Incar Segmen Affluent, Bank BSN Luncurkan Layanan BSN Prioritas Berbasis Syariah

- 12 September 2026 - 06:42

PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) resmi berekspansi ke segmen nasabah affluent hingga high-net-worth individuals (HNWI) melalui peluncuran layanan BSN Prioritas pada Jumat (11/9/2026). Mengusung konsep “Blessed Prosperity”, layanan ini menggabungkan ekosistem wealth management berbasis syariah—seperti Sukuk, Reksa Dana Syariah, dan manajemen waris—dengan kenyamanan fasilitas eksklusif priority lounge serta pendampingan Personal Relationship Manager (PRM). Langkah strategis ini turut ditopang oleh penguatan platform digital BLESS dan aplikasi Bale Syariah by BSN guna memberikan kemudahan transaksi keuangan yang modern dan dinamis.


DIGI-HIGHLIGHTS:

■ Pengembangan Segmen Affluent: Bank BSN merilis BSN Prioritas untuk menggarap pasar nasabah mapan dan HNWI dengan konsep wealth management syariah.
■ Fasilitas Eksklusif & Personal: Menyiapkan Personal Relationship Manager, priority lounge, hingga perencanaan Ziswaf dan manajemen waris.
■ Dukungan Ekosistem Digital: Menghadirkan platform BLESS dan aplikasi Bale Syariah by BSN untuk mempermudah akses investasi Sukuk dan Reksa Dana.


PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) memperluas jangkauan bisnis ke segmen nasabah affluent hingga high-net-worth individuals (HNWI). Langkah ini ditandai dengan peluncuran BSN Prioritas, sebuah layanan perbankan eksklusif yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pengelolaan kekayaan (wealth management) berbasis nilai-nilai Islam.

Ekspansi ini didorong oleh pertumbuhan jumlah masyarakat kelas menengah atas di Indonesia yang membutuhkan instrumen keuangan berimbal hasil kompetitif namun tetap mematuhi prinsip syariah. Melalui BSN Prioritas, perseroan tidak hanya menawarkan produk simpanan, tetapi juga portofolio investasi terintegrasi.

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor menjelaskan bahwa BSN Prioritas dibentuk untuk memperkuat posisi perbankan sebagai mitra strategis nasabah dalam menghadapi perencanaan finansial yang makin kompleks.
“Kami ingin memastikan setiap langkah pengelolaan keuangan nasabah tidak hanya memberikan imbal hasil finansial, tetapi juga selaras dengan prinsip syariah,” kata Alex di Jakarta, Jumat (11/9).

PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) resmi berekspansi ke segmen nasabah affluent hingga high-net-worth individuals (HNWI) melalui peluncuran layanan BSN Prioritas pada Jumat (11/9/2026).

Mengusung konsep Blessed Prosperity, BSN Prioritas menawarkan ragam produk keuangan, seperti Sukuk di pasar perdana, Bancassurance, Reksa Dana Syariah, hingga fasilitas valuta asing (valas). Selain produk investasi murni, layanan ini menyentuh aspek perencanaan tata kelola keluarga, meliputi konsultasi Ziswaf (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf), manajemen waris, serta perencanaan perjalanan ibadah.

Bank Syariah Nasional (Bank BSN) resmi merilis BSN Prioritas untuk mengincar segmen affluent dan HNWI lewat integrasi wealth management syariah dan priority lounge.

Guna memberikan layanan yang lebih terpersonalisasi, Bank BSN menugaskan Personal Relationship Manager (PRM) untuk mendampingi setiap nasabah prioritas. PRM bertugas menganalisis profil risiko dan kebutuhan finansial nasabah sebelum memberikan rekomendasi investasi yang presisi.

Di sisi fasilitas fisik, perseroan menyediakan outlet khusus berupa priority lounge untuk menjamin privasi dan kenyamanan transaksi. Fasilitas pendukung lainnya mencakup Kartu Debit Visa BSN Prioritas, akses airport lounge, ruang pertemuan bisnis, hingga kemudahan akses ke fasilitas kesehatan mitra.

“Dengan perpaduan antara layanan personal dan teknologi digital, kami ingin BSN Prioritas menjadi layanan yang modern, dinamis, namun tetap mengedepankan kedekatan dengan nasabah,” ujar Alex.

Transformasi layanan ini diimbangi dengan penguatan infrastruktur teknologi. Bank BSN memperkenalkan BLESS, sebuah platform digital yang memungkinkan nasabah mengelola dan memantau aset prioritas secara fleksibel. Sementara itu, untuk eksekusi transaksi pasar modal seperti Sukuk dan Reksa Dana Syariah, nasabah dapat memanfaatkan aplikasi Bale Syariah by BSN.

Sebagai bagian dari perayaan peluncuran, Bank BSN menggandeng Pendopo, merek usaha di bawah Kawan Lama Group yang mengurasi lebih dari 12.000 produk UKM lokal. Kerja sama ini diwujudkan melalui peragaan busana serta pameran produk kriya, busana, dan kuliner Nusantara di area peluncuran sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi kreatif nasional. ■

DIGIONARY:

● Affluent: Kelompok masyarakat kelas menengah atas yang memiliki pendapatan serta kapasitas finansial di atas rata-rata.
● Bancassurance: Kerja sama antara bank dan perusahaan asuransi untuk memasarkan produk perlindungan finansial kepada nasabah.
● Bale Syariah by BSN: Aplikasi perbankan digital milik Bank BSN yang memfasilitasi transaksi harian hingga pembelian instrumen investasi.
● BLESS: Platform digital khusus dari Bank BSN yang dirancang untuk mendukung akses layanan dan manfaat BSN Prioritas.
● High-Net-Worth Individuals (HNWI): Individu yang memiliki aset finansial berkuantitas tinggi di luar properti tempat tinggal utama.
● Personal Relationship Manager (PRM): Tenaga profesional perbankan yang bertugas mendampingi dan memberikan solusi finansial personal bagi nasabah prioritas.
● Priority Lounge: Ruang pelayanan eksklusif di kantor cabang bank yang disediakan khusus untuk kenyamanan transaksi nasabah prioritas.
● Sukuk: Efek syariah berupa sertifikat atau bukti kepemilikan bernilai sama yang mewakili bagian tak terpisahkan atas aset mendasar.
● Wealth Management: Layanan pengelolaan dan perencanaan keuangan profesional untuk mengoptimalkan serta melindungi kekayaan nasabah.
● Ziswaf: Singkatan dari Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf sebagai instrumen filantropi berbasis syariah Islam.

#BankBSN #BSNPrioritas #WealthManagementSyariah #NasabahAffluent #HNWI #BSN #InvestasiSyariah #Sukuk #ReksaDanaSyariah #BaleSyariah #BLESS #PriorityLounge #PersonalRelationshipManager #PerbankanSyariah #KeuanganSyariah #PendopoKawanLama #Ziswaf #ManajemenWaris #Bancassurance #PerbankanIndonesia

Comments are closed.