Bank Mandiri salurkan kredit Rp1.272 triliun selama semester I-2023, kredit komersial tumbuh paling tinggi

- 31 Juli 2023 - 17:38

digitalbank.id – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) telah menyalurkan kredit secara konsolidasi Rp1.272,07 triliun pada semester I/2023 atau naik11,8% secara tahunan (year on year/yoy). Kredit komersial mencatatkan pertumbuhan terbesar yakni 18,9% yoy menjadi Rp215,7 triliun per semester I/2023.

Menurut Darmawan Junaidi, bos Bank Mandiri, pertumbuhan kredit perseroan tidak terlepas dari fundamental ekonomi Indonesia yang semakin solid.

“Bank Mandiri tetap fokus pada sektor yang prospektif dan merupakan bisnis turunan dari ekosistem segmen wholesale di setiap wilayah. Pencapaian kinerja Bank Mandiri yang solid juga selaras dengan kondisi ekonomi Indonesia yang masih bertumbuh di tengah ketidakpastian global,” ujarnya dalam paparan kinerja Bank Mandiri, Senin (31/7).

Menrut dia, berdasarkan jenisnya, segmen kredit komersial mencatatkan pertumbuhan terbesar yakni 18,9% yoy menjadi Rp215,7 triliun per semester I/2023. Kredit segmen ini telah berkontribusi terhadap 17 persen keseluruhan kredit BMRI.

Kwmudian, kredit usaha kecil dan menengah (UKM) telah mencatatkan pertumbuhan 11,7 persen yoy menjadi Rp72,3 triliun pada semester I/2023. Segmen kredit ini berkontribusi 5,69% terhadap keseluruhan kredit. Kemudian, kredit segmen konsumer naik 11,3% yoy menjadi Rp106 triliun dan mempunyai porsi 8,36% terhadap keseluruhan kredit bank. Anak usaha pun telah berkontribusi 22,6% terhadap penyaluran kredit konsolidasi BMRI. Anak usaha ini telah menyalurkan kredit Rp287,4 triliun, naik 16,3% yoy.

Sementara itu, kredit korporasi tercatat sebagai kredit yang mengalami pertumbuhan paling kecil yakni 5,99% yoy menjadi Rp432,9 triliun. Meski kredit korporasi ini menjadi kontributor terbesar yakni 34% terhadap keseluruhan penyaluran kredit bank.

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Sigit Prastowo mengatakan likuiditas Bank Mandiri juga terjaga, aman, dan sehat.

Dari sisi pendanaan, Bank Mandiri telah meraup dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp1.430,13 triliun pada semester I/2023, naik 8,47% yoy. Dana murah atau current accounts savings accounts (CASA) bank pun naik 12,6% yoy menjadi Rp1.050,06 triliun.

Selain itu, rasio CASA BMRI menebal dari 70,8 persen pada Juni 2022 jadi 73,4 persen pada Juni 2023. Bank Mandiri juga mencatatkan pertumbuhan aset 9,98% yoy menjadi Rp1.963,98 triliun. BMRI pun telah meraup laba bersih konsolidasi Rp25,23 triliun sepanjang paruh pertama 2023, melonjak 249% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp20,2 triliun. ■

Comments are closed.