Perusahaan teknologi finansial asal Inggris, Revolut, mengonfirmasi insiden kebocoran data sensitif nasabah setelah tertipu oleh permintaan palsu yang dikirimkan menggunakan domain email resmi lembaga pemerintah. Meski data seperti tanggal lahir, alamat, dokumen identitas, hingga salinan paspor dan SIM nasabah berhasil diakses pihak ketiga, Revolut memastikan sistem utama serta dana nasabah tetap aman dan tidak terdampak. […]
