SeaBank cetak peningkatan laba 5.731 persen pada kuartal I/2023

- 4 Juni 2023 - 12:30

digitalbank.id – MESKIPUN masih relatif muda, namun kinerjanya sangat mengagumkan. Adalah PT Bank Seabank Indonesia (SeaBank) yang tahun 2023 ini berhasil meraup laba bersih Rp13,47 miliar pada kuartal I/2023, melonjak 5.731 persen atau 58 kali lipat secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan laba bersih pada periode yang sama tahun sebelumnya Rp231 juta.

Dari laporan keuangan, lonjakan laba bersih itu didorong oleh kenaikan pesat pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) 231,68 persen yoy menjadi Rp1,54 triliun pada kuartal I/2023. Margin bunga bersih (net interest margin/NIM) bank pun naik 560 basis poin (bps) jadi 19,57 persen per Maret 2023.

Selain itu, bank yang sebelumnya bernama PT Bank Kesejahteraan Ekonomi ini telah meraup pendapatan berbasis komisi atau fee based income Rp25,06 miliar pada tiga bulan pertama tahun ini, naik 111,47 persen yoy. Pendapatan lainnya naik 570,89 persen yoy menjadi Rp64,54 miliar  Bank yang berada di dalam dekapan induk Shopee ini mencatatkan pembengkakan pada kerugian penurunan nilai aset keuangan (impairment) 362,85 persen menjadi Rp1,33 triliun pada kuartal I/2023.

Sejumlah beban pun naik, seperti beban tenaga kerja menanjak 6,42 persen yoy, beban promosi terbang 178,81 persen, dan beban lainnya menebal 57,55 persen. Namun, SeaBank tercatat bisa menyusutkan rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) 73 bps, dari 99,97 persen per Maret 2022 menjadi 99,24 persen per Maret 2023.

Semakin menyusutnya BOPO menunjukkan semakin efisiennya perbankan dalam menjalankan usahanya. Cost to income ratio (CIR) juga susut 2.321 bps menjadi 17,88 persen pada kuartal I/2023, dibandingkan 41,09 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Rasio profitabilitas SeaBank menunjukkan perbaikan meskipun masih rendah. Imbal aset (return on asset/ROA) naik 21 bps menjadi 0,22 persen.

Kemudian, imbal ekuitas (return on equity/ROE) naik 99 bps menjadi 1,03 persen. SeaBank telah menyalurkan kredit Rp14,92 triliun pada kuartal I/2023, naik 59,23 persen yoy. Aset SeaBank pun naik 117,69 persen yoy menjadi Rp32,72 trilliun pada kuartal I/2023. Namun, rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) gross Bank naik dari 1,68 persen per Maret 2022 menjadi 2,3 persen per Maret 2023. NPL nett juga naik dari 0,14 persen pada kuartal I/2022 menjadi 0,15 persen pada kuartal I/2023. Dari sisi pendanaan, bank telah meraup dana pihak ketiga (DPK) Rp26,05 triliun pada kuartal I/2023, naik 115,46 persen yoy. Dana murah atau current account savings account (CASA) SeaBank juga naik 48,21 persen yoy menjadi Rp16,17 triliun pada tiga bulan pertama tahun ini. â– 

Comments are closed.