Platform pembayaran digital LinkAja diharapkan tak digunakan di lingkungan BUMN saja

- 8 Februari 2024 - 08:56

LinkAja meluncurkan program penukaran poin loyalitas (loyalty point exchange) khusus karyawan BUMN. Program AKHLAK Poinsemakin memperkuat peran strategis LinkAja sebagai platform pembayaran digital. Ke depan, platform LinkAja diharapkan dapat digunakan tidak hanya bagi internal BUMN, namun juga untuk masyarakat luas.

Peluncuran program yang menjadi inisiatif unggulan LinkAja pada tahun 2024 ini dihadiri Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Sekretaris Kementerian BUMN Rabin Indrajad Hattari, Direktur Utama LinkAja Yogi Rizkian Bahar, jajaran pejabat dan pimpinan BUMN di Jakarta, Selasa (6/2).

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo pada peluncuran progran ini mengatakan langkah ini merupakan awal yang baik dalam membangun ekosistem baru (distributor dan retailer consumer).

“Program loyalty point exchange ini menjadi program yang membuat LinkAja berbeda dengan pemain lain di digital fintech technology. Selain itu, saya melihat pentingnya bisnis model yang jelas dan ekosistem serta kuat sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna serta menciptakan sustainability bagi perusahaan. Ke depan, platform LinkAja diharapkan dapat digunakan tidak hanya bagi internal BUMN, namun juga untuk masyarakat luas,” katanya.

Peluncuran program penukaran loyalty point melalui platform LinkAja merupakan bukti adanya transformasi digital di lingkup BUMN.

Sejak diluncurkan 2019, Kementerian BUMN mengharapkan kehadiran LinkAja dapat menjadi aplikasi keuangan digital yang memberikan akses layanan keuangan, sekaligus mendorong peningkatan inklusi keuangan dalam Program Gerakan Nasional Non Tunai, serta akselerasi sinergi dalam ruang lingkup BUMN.

AKHLAK poin merupakan poin loyalitas di dalam aplikasi LinkAja khusus karyawan BUMN. Program ini memungkinkan perusahaan BUMN yang belum memiliki program loyalitas berkesempatan memiliki program serupa dalam peranan LinkAja sebagai manajemen penyedia program poin loyalitas.

Program penukaran poin loyalitas untuk memperkuat kolaborasi antar BUMN melalui pengembangan aplikasi. LinkAja akan menghubungkan program poin loyalitas milik perusahaan BUMN melalui AKHLAK Poin. Momentum ini merupakan kali pertama program loyalitas antar perusahaan BUMN yang dilakukan dan diresmikan Kementerian BUMN.

Sejumlah perusahaan BUMN yang bergabung dalam pengembangan bersama kerja sama pertukaran loyalitas ini di antaranya PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), PT Pertamina Patra Niaga, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Program penukaran poin loyalitas dirancang menjadi layanan inklusif untuk penukaran poin antara berbagai perusahaan dan industri BUMN.

“Program ini juga merupakan sinyal baik bahwa kita tidak lagi dalam posisi burning cash dengan memberikan promosi-promosi yang hanya menciptakan trafik, tapi tidak menghasilkan revenue. Ini saya rasa juga modal supaya nanti ke depan dengan bisnis model baru, fokus pada ekosistem dan program loyalty, diharapkan LinkAja juga mampu menciptakan revenue base, revenue stream yang mampu meningkatkan arus kas positifnya,” tambah Tiko.

Untuk memperkuat fokus Business to Business to Consumer (B2B2C), inisiatif ini merupakan kelanjutan dari aplikasi LinkAja skin khusus BUMN, yang digunakan sebagai saluran media komunikasi terpadu bagi karyawan BUMN serta penyaluran dana insentif ke lebih dari 200 ribu karyawan.

Kerja sama penyaluran dana insentif diwujudkan LinkAja bersama PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Lubricants, PT Pertamina Patra Niaga, PT Jasamarga Tollroad Operator, PT TASPEN (Persero), PT PELNI (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Rajawali Indonesia Persero (ID Food) dan Perum Perhutani.

“Kita percaya bahwa kita bisa terus bertransformasi dengan dukungan dari seluruh ekosistem BUMN. Ke depannya kita akan berusaha menjadikan ekosistem digital ini menjadi lebih baik, mengintegrasikan satu sama lain, hingga berstandar global,” lanjut Tiko.

Direktur Utama LinkAja, Yogi Rizkian Bahar menjelaskan perkembangan LinkAja selama tahun 2023.

Menurutnya, di tengah tantangan industri global dalam beberapa tahun terakhir, LinkAja berhasil mencapai perbaikan kinerja yang signifikan, diantaranya mencatatkan pertumbuhan pendapatan lebih dari 30%, serta melakukan penghematan biaya operasional sebesar 50% selama dua tahun berturut-turut semenjak tahun 2021 hingga 2023, dan mencatatkan EBITDA positif selama dua kuartal terakhir pada tahun 2023.

“Performa solid ini semakin memantapkan langkah LinkAja pada tahun 2024,” jelas Yogi. Program penukaran poin loyalitas menjadikan LinkAja sebagai satu platform loyalitas yang terhubung dengan seluruh ekosistem loyalty atau reward program yang dimiliki BUMN.

Dengan menggabungkan kekuatan dan sumber daya dari setiap entitas BUMN, program penukaran poin loyalitas diharapkan menjadi pioner program loyalitas dan memaksimalkan potensi sinergi positif melalui optimalisasi dan efisiensi operasional, untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada seluruh pemangku kepentingan.

“Kami juga sangat mengapresiasi dukungan dari Kementerian BUMN kepada kami sebagai platform layanan digital terpadu BUMN, dalam hal ini yang baru saja kami luncurkan sebagai platform penukaran poin loyalitas,” ujar Yogi.

Platform ini juga menjadi sarana bagi tiap perusahaan BUMN untuk dapat berpartisipasi dalam program poin loyalitas bersama, menciptakan ekosistem yang lebih luas dan memberikan nilai tambah kepada konsumen.

Sebagai tahap awal, program terbuka secara eksklusif bagi karyawan BUMN pengguna LinkAja yang telah bekerja sama dengan LinkAja. Ke depan, tidak menutup kemungkinan adanya perluasan pengguna sehingga program dapat dinikmati oleh seluruh pengguna LinkAja secara umum. ■

Comments are closed.