AI Kini Bisa Belanja Sendiri, Mastercard dan Bank Singapura Sukses Uji Transaksi Otonom

- 6 Maret 2026 - 08:45

Eksperimen penting dalam dunia keuangan digital terjadi di Singapura. Raksasa pembayaran global Mastercard bersama dua bank terbesar di negara tersebut, DBS Bank dan United Overseas Bank, berhasil menguji transaksi pembayaran yang dilakukan sepenuhnya oleh agen kecerdasan buatan. Uji coba ini menunjukkan bagaimana di masa depan AI tidak hanya membantu manusia mengambil keputusan, tetapi juga dapat melakukan transaksi keuangan secara mandiri—mulai dari memesan transportasi hingga membeli barang—dengan sistem keamanan berbasis identitas digital dan persetujuan pengguna.


Fokus:

■ Mastercard, DBS, dan UOB berhasil melakukan transaksi pembayaran pertama yang dijalankan oleh AI agent di Singapura.
■,AI melakukan pemesanan perjalanan ke Bandara Changi tanpa interaksi manusia setelah identitas pengguna diverifikasi.
■ Eksperimen ini membuka jalan bagi era “agentic commerce”, di mana AI dapat melakukan pembelian dan pembayaran secara otomatis.


Revolusi baru dalam industri pembayaran digital mulai terlihat. Untuk pertama kalinya, sebuah sistem kecerdasan buatan berhasil melakukan transaksi pembayaran nyata tanpa campur tangan manusia. Uji coba tersebut dilakukan oleh Mastercard bersama dua bank terbesar di Singapura, DBS Bank dan United Overseas Bank.

Dalam demonstrasi tersebut, sebuah AI agent memesan perjalanan menuju Changi Airport melalui layanan mobilitas Hoppa. Seluruh proses—mulai dari pemilihan layanan hingga pembayaran—dilakukan otomatis oleh sistem AI setelah identitas pengguna diverifikasi.

Mastercard bersama DBS dan UOB berhasil menguji transaksi pembayaran pertama yang dilakukan oleh AI agent di Singapura. Eksperimen ini membuka era baru “agentic commerce”, di mana kecerdasan buatan dapat melakukan pembelian dan pembayaran secara otomatis.

Teknologi ini menggunakan tokenised credentials serta sistem keamanan Payment Passkeys milik Mastercard untuk memastikan transaksi hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan pengguna.

Eksperimen ini dijalankan melalui platform Agent Pay, sebuah sistem pembayaran baru yang memungkinkan agen AI melakukan transaksi secara aman atas nama pengguna.

Munculnya Era “Agentic Commerce”

Langkah ini menandai awal dari konsep baru dalam ekonomi digital yang disebut agentic commerce—sebuah sistem di mana kecerdasan buatan dapat menjalankan berbagai aktivitas ekonomi secara otomatis.

Bukan sekadar chatbot atau asisten digital, AI dalam konsep ini benar-benar bertindak sebagai agen ekonomi digital.

Ia bisa memesan tiket pesawat, membayar layanan transportasi, membeli produk, hingga mengatur berbagai kebutuhan harian pengguna. “Sebagai negara yang terus mendorong agenda AI nasional, transaksi agentic pertama Mastercard menunjukkan bagaimana inovasi dapat diintegrasikan ke layanan sehari-hari secara aman dan bertanggung jawab,” ujar Minsook Cho mengutip The Edge.

Menurutnya, kerja sama dengan bank-bank besar seperti DBS dan UOB merupakan langkah penting dalam membangun fondasi sistem perdagangan berbasis AI yang dapat dipercaya.

Bank Mulai Menyiapkan Infrastruktur AI Payment

Bagi sektor perbankan, eksperimen ini bukan sekadar demonstrasi teknologi. Ini adalah gambaran masa depan sistem pembayaran. “Kemitraan kami dengan Mastercard mencerminkan pendekatan proaktif terhadap tren konsumen, menghadirkan pengalaman perbankan berbasis AI yang inovatif, aman, dan mulus,” kata Pratik Bhattacharjee.

Namun, bank juga menyadari bahwa otomatisasi transaksi menghadirkan tantangan baru, terutama terkait keamanan dan otorisasi pengguna.

“Agentic commerce adalah perkembangan penting dalam masa depan pembayaran, khususnya dalam ekonomi yang semakin didukung AI. Ketika transaksi menjadi semakin otonom, perlindungan yang kuat, transparansi, dan otorisasi pelanggan menjadi sangat penting,” kata Ananya Sen.

Industri Pembayaran Masuk Era AI

Eksperimen di Singapura bukan yang pertama bagi Mastercard. Perusahaan tersebut sebelumnya telah melakukan uji coba serupa di Australia, Selandia Baru, dan India.

Namun implementasi di Singapura dianggap strategis karena negara ini tengah membangun ekosistem AI hub di Asia.

Mastercard bahkan berencana membangun AI Centre of Excellence di negara tersebut untuk mempercepat pengembangan teknologi pembayaran berbasis kecerdasan buatan.

Menurut laporan McKinsey & Company, otomatisasi berbasis AI berpotensi mengubah hingga 70% aktivitas transaksi digital dalam dekade mendatang.

Sementara riset Bank for International Settlements menunjukkan bahwa digitalisasi pembayaran kini menjadi salah satu pilar utama transformasi sistem keuangan global.

Masa Depan: AI sebagai “Konsumen Digital”

Jika teknologi ini berkembang luas, pola konsumsi manusia bisa berubah drastis. Alih-alih membuka aplikasi dan melakukan pembayaran sendiri, pengguna cukup memberi instruksi kepada AI. Selanjutnya, AI akan membandingkan harga, memilih layanan terbaik, lalu menyelesaikan transaksi secara otomatis. Dalam skenario ini, AI bukan hanya alat bantu, tetapi menjadi “konsumen digital” yang bertindak atas nama manusia.

Bagi industri keuangan, perubahan ini bisa mengubah cara bank, fintech, dan perusahaan pembayaran berinteraksi dengan pelanggan.
Dan eksperimen kecil di Singapura mungkin hanya awal dari transformasi yang jauh lebih besar. ●


Digionary:

● Agentic Commerce — model ekonomi digital di mana AI dapat melakukan transaksi atau pembelian secara otomatis atas nama pengguna.
● AI Agent — sistem kecerdasan buatan yang dapat bertindak secara mandiri untuk menjalankan tugas tertentu.
● Artificial Intelligence (AI) — teknologi komputer yang memungkinkan mesin meniru kecerdasan manusia seperti belajar, menganalisis, dan mengambil keputusan.
● Changi Airport — bandara internasional utama Singapura yang menjadi salah satu hub penerbangan terbesar di Asia.
● Digital Payment — sistem pembayaran elektronik tanpa menggunakan uang tunai.
● Identity Verification — proses verifikasi identitas pengguna sebelum melakukan transaksi digital.
● Payment Passkeys — sistem autentikasi pembayaran berbasis kunci digital yang meningkatkan keamanan transaksi.
● Tokenisation — metode keamanan yang mengganti data sensitif dengan kode unik agar transaksi tetap aman.

#AI #ArtificialIntelligence #AIPayment #DigitalPayment #Fintech #Mastercard #DBSBank #UOB #AgenticCommerce #FutureOfPayments #FinancialTechnology #DigitalEconomy #Innovation #BankingTechnology #AIRevolution #CashlessSociety #FintechInnovation #SmartPayments #AICommerce #TechInFinance

Comments are closed.