PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memperkuat ekspansi layanan dan kolaborasi di Tapanuli Utara melalui tiga kerja sama strategis bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, RSUD Tarutung, dan Perumda Mual Na Tio. Kolaborasi ini diarahkan untuk mempercepat modernisasi layanan publik, penguatan pengelolaan keuangan daerah, pengembangan UMKM, hingga mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan Danau Toba yang terus berkembang sebagai pusat pariwisata dan ekonomi baru di Sumatera Utara.
Digi-Highlights:
■ BTN memperluas peran dari bank perumahan menjadi penggerak ekosistem ekonomi daerah melalui strategi BTN Beyond Mortgage.
■ Kerja sama BTN dan Pemkab Tapanuli Utara fokus pada digitalisasi layanan publik dan penguatan pengelolaan keuangan daerah.
■ Kawasan Danau Toba dan pertumbuhan ekonomi Tapanuli Utara membuka peluang besar bagi pembiayaan UMKM, perumahan, dan infrastruktur.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memperkuat penetrasi layanan dan kolaborasi strategis di kawasan Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Tak lagi sekadar fokus pada pembiayaan perumahan, bank pelat merah ini mulai mengambil peran lebih luas sebagai penggerak ekosistem ekonomi daerah dan modernisasi layanan publik.
Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan tiga nota kesepahaman (MoU) strategis bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, RSUD Tarutung, dan Perumda Mual Na Tio.
Kolaborasi tersebut mencakup layanan jasa perbankan pemerintah daerah, penguatan sistem transaksi layanan kesehatan melalui program BTN Solusi, hingga dukungan pengembangan operasional perusahaan daerah.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan Tapanuli Utara memiliki potensi ekonomi yang besar dan terus berkembang, terutama karena ditopang sektor produktif dan kawasan strategis Danau Toba.
“Ekonomi Tapanuli Utara sangat kuat ditopang sektor-sektor produktif. Pertanian, kehutanan, dan perikanan berkontribusi sekitar 45% terhadap ekonomi daerah. Disusul sektor perdagangan sekitar 16% serta konstruksi sekitar 13%,” ujar Nixon di Tapanuli Utara, Kamis (7/5).
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan ekonomi Tapanuli Utara tumbuh sekitar 4,58% pada 2025 setelah sebelumnya mencapai 4,77% pada 2024. Pertumbuhan tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi daerah yang relatif stabil di tengah perlambatan ekonomi global.
Posisi Tapanuli Utara juga dinilai semakin strategis karena menjadi bagian dari ekosistem kawasan Danau Toba yang masuk dalam Destinasi Pariwisata Super Prioritas Nasional.
Peningkatan konektivitas dan pertumbuhan aktivitas wisata di kawasan tersebut dinilai akan ikut mendorong kebutuhan layanan perbankan, pembiayaan UMKM, perumahan, hingga pembangunan infrastruktur penunjang ekonomi daerah.
“BTN ingin hadir menjadi bagian yang mendukung pertumbuhan tersebut. Hari ini BTN tidak hanya berbicara tentang pembiayaan perumahan, tetapi juga fokus menjadi ecosystem enabler melalui strategi BTN Beyond Mortgage,” terang Nixon.
Strategi BTN Beyond Mortgage sendiri menjadi arah baru transformasi bisnis BTN dalam beberapa tahun terakhir. Perseroan mulai memperluas layanan di luar kredit pemilikan rumah (KPR), termasuk pengembangan ekosistem properti, pembiayaan UMKM, layanan transaksi digital, hingga integrasi layanan publik daerah.
Dalam kerja sama dengan Pemkab Tapanuli Utara, BTN akan mendukung pengelolaan keuangan daerah, penguatan sistem transaksi layanan publik, optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), hingga memperluas akses pembiayaan masyarakat.
BTN juga membuka peluang pembiayaan KPR subsidi dan non-subsidi bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat umum, termasuk pembiayaan untuk sektor UMKM dan sektor strategis daerah.
Di sektor kesehatan, program BTN Solusi bersama RSUD Tarutung diarahkan untuk memperkuat sistem layanan keuangan rumah sakit agar transaksi layanan kesehatan menjadi lebih efisien dan terintegrasi secara digital.
Sementara kerja sama dengan Perumda Mual Na Tio diharapkan dapat memperkuat pengembangan operasional perusahaan daerah dan memperluas kualitas layanan masyarakat.
Nixon menilai sinergi lintas sektor tersebut penting karena dampaknya langsung menyentuh pelayanan publik dan ekonomi masyarakat. “Dengan potensi ekonomi Tapanuli Utara yang terus tumbuh, BTN ingin hadir bukan hanya sebagai bank, tetapi sebagai partner pertumbuhan dan pemberdayaan masyarakat Tapanuli Utara,” katanya.
Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyambut positif kerja sama tersebut. Menurut dia, kolaborasi pemerintah daerah dengan sektor perbankan menjadi langkah penting untuk mempercepat pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kerja sama ini merupakan sinergi yang sangat positif antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Termasuk layanan dasar seperti kesehatan,” ungkapnya.
Selain kerja sama layanan publik dan pengembangan ekonomi, kesepakatan tersebut juga mencakup penempatan dana Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara di BTN sebagai bagian dari penguatan tata kelola keuangan daerah yang lebih efektif dan transparan.
Pemerintah daerah berharap kolaborasi tersebut mampu memperluas akses ekonomi masyarakat, memperkuat daya saing kawasan Danau Toba, sekaligus menciptakan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi kerakyatan, meningkatkan daya saing kawasan, serta kesejahteraan masyarakat Tapanuli Utara secara menyeluruh,” terang Jonius.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat, langkah BTN memperluas peran sebagai mitra pembangunan daerah menunjukkan perubahan arah bisnis bank nasional. Bank tidak lagi hanya berfungsi sebagai penyalur kredit, tetapi mulai menjadi bagian dari infrastruktur ekonomi dan digitalisasi layanan publik daerah.
Tren ini juga sejalan dengan dorongan transformasi digital pemerintah yang terus berkembang di berbagai daerah, termasuk integrasi sistem pembayaran, pengelolaan keuangan daerah, hingga penguatan ekosistem UMKM berbasis digital. ■
Digi-Insights:
Kerja sama BTN dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menunjukkan bagaimana peran bank nasional mulai bergeser dari sekadar lembaga pembiayaan menjadi penggerak ekosistem ekonomi daerah. BTN tidak hanya masuk ke sektor perumahan, tetapi juga pengelolaan transaksi pemerintah, layanan rumah sakit, penguatan UMKM, hingga operasional perusahaan daerah. Strategi ini memperlihatkan bahwa masa depan perbankan akan semakin ditentukan oleh kemampuan membangun keterhubungan dengan aktivitas ekonomi sehari-hari masyarakat dan layanan publik daerah.
Langkah BTN juga menjadi strategis karena Tapanuli Utara berada dalam kawasan pertumbuhan Danau Toba yang terus berkembang sebagai destinasi pariwisata prioritas nasional. Dengan ekonomi daerah yang masih ditopang sektor produktif seperti pertanian, perdagangan, dan konstruksi, potensi pertumbuhan transaksi keuangan dan pembiayaan diperkirakan terus meningkat. Bagi BTN, membangun ekosistem sejak awal di daerah berkembang seperti ini bukan hanya membuka peluang bisnis jangka panjang, tetapi juga memperkuat posisi menghadapi persaingan fintech dan bank digital di masa depan. ■
Digionary:
● Beyond Mortgage: Strategi bisnis BTN untuk memperluas layanan di luar pembiayaan perumahan.
● Digitalisasi Layanan Publik: Transformasi layanan pemerintah dari sistem manual menjadi berbasis teknologi digital.
● Ecosystem Enabler: Peran perusahaan dalam membangun dan mendukung ekosistem bisnis serta ekonomi secara menyeluruh.
● KPR: Kredit Pemilikan Rumah yang diberikan bank kepada masyarakat untuk membeli rumah.
● Multiplier Effect: Efek berantai dari suatu aktivitas ekonomi yang memicu pertumbuhan sektor lainnya.
● PAD: Pendapatan Asli Daerah yang diperoleh pemerintah daerah dari aktivitas ekonomi dan layanan daerah.
● Super Prioritas Nasional: Program pemerintah untuk mempercepat pengembangan kawasan strategis nasional tertentu.
● UMKM: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.
#BTN #BankBTN #TapanuliUtara #DanauToba #Digitalisasi #LayananPublik #Perbankan #UMKM #EkonomiDaerah #TransformasiDigital #KPR #BTNBeyondMortgage #BPD #KeuanganDaerah #SumateraUtara #Pariwisata #EkonomiIndonesia #BankDigital #Infrastruktur #PembangunanDaerah
