Kenangan Brands menempatkan digital trust sebagai fondasi utama ekspansi bisnis dengan menggandeng Privy untuk mengelola lebih dari 20.000 dokumen ketenagakerjaan setiap tahun. Digitalisasi administrasi tidak hanya mempercepat proses rekrutmen dan operasional lebih dari 1.300 gerai, tetapi juga memastikan kepatuhan hukum, keamanan dokumen, serta efisiensi yang mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan. DIGI-HIGHLIGHTS: ■ Kenangan Brands menjadikan […]
Privy dan AFTECH Soroti Urgensi Standar Keamanan Identitas di Era AI
Industri keuangan Indonesia kini berada di titik krusial transformasi menuju era beyond banking. Seiring dengan pencapaian tingkat inklusi keuangan yang menyentuh angka 80,51% berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, tantangan sektor perbankan kini bergeser dari sekadar memperluas akses ke aspek keamanan dan kepastian transaksi. Di tengah percepatan adopsi kecerdasan buatan (AI), para […]
PERADI Gandeng Privy, Digitalisasi Administrasi Advokat dengan Tanda Tangan Elektronik
Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) resmi menggandeng Privy untuk mendigitalisasi proses administrasi organisasi melalui pemanfaatan tanda tangan elektronik dan e-Meterai. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi profesi hukum yang lebih efisien, aman, dan terdigitalisasi. Di tengah meningkatnya penggunaan dokumen elektronik di berbagai sektor, kolaborasi ini juga mempertegas tren adopsi digital trust […]
Jawab Tantangan Inklusi, DANA Luncurkan Fitur Khusus Remaja 13-17 Tahun
DANA meluncurkan fitur DANA Premium Mini (Premini) yang memungkinkan remaja usia 13-17 tahun memiliki akun digital dengan verifikasi Kartu Identitas Anak (KIA), didukung supervisi orang tua, sebagai terobosan menjawab rendahnya inklusi keuangan kelompok usia muda yang hanya 74% menurut data OJK. Fokus Utama: ■ Inovasi Fintech Ramah Remaja: DANA Premini memungkinkan remaja 13-17 tahun buat […]
Akulaku salurkan pendanaan senilai lebih dari Rp12 triliun sampai November 2022
PT Akulaku Finance Indonesia, perusahaan keuangan dari Akulaku Group, memiliki rasio net non performing loan (NPF) sebesar 3 persen pada akhir Oktober 2022. Nilai tersebut jauh di bawah ketentuan OJK, di mana NPF maksimal. dari 5 persen. Efrinal Sinaga, Direktur Keuangan Akulaku, mengatakan sedang menyiapkan beberapa strategi untuk menekan kredit bermasalah. “Mitigasi risiko dilakukan […]
