Singapore Tourism Board (STB) dan Traveloka memperpanjang kemitraan strategis hingga 2026, dengan fokus utama pada pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan data analitik untuk mempersonalisasi pengalaman wisata di Singapura bagi pasar Indonesia, Asia Tenggara, dan Australia.
DIGI-HIGHLIGHTS:
■ Mengeksplorasi AI untuk mempersonalisasi konten perjalanan dan memberikan rekomendasi destinasi yang relevan bagi setiap wisatawan.
■ Memperluas cakupan kemitraan hingga ke Australia, selain fokus utama di pasar Asia Tenggara, khususnya Indonesia.
■ Memanfaatkan wawasan berbasis data untuk menyusun strategi pemasaran destinasi yang tepat sasaran dengan standar privasi ketat.
Langkah inovatif kini mewarnai peta jalan pariwisata Singapura. Singapore Tourism Board (STB) dan platform perjalanan Traveloka resmi memperbarui nota kesepahaman (MoU) kemitraan strategis mereka pada Kamis (16/7/2026). Tidak lagi sekadar promosi konvensional, kolaborasi keempat sejak 2019 ini menempatkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan wawasan data sebagai poros utama untuk menggaet lebih banyak wisatawan dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan untuk pertama kalinya, pasar Australia.
Di tengah persaingan destinasi global yang semakin ketat, STB dan Traveloka sepakat untuk “menjahit” pengalaman wisata yang lebih relevan bagi setiap individu. Melalui integrasi teknologi AI, kedua pihak berambisi menciptakan sistem perencanaan perjalanan yang mampu memahami preferensi unik wisatawan, mulai dari rekomendasi acara hiburan internasional hingga pengalaman wisata yang dipersonalisasi secara real-time.
Kolaborasi ini mencerminkan evolusi pemasaran destinasi modern. Bagi STB, jangkauan luas Traveloka di Asia Tenggara dan pemahaman mendalam terhadap perilaku konsumen di kawasan ini menjadi aset krusial. Indonesia sendiri tercatat sebagai pasar wisatawan terbesar kedua bagi Singapura, dengan total kunjungan mencapai sekitar 2,4 juta sepanjang 2025.
“Perpanjangan kemitraan ini mencerminkan pentingnya Asia Tenggara dan Australia bagi sektor pariwisata Singapura, sekaligus menunjukkan kuatnya hubungan jangka panjang kami dengan Traveloka,” ujar Chief Executive Singapore Tourism Board, Melissa Ow.
Menurutnya, penggunaan data dan AI akan membantu Singapura memastikan statusnya tetap sebagai destinasi unggulan yang selalu relevan bagi wisatawan yang ingin kembali berkunjung.
Sementara itu, Co-founder Traveloka, Albert, menekankan bahwa peran perusahaan adalah menjadi mitra tepercaya bagi wisatawan melalui ekosistem yang terintegrasi. “Setelah lebih dari setengah dekade bekerja sama, perpanjangan kemitraan ini menjadi bukti kepercayaan yang telah kami bangun bersama,” ujar Albert.
Area kolaborasi yang kini diperluas mencakup kampanye pemasaran bersama (co-branded campaigns) serta promosi berbagai acara berskala internasional yang berlangsung sepanjang tahun di Singapura. Dengan memanfaatkan wawasan data, Traveloka akan membantu STB memberikan konten inspiratif yang disesuaikan dengan minat spesifik pengguna. Tentunya, seluruh proses ini dilakukan dengan tetap menjaga tata kelola data serta perlindungan privasi pengguna sebagai prioritas utama.
Langkah ini sejalan dengan kampanye global STB bertajuk “We Don’t Wait For Fun”, yang membidik segmen wisatawan muda dan keluarga muda. Dengan memanfaatkan teknologi mutakhir, STB dan Traveloka berharap dapat memangkas hambatan dalam perencanaan perjalanan, sekaligus menyajikan “cerita” tentang Singapura dengan cara yang lebih personal dan menginspirasi. (NCK) ●
DIGIONARY:
● Artificial Intelligence (AI): Teknologi kecerdasan buatan yang memungkinkan sistem komputer untuk mempelajari pola, memberikan rekomendasi, dan melakukan tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia.
● Co-branded Campaign: Strategi pemasaran bersama di mana dua merek atau lebih bekerja sama untuk mempromosikan produk atau destinasi guna mencapai target pasar yang lebih luas.
● *
Data Analytics: Proses pengumpulan, pembersihan, dan analisis data untuk menemukan pola serta tren yang membantu pengambilan keputusan strategis.
● MoU (Memorandum of Understanding): Nota kesepahaman yang merupakan dokumen formal berisi kesepakatan awal antarpihak sebelum perjanjian yang lebih mengikat dibuat.
● Personalized Experience: Pengalaman yang dirancang khusus berdasarkan preferensi, minat, dan perilaku unik masing-masing individu.
#Traveloka #SingaporeTourismBoard #STB #VisitSingapore #WisataSingapura #AIinTravel #TravelTech #PariwisataDigital #WisataIndonesia #KemitraanStrategis #SmartTourism #DataDrivenMarketing #AsiaTenggara #WisataAustralia #TravelInspiration #InovasiWisata #DigitalTransformation #WeDontWaitForFun #TravelokaStories #DestinasiWisata
Traveloka, Singapore Tourism Board, STB, kemitraan strategis, wisata Singapura, kecerdasan buatan, AI, data analitik, liburan ke Singapura, wisatawan Indonesia, teknologi perjalanan, personalisasi perjalanan, pariwisata digital, kampanye pemasaran, destinasi wisata, Traveloka Singapura, kunjungan wisatawan, pasar Australia, inovasi pariwisata, perencanaan perjalanan,
