Citigroup (Citi) merilis laporan peringatan bagi para investor setelah harga emas mencetak rekor sejarah all-time high di level US$5.594,82 per ons troi. Meskipun emas masih dianggap sebagai aset pelindung di tengah ketegangan geopolitik antara AS, China, dan Taiwan, Citi memproyeksikan “setengah dari premi risiko” akan menguap pada paruh kedua 2026 seiring potensi deeskalasi perang Rusia-Ukraina dan berakhirnya konflik Iran, yang berpotensi memicu koreksi tajam harga emas dari level rata-rata historisnya.
Fokus:
■ Risiko yang Mulai Merosot: Citi memprediksi sekitar 50% faktor risiko geopolitik dan ketidakpastian utang AS yang saat ini mendongkrak harga emas tidak akan bertahan hingga akhir 2026.
■ Potensi Ekonomi Goldilocks: Kebijakan ekonomi pemerintahan Donald Trump menjelang pemilu sela 2026 diperkirakan akan menciptakan kondisi pasar yang ideal, yang secara historis mengurangi daya tarik emas sebagai aset aman (safe haven).
■ Koreksi Drastis Setelah Rekor: Setelah menyentuh level tertinggi sepanjang masa pada akhir Januari 2026, harga emas langsung ambruk hampir 9% hanya dalam satu hari perdagangan, menandai volatilitas ekstrem di awal tahun.
Pesta pora para pemegang aset emas nampaknya mulai dihantui kecemasan. Setelah mencatatkan lonjakan fantastis yang membawa harga ke rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di angka US$5.594,82 per ons troi pada Kamis (29/1), Citigroup (Citi) justru memberikan peringatan dingin: dukungan terhadap harga emas mulai rapuh.
Dalam laporan riset terbarunya yang dirilis Jumat (30/1), raksasa bank investasi asal AS tersebut menilai bahwa “setengah dari faktor risiko” yang selama ini menjadi mesin penggerak harga emas diperkirakan akan mereda pada paruh kedua tahun ini. Emas, yang selama ini menjadi primadona saat tensi AS-China memanas atau ketegangan di Selat Taiwan memuncak, diprediksi akan kehilangan momentumnya begitu ketidakpastian tersebut mulai terurai.
”Kami melihat pemerintahan Trump akan mendorong kondisi ekonomi AS yang relatif ideal (goldilocks) menjelang pemilu sela 2026. Selain itu, kami memperkirakan berakhirnya perang Rusia–Ukraina serta deeskalasi konflik dengan Iran, yang akan menurunkan tingkat risiko secara signifikan dibandingkan kondisi saat ini,” tulis analis Citi dalam laporan tersebut.
Guncangan di Akhir Januari
Prediksi Citi ini seolah mendapatkan validasi instan di pasar. Hanya berselang sehari setelah mencetak rekor tertinggi, harga emas spot langsung terjerembap. Pada penutupan perdagangan Jumat, emas ambrol 8,95% ke level US4.892,21 per ons troi. Kontrak berjangka emas AS bahkan ikut anjlok 8,28% ke posisi US4.911,55 per ons troi.
Meskipun terjadi koreksi tajam, emas sejatinya masih berada dalam tren positif dengan kenaikan lebih dari 15% sepanjang Januari 2026. Ini adalah penguatan bulanan keenam berturut-turut, sebuah rekor yang belum pernah terlihat lagi sejak tahun 1999.
Faktor Dolar dan Utang AS
Namun, Citi mengingatkan bahwa investor tidak boleh abai terhadap variabel lain. Ketidakpastian mengenai perkembangan Kecerdasan Buatan (AI) serta kekhawatiran terhadap tumpukan utang pemerintah AS masih akan menjaga harga emas tetap berada di atas rata-rata historis untuk sementara waktu.
Tetapi, jika skenario perdamaian di Eropa Timur dan Timur Tengah terwujud, status emas sebagai aset pelindung nilai akan diuji. Penguatan Dolar AS yang seringkali berjalan beriringan dengan perbaikan ekonomi domestik AS di bawah kebijakan fiskal yang agresif berpotensi menjadi “musuh utama” bagi kilau emas di sisa tahun 2026.
Digionary:
● All Time High (ATH): Level harga tertinggi yang pernah dicapai oleh suatu aset sepanjang sejarah perdagangannya.
● Goldilocks Economy: Kondisi ekonomi yang tidak terlalu panas (inflasi rendah) dan tidak terlalu dingin (pertumbuhan stabil), sehingga sangat ideal bagi pasar saham namun biasanya menekan harga emas.
● Ons Troi (Troy Ounce): Satuan pengukuran standar internasional untuk logam mulia (1 ons troi setara dengan sekitar 31,1 gram).
● Premi Risiko: Nilai tambahan yang terbentuk pada harga aset karena adanya ketakutan atau ketidakpastian pasar terhadap situasi geopolitik atau ekonomi.
● Safe Haven: Aset investasi yang nilainya diharapkan tetap stabil atau meningkat di saat pasar keuangan global sedang mengalami guncangan atau krisis.
● Spot Price: Harga pasar yang berlaku saat ini untuk pembelian atau penjualan aset secara instan di bursa.
#HargaEmas #InvestasiEmas #Citigroup #GeopolitikGlobal #EmasSpot #DonaldTrump #EkonomiAS #SafeHaven #PasarModal #InfoKeuangan #LogamMulia #CryptoVsGold #Inflasi #EkonomiGoldilocks #RusiaUkraina #MarketUpdate2026 #DolarAS #AnalisisPasar #Komoditas #InvestorID
