Sukses Gaet 140 Juta Nasabah di Amerika Latin, Nubank Resmi Invasi Pasar Bank Digital AS

- 17 September 2026 - 01:47

Raksasa perbankan digital asal Amerika Latin, Nu (Nubank), resmi menginvasi pasar perbankan ritel Amerika Serikat melalui skema kemitraan dengan Lead Bank sembari menanti persetujuan penuh lisensi perbankan nasional dari regulator AS (OCC). Langkah ekspansi global ini ditandai dengan peluncuran produk komprehensif mulai dari rekening tabungan berimbal hasil 3,5% APY, kartu debit logam, kartu kredit, hingga akun akun multimata uang Nu Global berbasis stablecoin USDC/EURC yang memungkinkan transfer bebas biaya ke lebih dari 35 negara.


DIGI-HIGHLIGHTS:

■ Penetrasi Pasar AS: Nu resmi meluncurkan layanan perbankan ritel di AS lewat skema partner bank bersama Lead Bank sembari mengurus lisensi OCC.
■ Fitur Produk Unggulan: Hadirkan rekening berimbal hasil 3,5% APY, kartu debit logam, kartu kredit, serta fitur transfer cepat ke Brazil, Meksiko, dan Kolombia.
■ Layanan Akun Multimata Uang: Nu Global luncurkan rekening digital berbasis stablecoin USDC/EURC dan kartu virtual Mastercard di lebih dari 35 negara.


Raksasa perbankan digital asal Amerika Latin, Nu (Nubank), resmi memperluas jangkauan operasionalnya ke Amerika Serikat dengan meluncurkan rangkaian produk keuangan ritel secara penuh. Langkah strategis perusahaan fintek yang berbasis di Brasil ini menandai babak baru ekspansi perbankan digital ritel di luar wilayah utamanya setelah menggaet lebih dari 140 juta nasabah.

Dalam memuluskan penetrasinya di AS, Nu menerapkan model kemitraan bank (partner bank model) menggandeng Lead Bank sebagai penyedia infrastruktur perbankan utama. Strategi ini memungkinkan Nu untuk langsung melayani nasabah dan mengumpulkan masukan pasar sejak dini, sementara proses pengajuan izin lisensi perbankan nasional (national bank charter) secara penuh masih terus bergulir di Office of the Comptroller of the Currency (OCC).

Nu mengajukan izin tersebut pada musim gugur lalu dan telah mengantongi persetujuan bersyarat dari OCC pada Januari. Saat ini, perusahaan tengah menyelesaikan tahap pengorganisasian bank yang mencakup pemenuhan syarat spesifik regulator serta persetujuan dari Federal Deposit Insurance Corp. (FDIC) dan Federal Reserve.

Melalui kemitraan ini, Lead Bank menegaskan perannya dalam memperkuat peluncuran Nu di AS. “Ini persis seperti yang kami bangun di Lead: membantu perusahaan ambisius menghadirkan produk keuangan inovatif ke pasar dengan infrastruktur, teknologi, dan kapabilitas perbankan untuk beroperasi dalam skala besar,” tulis manajemen Lead Bank dalam pengumuman resminya.

Layanan keuangan yang resmi dipasarkan Nu di AS mencakup rekening Nu Account yang menawarkan imbal hasil Annual Percentage Yield (APY) sebesar 3,5% untuk setiap dolar simpanan, kartu debit bahan logam edisi terbatas, Nu Credit Card, fitur target tabungan dengan akses dana instan, serta fasilitas transfer uang lokal dan internasional ke Brasil, Meksiko, dan Kolombia dalam hitungan menit tanpa biaya pengiriman.

Selain itu, mengutip PYMNTS, Nu juga memperkenalkan Nu Global, sebuah akun digital multimata uang yang dirancang khusus untuk segmen masyarakat berkebutuhan transaksi internasional. Nu Global memungkinkan pemindahan dana cepat tanpa biaya di lebih dari 35 negara, di mana setiap dana simpanan nasabah secara otomatis dikonversi ke dalam stablecoin berbasis dolar AS (USDC) atau euro (EURC), serta dilengkapi dengan kartu virtual Mastercard yang dapat digunakan secara global.

Founder dan CEO Nu, David Vélez, menegaskan bahwa penetrasi ke pasar Negeri Paman Sam ini menjadi tonggak sejarah penting dalam perjalanan jangka panjang perusahaan untuk memosisikan Nu sebagai penyedia layanan perbankan digital terdepan di dunia.

“Sejak pertama kali didirikan, kami selalu percaya bahwa perbankan digital yang berfokus pada konsumen adalah masa depan perbankan ritel secara global. Setelah membuktikan hipotesis ini dengan lebih dari 140 juta nasabah setia di Amerika Latin, kami sangat bersemangat untuk mulai mengeksekusi tesis kami di luar wilayah utama kami,” tegas Vélez. ■


DIGIONARY:

● Annual Percentage Yield (APY): Tingkat pengembalian tahunan riil yang diperoleh dari simpanan atau investasi dengan memperhitungkan efek bunga berbunga.
● EURC: Stablecoin tersentralisasi yang nilainya dipatok 1:1 terhadap mata uang Euro.
● Federal Deposit Insurance Corp. (FDIC): Lembaga independen pemerintah AS yang menjamin simpanan nasabah di bank-bank komersial.
● Federal Reserve (The Fed): Bank sentral Amerika Serikat yang bertanggung jawab mengendalikan kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan.
● National Bank Charter: Izin resmi dari pemerintah federal AS yang membolehkan lembaga keuangan beroperasi secara sah sebagai bank nasional.
● Office of the Comptroller of the Currency (OCC): Biro independen dari Departemen Keuangan AS yang bertugas mengawasi dan mengatur seluruh bank nasional.
● Partner Bank Model: Skema kerja sama di mana perusahaan teknologi keuangan memanfaatkan izin perbankan dan infrastruktur milik bank mitra untuk menawarkan layanan perbankan.
● Stablecoin: Aset kripto yang dirancang memiliki harga stabil dengan mengaitkan nilainya pada mata uang fiat atau komoditas tertentu.
● USDC: Stablecoin tersentralisasi yang nilainya dipatok 1:1 terhadap mata uang Dolar AS.

#nubank #leadbank #perbankandigital #fintechas #bankdigital #davidvelez #nuglobal #usdc #eurc #occ #layananperbankan #suku bunga #rekeningdigital #kartukredit #kartudebit #transferinternasional #amerikalatin #ekspansiglobal #ekonomidigital #inovasikeuangan

Comments are closed.