di kategori Health and Wellness.
Kartu ini juga memberikan diskon khusus, penawaran cicilan ringan, dan promosi eksklusif di merchant pilihan di bidang retail, lifestyle, dining, dan entertainment, didukung jaringan global Visa yang memungkinkan transaksi tanpa batas.
Dengan penawaran itu, BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas tidak hanya berfungsi sebagai instrumen transaksi, tetapi juga ekosistem gaya hidup premium yang menggabungkan kenyamanan finansial, eksklusivitas, dan pengalaman end-to-end.
Dampak Industri dan Persaingan Kartu Premium
Langkah BRI ini kian memanaskan persaingan kartu kredit segmen premium yang selama ini didominasi oleh bank-bank swasta besar dan bank asing. Pemanfaatan data analytics untuk personalisasi layanan menjadi pembeda utama. Di era digital banking, kemampuan membaca pola konsumsi dan preferensi nasabah menjadi kunci untuk menciptakan stickiness dan memperbesar share of wallet.
Kehadiran Infinite Prioritas mempertegas transformasi BRI dari pemberi kredit mikro menjadi pemain universal banking yang serius di wilayah wealth management. Bagi BRI, produk ini dapat mendongkrak pendapatan berbasis komisi (fee-based income) melalui interchange, annual fee, dan peningkatan volume transaksi segmen prioritas. Dukungan Visa dengan jaringan global dan kapabilitas insight data memperkuat posisi BRI dalam membangun ekosistem layanan premium yang terintegrasi.
“Dengan peluncuran kembali BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas, BRI dan Visa tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga menghadirkan pengalaman end-to-end yang menggabungkan kenyamanan finansial, nilai eksklusivitas, serta pengalaman gaya hidup yang lebih personal,” pungkas Aris. ●
DIGI-INSIGHTS:
Peluncuran BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas bukan sekadar penambahan varian produk, melainkan pernyataan strategis bahwa BRI ingin mengubah peta persaingan kartu kredit segmen atas. Selama ini lanskap premium dikuasai pemain swasta dengan ekosistem loyalitas yang matang. Dengan memanfaatkan data analytics dan jaringan Visa, BRI membangun jembatan personalisasi yang memungkinkan penawaran lebih kontekstual. Jika eksekusinya tepat, kartu ini dapat menjadi pintu masuk BRI ke wallet share nasabah kaya yang selama ini terbatas, sekaligus mengerek rasio fee-based income secara signifikan.
Di tengah transformasi digital yang kian agresif, pertempuran kartu premium tidak lagi terletak pada banyaknya fitur, tetapi pada kemampuan menghadirkan pengalaman end-to-end yang tanpa cela. Infinite Prioritas menjadi test case bagaimana bank BUMN besar mengintegrasikan layanan perbankan, perjalanan, dan gaya hidup dalam satu ekosistem tertutup. Model ini, jika sukses, bisa direplikasi untuk membangun super app yang benar-benar merekatkan nasabah prioritas, memanfaatkan aset data transaksi BRImo dan jaringan merchant BRI yang luas.
Namun, risiko persaingan tetap tinggi. Pemain seperti BCA, Mandiri, dan bank asing telah memiliki pengalaman panjang mengelola nasabah affluent dengan proposisi nilai yang teruji. Personalisasi berbasis data membutuhkan infrastruktur teknologi dan tata kelola data yang kuat. BRI harus memastikan keamanan siber dan pengalaman pengguna yang superior agar tidak terjebak menjadi produk “me-too”. Prospek jangka menengah sangat bergantung pada integrasi vertikal dengan aplikasi mobile banking dan kemampuan menghidupkan layanan berbasis insight secara berkelanjutan. Jika BRI mampu mengeksekusi transformasi ini, peta jalan wealth management bank pelat merah akan memasuki babak baru yang lebih ofensif dan terdiversifikasi. (NCK) ●
DIGIONARY:
● Affluent: Segmen konsumen dengan tingkat pendapatan dan kekayaan tinggi yang mengutamakan layanan dan pengalaman premium.
● Airport Lounge: Ruang tunggu eksklusif di bandara yang disediakan bagi pemegang kartu kredit premium atau penumpang kelas tertentu.
● Cashback: Pengembalian sebagian dana dari nilai transaksi yang diberikan oleh penerbit kartu atau merchant sebagai insentif.
● Consumer Banking: Divisi perbankan yang berfokus melayani kebutuhan keuangan nasabah individu dan rumah tangga.
● Data Analytics: Proses pengumpulan dan analisis data untuk memahami perilaku, preferensi, serta kebutuhan nasabah.
● Ekosistem Pembayaran: Jaringan terintegrasi yang mencakup instrumen pembayaran, pemrosesan transaksi, dan layanan bernilai tambah.
● Fee-based Income: Pendapatan bank yang berasal dari komisi, biaya layanan, dan pendapatan non-bunga di luar margin kredit.
● GarudaMiles: Program loyalitas frequent flyer milik Garuda Indonesia yang memberikan miles untuk penerbangan dan transaksi tertentu.
● Infinite Prioritas: Varian kartu kredit premium berlogo Visa dengan limit tinggi, benefit eksklusif, dan layanan prioritas.
● Personalisasi: Penyesuaian produk, layanan, atau penawaran berdasarkan profil, preferensi, dan perilaku individu nasabah.
● Seamless: Pengalaman pengguna yang mulus tanpa hambatan di seluruh titik interaksi dengan layanan atau produk.
● Segmen Prioritas: Nasabah dengan dana kelolaan signifikan yang mendapatkan layanan khusus dan benefit eksklusif dari bank.
● Touchpoint: Setiap titik interaksi antara nasabah dengan bank atau brand, baik fisik maupun digital.
● Travel & Wellness: Gaya hidup yang menekankan pada pengalaman perjalanan dan kesehatan/kebugaran sebagai bagian dari konsumsi premium.
● Visa: Perusahaan jaringan pembayaran global yang memfasilitasi transaksi elektronik antara merchant, bank, dan pemegang kartu.
#BRI #Visa #KartuKreditInfinitePrioritas #NasabahAffluent #LayananPremium #DigitalBanking #Personalisasi #DataAnalytics #Travel #Wellness #Cashback #AirportLounge #GarudaMiles #StrategiPerbankan #TransformasiDigital #PersainganKartuKredit #WealthManagement #ConsumerBanking #EkosistemPembayaran #BisnisPerbankan
