PT Bank DBS Indonesia bersama Tenggara Strategics meluncurkan riset komprehensif bertajuk “Indonesia Menuju Populasi Menua: Seberapa Siapkah Kita?” untuk menyoroti ancaman transisi demografi di mana proporsi lansia diproyeksikan menembus 20% pada 2045. Riset ini mengungkap kesenjangan tajam antara tingkat literasi dana pensiun (27,79%) dan inklusi dana pensiun (5,37%), yang mengakibatkan lebih dari 80% rumah tangga lansia masih menggantungkan hidupnya pada generasi produktif. Melalui program hibah Impact Beyond Award (IBA) senilai SGD 3 juta, DBS Foundation turut mendorong inovasi kewirausahaan sosial di Asia untuk memutus rantai ketergantungan antargenerasi dan membangun ekosistem perawatan lansia yang berkelanjutan.
DIGI-HIGHLIGHTS:
■ Kesenjangan Dana Pensiun: Tingkat inklusi dana pensiun Indonesia hanya 5,37%, menyisakan jurang lebar dari tingkat literasi yang mencapai 27,79%.
■ Beban Generasi Sandwiched: Lebih dari 80% rumah tangga lansia menggantungkan hidup pada anggota keluarga bekerja akibat minimnya jaminan pensiun.
■ Hibah Inovasi Lansia: DBS Foundation kucurkan hibah SGD 3 juta lewat Impact Beyond Award untuk mendanai empat kewirausahaan sosial di Asia.
Indonesia tengah melangkah menuju era populasi menua (ageing society) dengan laju yang semakin kencang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), proporsi lansia berusia di atas 60 tahun yang telah menyentuh 12% pada 2025 diproyeksikan bakal melonjak melebihi 20% dari total populasi pada 2045 mendatang.
Namun, pergeseran demografi ini belum diimbangi dengan kesiapan finansial masyarakat. Riset terbaru bertajuk “Indonesia Menuju Populasi Menua: Seberapa Siapkah Kita?” yang dirilis oleh Bank DBS Indonesia bersama knowledge partner Tenggara Strategics mengungkap potret buram persiapan masa pensiun di dalam negeri.
Temuan riset menyoroti kesenjangan mencolok antara tingkat literasi dan inklusi dana pensiun. Meskipun tingkat literasi pensiun berada di angka 27,79%, tingkat inklusinya ternyata sangat rendah, yakni hanya mencapai 5,37%. Dampaknya, lebih dari 80% rumah tangga lansia di Indonesia saat ini harus menggantungkan keberlangsungan hidupnya pada anggota keluarga yang masih bekerja. Kondisi ini memperberat tekanan pada generasi produktif atau sandwich generation yang harus menanggung beban finansial dua generasi sekaligus.
Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika menegaskan pentingnya intervensi sejak usia produktif untuk mencegah krisis finansial di usia senja. “Ageing society merupakan isu penting bagi kami karena memiliki implikasi bagi seluruh generasi. Di DBS Foundation, kami percaya persiapan menghadapi populasi menua perlu dipersiapkan sejak usia produktif. Untuk itu, kami berkomitmen untuk mendukung kesiapan masyarakat rentan agar lebih tangguh secara sosial dan finansial,” ujar Mona Monika.
Guna mengatasi persoalan ini, riset merekomendasikan pendekatan lintas siklus kehidupan (life-course approach) yang mencakup penguatan perlindungan sosial, peningkatan kapasitas tenaga kerja, hingga literasi keuangan sejak dini.
Sebagai langkah konkret regional, DBS Foundation juga mendorong berbagai solusi inovatif melalui dana hibah Impact Beyond Award (IBA). Diresmikan sejak 2024, program hibah ini menyalurkan total dana senilai SGD 3 juta kepada empat social enterprise di Asia.
Pendanaan ini difokuskan pada pengembangan ekosistem perawatan lansia yang terintegrasi, pelatihan tenaga perawat (caregiver), serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung kemandirian dan kualitas hidup para lansia di era modern. ■
DIGIONARY:
● Ageing Society (Populasi Menua): Kondisi demografi suatu negara di mana proporsi penduduk berusia 60 tahun ke atas telah mencapai atau melebihi 10% dari total populasi.
● Caregiver: Individu atau tenaga profesional yang memberikan perawatan dan pendampingan fisik serta emosional kepada lansia atau orang berkebutuhan khusus.
● DBS Foundation: Yayasan sosial di bawah naungan Bank DBS yang berfokus mendorong inklusi keuangan, keberlanjutan, serta pemberdayaan kewirausahaan sosial di Asia.
● Impact Beyond Award (IBA): Program dana hibah dari DBS Foundation yang ditujukan untuk mendanai inovasi dan solusi strategis atas isu-isu sosial serta populasi menua di kawasan Asia.
● Inklusi Dana Pensiun: Persentase masyarakat yang secara aktual memiliki dan memanfaatkan produk serta layanan program pensiun resmi.
● Literasi Dana Pensiun: Tingkat pengetahuan, pemahaman, dan keyakinan masyarakat mengenai produk, fungsi, serta perencanaan dana pensiun.
● Sandwich Generation: Kelompok generasi dewasa yang memiliki beban finansial ganda untuk menanggung kehidupan anak-anak mereka sekaligus orang tua yang sudah lanjut usia.
● Social Enterprise: Entitas bisnis yang didirikan dengan misi utama menyelesaikan permasalahan sosial atau lingkungan melalui pendekatan komersial yang berkelanjutan.
● Tenggara Strategics: Lembaga riset dan penasihat strategis independen yang berbasis di Indonesia, berfokus pada analisis ekonomi, politik, dan kebijakan publik.
#bankdbsindonesia #dbsfoundation #tenggarastrategics #populasimenua #ageingsociety #danapensiun #literasikeuangan #inklusikeuangan #sandwichgeneration #lansiamandiri #impactbeyondaward #caregiver #kesejahteraanlansia #risetdemografi #pensiunsejahtera #perencanaankeuangan #kesehatansosial #hibahdbs #inovasisosial #beritaekonomi
bank dbs indonesia, dbs foundation, tenggara strategics, populasi menua, ageing society, dana pensiun, literasi pensiun, inklusi pensiun, lansia indonesia, sandwich generation, hibah dbs foundation, impact beyond award, kesiapan pensiun, riset demografi, mona monika, caregiver lansia, perlindungan sosial, perencanaan keuangan, bonus demografi, kewirausahaan sosial,
