digitalbank.id – RAMADAN membawa berkah untuk semua bisnis, termasuk industri financial technology (fintech). Momentum Ramadan juga menjadi peluang besar bagi fintech untuk meningkatkan pembiayaan bagi UMKM. Kepala Departemen Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Triyono Gani mengatakan, momentum Ramadan tampaknya akan dimanfaatkan fintech. “Karena banyak permintaan pembelian barang,” kata Triyono, Jumat (24/3/2023). Co-Founder dan CEO […]
IFSoc optimis industri fintech nasional akan tumbuh di 2023
digitalbank.id – MENURUNNYA Isu dan pengguna fintech Peer-to-Peer Lending (P2P Lending) ilegal atau pinjol ilegal, membuat para pemain Pinjol Indonesia khususnya yang tergabung di Indonesia Fintech Society (IFSoc) optimistis menyebutkan industri financial technology (fintech) akan terus bertumbuh pada 2023. “Sekarang sudah menurun isu yang berkaitan dengan pinjol ilegal. Perkembangan fintech sangat luar biasa sudah Rp500 triliun […]
Perkenalkan metode pembayaran QRIS CPM, OVO kini bisa jadi alat transaksi di 18.000 gerai Alfamart
digitalbank.id – Platform pembayaran digital dan layanan keuangan terdepan dan financial technology (fintech) unicorn pertama di Indonesia, OVO mengumumkan langkah kolaborasinya dengan Alfamart dengan memperkenalkan fitur barunya. Fitur baru tersebut adalah metode pembayaran QRIS Customer Presented Mode (CPM). QRIS CPM yang merupakan sistem pembayaran berbasis teknologi QR diyakini mampu memudahkan dan mempercepat pengguna dalam melakukan […]
Sudah 50% pelaku pinjol yang mulai mencetak laba
digitalbank.id – PINJOL (pinjaman online) terus berbenah. Catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terbaru, sebanyak 50 persen pemain di industri financial technology peer-to-peer (fintech P2P) lending mulai membalikkan kinerja dengan mendulang profit. Kepala Departemen Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Triyono mengatakan industri fintech P2P lending mulai mengalami perbaikan kinerja. “Secara umum, saya melihat perbaikan kondisi […]
OJK: Pinjol dengan TWP90 di atas 5 persen naik jadi 25 perusahaan
digitalbank.id – WALAUPUN pengawasan makin ketat dan sanksi makin berat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator masih memberikan kesempatan kepada pemain pinjaman online (pinjol) atau financial technology peer-to-peer (fintech P2P lending) untuk memperbaiki kinerja. Demikian diungkapkan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Ogi Prastomiyono, Kamis (16/3/2023). “Kami masih memberikan kesempatan […]
Diduga gagal bayar, Tani Fund dapat teguran dari OJK
digitalbank.id – TANI Fund (PT Tani Fund Madani Indonesia) mendapat teguran tertulis dan pengawasan intensif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehubungan kasus dugaan gagal bayar kepada 128 lendernya senilai Rp 14 miliar. Kepala Eksekutif Grup Inovasi Keuangan Digital (IKD) OJK Triyono Gani mengatakan, OJK sedang melakukan pengawasan yang cukup intensif kepada platform TaniFund. “Yang sudah […]
Home Credit terus kembangkan bisnis buy now pay later, meski hanya untuk pelanggan terpilih
digitalbank.id – PT Home Credit Indonesia (Home Credit) meyakini pihaknya akan terus memperluas jangkauan produk Buy Now Pay Later (BNPL) di tengah masifnya penggunaan produk, namun dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. Demikian CEO dan Executive Director Home Credit International Radek Pluhar. Menurutnya, pada prinsipnya, produk BNPL milik Home Credit atau Home Credit Bayar Nanti hanya […]
OJK kembali temukan 85 pinjol ilegal
digitalbank.id – TAK ADA kamus jera bagi pelaku bisnis pinjaman online (pinjol) ilegal. Walau sudah banyak yang sudah ditutup Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pinjol ilegal masih banyak yang beroperasi. Apakah karena besarnya permintaan ataukah memang peluangnya besar. Terbaru, Satgas Waspada Investasi (SWI) kembali menemukan 85 pinjol ilegal pada Februari 2023. Jika digabung dengan temuan sejak […]
Walah…, 57 fintech masih boncos, 19 di antaranya bahkan belum penuhi ekuitas
digitalbank.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan hingga Januari 2023 sebanyak 57 perusahaan fintech masih merugi. Bahkan, demikian OJK, 19 di antaranya belum memenuhi ekuitas. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan jumlah perusahaan pinjol yang memiliki tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) di atas 5% pada periode ini juga bertambah. […]
