Gandeng Bank Mandiri, MRT Jakarta Terapkan Pembayaran Kartu Kredit Nirsentuh Standar EMV Global

- 30 Juli 2026 - 18:24

Bank Mandiri resmi menghadirkan teknologi pembayaran kartu kredit nirsentuh (contactless) berbasis standar EMV global di MRT Jakarta, menjadikannya moda transportasi publik pertama di Indonesia yang mengadopsi sistem pembayaran kelas dunia setara kota metropolitan global.


DIGI-HIGHLIGHTS:

■ Bank Mandiri mengoperasikan infrastruktur acquiring yang memungkinkan kartu kredit Visa dan Mastercard contactless digunakan langsung di gate MRT.
■ Inovasi ini memangkas antrean tiket dan memudahkan wisatawan mancanegara tanpa perlu menukar mata uang atau membeli kartu prabayar khusus.
■ Pengguna dapat memanfaatkan fitur Tap to Pay di aplikasi Livin’ by Mandiri dengan sumber dana kartu kredit tanpa perlu melakukan isi ulang saldo.


Jakarta kini melangkah lebih dekat menjadi kota global. Mulai Rabu (29/7/2026), pengguna MRT Jakarta tidak lagi harus berkutat dengan antrean loket atau kekhawatiran kehabisan saldo kartu uang elektronik. Melalui dukungan Bank Mandiri, MRT Jakarta menjadi moda transportasi publik pertama di Indonesia yang mengadopsi standar pembayaran nirsentuh (contactless) berbasis EMV (Europay, Mastercard, Visa) global.

Dengan sistem ini, masyarakat maupun wisatawan mancanegara cukup menempelkan (tap) kartu kredit atau kartu debit berlogo contactless (Visa atau Mastercard) pada gate stasiun. Kehadiran teknologi ini membawa Jakarta ke dalam daftar eksklusif lebih dari 150 kota metropolitan dunia—seperti Singapura, Tokyo, London, hingga New York—yang telah lebih dulu menerapkan sistem mobilitas terintegrasi berbasis standar internasional.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan, mengungkapkan bahwa infrastruktur ini merupakan komitmen perseroan dalam mengakselerasi ekosistem pembayaran digital. “Bank Mandiri bangga mendukung MRT Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin modern dan berstandar internasional,” ujar Henry dalam keterangannya, Kamis (30/7).

Solusi Bagi Pengguna Livin’

Bagi nasabah setia Bank Mandiri, kemudahan ini lebih terasa lewat aplikasi Livin’ by Mandiri. Pengguna ponsel Android berteknologi NFC dapat mengaktifkan fitur Tap to Pay menggunakan sumber dana kartu kredit. Menariknya, sistem ini tidak memerlukan proses login ke aplikasi saat akan melakukan transaksi. Tarif perjalanan akan terpotong otomatis dari limit kartu kredit, menghilangkan kebutuhan untuk melakukan isi ulang (top-up) saldo prabayar.

Langkah strategis ini juga menjadi dorongan besar bagi ekosistem kartu kredit Bank Mandiri. Hingga Juni 2026, perseroan mencatatkan 2,2 juta kartu kredit aktif dengan volume transaksi mencapai Rp43 triliun, angka yang tumbuh 22% secara tahunan (year on year).

Untuk merayakan peluncuran ini, Bank Mandiri memberikan program promosi berupa cashback 50% bagi nasabah yang bertransaksi menggunakan kartu kredit di stasiun MRT Jakarta. Program ini berlaku selama periode 29 Juli hingga 31 Agustus 2026 dengan maksimal cashback Rp5.000 per transaksi.

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, menyambut positif kolaborasi ini. Ia meyakini sistem pembayaran berbasis EMV global akan menjadi pelengkap strategis dalam meningkatkan kenyamanan pelanggan. “Kehadiran metode pembayaran berbasis EMV global diharapkan menjadi pelengkap strategis bagi pertumbuhan tersebut sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global dengan sistem mobilitas yang modern, aman, dan terintegrasi,” tegas Tuhiyat. (MMS)


DIGI-INSIGHTS:

Adopsi standar EMV oleh MRT Jakarta adalah lompatan besar dalam digitalisasi transportasi publik nasional. Selama ini, kendala utama bagi pengguna transportasi di Indonesia—terutama turis asing—adalah fragmentasi sistem pembayaran yang mengharuskan mereka membeli kartu khusus atau mengunduh aplikasi lokal. Dengan teknologi contactless global, hambatan tersebut hilang seketika, menjadikan Jakarta lebih ramah bagi wisatawan dan menaikkan standar mobilitas perkotaan.

Secara bisnis, Bank Mandiri berhasil mengonsolidasikan posisinya sebagai penggerak utama digitalisasi melalui infrastruktur acquiring. Dengan mengandalkan kartu kredit yang sudah ada di dompet jutaan nasabah, Mandiri mengubah kartu tersebut menjadi “tiket” multifungsi. Ini adalah bentuk efisiensi operasional yang cerdas; bank tidak perlu lagi fokus pada kartu prabayar fisik yang sering kali bermasalah dengan pengisian saldo, melainkan langsung ke sumber dana utama yakni kartu kredit.

Fase berikutnya bagi Jakarta adalah integrasi menyeluruh ke moda transportasi lainnya seperti TransJakarta, LRT, dan KRL. Jika standar EMV ini bisa diterapkan di seluruh moda transportasi, Jakarta akan memiliki sistem mobilitas yang benar-benar mulus (seamless). Bagi penyedia jasa keuangan, ini adalah medan perang baru untuk memenangkan pangsa pasar transaksi mikro harian yang sangat bernilai tinggi secara volume, meskipun nilainya kecil per transaksi. ●


DIGIONARY:

● Acquiring: Proses dalam sistem pembayaran di mana bank memproses transaksi kartu dari gerbang pembayaran (dalam hal ini gate stasiun) ke jaringan kartu internasional.
● Contactless: Teknologi pembayaran tanpa kontak fisik, cukup dengan menempelkan kartu atau ponsel ke mesin pembaca (reader).
● EMV (Europay, Mastercard, Visa): Standar global untuk transaksi kartu pembayaran yang aman menggunakan cip, yang kini menjadi acuan sistem transportasi publik dunia.
● NFC (Near Field Communication): Teknologi komunikasi nirkabel jarak pendek yang memungkinkan perangkat (seperti ponsel) bertukar data dengan mesin pembaca (reader) secara aman.
● Tap to Pay: Fitur pembayaran yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi hanya dengan menempelkan perangkat ponsel yang telah memiliki data kartu tersimpan.

#BankMandiri #MRTJakarta #DigitalPayment #Contactless #EMV #SmartCity #JakartaGlobalCity #TransportasiPublik #LivinByMandiri #TapToPay #CashlessSociety #TransportasiModern #InovasiDigital #Jakarta #Fintech #PembayaranNirsentuh #KartuKredit #Ebanking #MobilitasPerkotaan #SmartMobility

Comments are closed.