Syailendra Capital menggandeng penyedia sertifikasi elektronik Privy guna memangkas durasi verifikasi identitas pengguna aplikasi reksa dana daring YO! Inves menjadi tiga menit demi mengakomodasi lonjakan investor muda.
DIGI-HIGHLIGHTS:
■ Syailendra Capital mempercepat proses verifikasi identitas pengguna aplikasi investasi reksa dana YO! Inves menjadi tiga menit lewat kolaborasi bersama Privy.
■ Pertumbuhan investor pasar modal yang didominasi Gen Z menuntut penyedia layanan keuangan menghadirkan proses pendaftaran yang cepat dan aman.
■ Teknologi verifikasi biometrik dan sertifikat elektronik dari Privy memberikan perlindungan tambahan terhadap risiko penyalahgunaan data serta penipuan.
Pertumbuhan jumlah investor di pasar modal Indonesia menunjukkan tren kenaikan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juni 2026, jumlah investor pasar modal telah menembus angka 28,96 juta atau mencatatkan pertumbuhan sebesar 42,31% sejak awal tahun. Dari total tersebut, sekitar 54% di antaranya merupakan Generasi Z, sementara hampir 80% investor baru berasal dari kelompok usia di bawah 30 tahun yang terbiasa dengan layanan digital serba instan.
Dinamika demografi ini menuntut perusahaan pengelola investasi digital untuk memperbarui infrastruktur layanan mereka, khususnya dalam mempermudah tahapan pendaftaran awal atau onboarding pengguna. Merespons kebutuhan tersebut, PT Syailendra Capital mengambil langkah strategis dengan menggandeng Privy, Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) yang berinduk ke Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI). Kerja sama ini diimplementasikan untuk memperkuat proses verifikasi identitas pada aplikasi investasi reksa dana daring milik mereka, YO! Inves.
Sebelum mengadopsi sistem baru ini, proses verifikasi di Syailendra Capital dilakukan secara manual dengan mencocokkan data kependudukan pengguna ke Portal Dukcapil, mulai dari nama lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK), hingga tanggal lahir. Metode konvensional tersebut memakan waktu yang relatif lebih lama bagi calon investor. Melalui integrasi dengan sistem verifikasi elektronik Privy, durasi verifikasi berhasil dipangkas secara drastis menjadi hanya tiga menit per pengguna.
Chief Operating Officer (COO) Syailendra Capital, Gunanta Afrima, menyatakan bahwa percepatan proses pendaftaran merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditawar di tengah tingginya arus masuk investor ritel muda. Menurutnya, tantangan utama industri saat ini bukan sekadar menarik minat nasabah baru, melainkan memastikan seluruh alur registrasi hingga transaksi berjalan efisien tanpa mengorbankan aspek keamanan.
“Bagi kami, proses verifikasi identitas pengguna bukan sekedar tahapan administrasi, namun menjadi fondasi untuk membangun kepercayaan pengguna sejak interaksi pertama. Terlebih, pertumbuhan investor pasar modal di Indonesia yang didominasi oleh kalangan muda juga perlu diimbangi dengan pengalaman registrasi yang lebih efisien, yang pada akhirnya penting untuk mendukung pertumbuhan bisnis dalam skala besar. Hal ini dikarenakan pengalaman registrasi memiliki pengaruh langsung terhadap tingkat keberhasilan onboarding calon pengguna, terutama bagi generasi muda yang terbiasa dengan layanan digital yang cepat dan sederhana,” ujar Gunanta Afrima.
Gunanta menambahkan, investasi pada infrastruktur identitas digital merupakan langkah jangka panjang perusahaan untuk menjaga kepatuhan regulasi sekaligus memperluas jangkauan layanan pasar modal secara berkelanjutan.
Sementara itu, Co-Founder & CEO Privy, Marshall Pribadi, menekankan pentingnya membangun ekosistem kepercayaan digital atau digital trust yang kokoh seiring masifnya adopsi layanan finansial berbasis aplikasi.
”Semakin besar adopsi investasi digital termasuk pasar modal, semakin penting juga untuk memastikan bahwa setiap akun pengguna yang terdaftar betul-betul dapat dipertanggungjawabkan,” katanya. (NCK) ■
DIGIONARY:
● Biometrik: Pengukuran dan analisis karakteristik fisik manusia seperti pemindaian wajah untuk keperluan verifikasi identitas digital.
● Certificate Warranty: Jaminan perlindungan finansial yang diberikan penyedia layanan sertifikat elektronik terhadap risiko kerugian akibat pemalsuan.
● Liveness Detection: Teknologi keamanan untuk mendeteksi apakah data biometrik wajah yang dipindai berasal dari orang hidup secara langsung.
● Onboarding: Proses pengenalan dan pendaftaran awal bagi pengguna baru untuk mulai menggunakan layanan digital suatu platform.
● Sertifikat Elektronik: Bukti identitas digital yang memuat tanda tangan elektronik dan menunjukkan kepemilikan subjek hukum yang aman.
#syailendracapital #privy #pasarmodal #reksadana #yoinves #investorjakarta #ojk #komdigi #fintechindonesia #investasidigital #verifikasiidentitas #sertifikatelektronik #generasiz #emiten #bisniskeuangan #saham #digitaltrust #perbankandigital #ekonominasional #investorpemula
