Tanpa Perlu Tukar Uang, Korea–Indonesia Sambungkan Pembayaran QR Lintas Negara

- 2 April 2026 - 11:49

Kolaborasi sistem pembayaran lintas negara antara Korea Selatan dan Indonesia resmi dimulai. Melalui integrasi QR code, wisatawan kini bisa bertransaksi langsung tanpa penukaran mata uang dan biaya tambahan. Langkah ini menandai babak baru integrasi sistem pembayaran Asia sekaligus mempercepat transformasi menuju ekonomi digital tanpa batas.


Fokus:

■ Korea Selatan dan Indonesia resmi mengintegrasikan sistem pembayaran QR lintas negara.
■ Wisatawan bisa bertransaksi langsung tanpa konversi mata uang ganda.
■ Langkah ini menjadi bagian dari ekspansi sistem pembayaran digital Asia.


Mulai April 2026, wisatawan asal Korea Selatan yang berkunjung ke Indonesia tak lagi perlu repot menukar uang atau khawatir dengan biaya transaksi luar negeri. Cukup dengan memindai kode QR, pembayaran bisa dilakukan langsung—cepat, murah, dan tanpa friksi.

Inisiatif ini digagas oleh Bank of Korea bersama Bank Indonesia, yang resmi menghubungkan sistem pembayaran kedua negara setelah penandatanganan kerja sama pada 2024.

Integrasi ini memungkinkan pengguna dari Korea membayar di lebih dari 32 juta merchant di Indonesia yang terhubung dengan sistem QRIS—standar nasional pembayaran berbasis QR.
Pengguna cukup membuka aplikasi perbankan atau pembayaran mereka, lalu memindai kode QR seperti biasa. Tidak ada lagi proses berlapis seperti konversi won ke dolar AS lalu ke rupiah

Sistem baru memungkinkan transaksi langsung dalam mata uang lokal melalui infrastruktur yang didukung oleh Hana Bank. Efeknya signifikan,  biaya transaksi yang selama ini menjadi keluhan utama wisatawan bisa ditekan secara drastis.

Menghapus Hambatan Lama

Selama ini, integrasi pembayaran lintas negara sering terhambat oleh regulasi domestik. Indonesia, misalnya, mensyaratkan sistem pembayaran asing untuk terhubung melalui operator switching nasional. Hambatan ini baru bisa diatasi setelah Korea Financial Telecommunications and Clearings Institute mengambil peran sebagai penghubung resmi dan mengintegrasikan sistemnya dengan jaringan Indonesia.

Langkah ini membuka jalan bagi interoperabilitas—kata kunci dalam masa depan pembayaran global.

Menariknya, seperti dikutip dari The korea Times, sistem ini tidak berjalan satu arah. Wisatawan Indonesia di Korea Selatan juga dapat menggunakan aplikasi domestik mereka untuk memindai QR code lokal seperti Seoul Pay. Bahkan, integrasi ke sistem lain seperti Zero Pay sedang disiapkan.

Artinya, pengalaman pembayaran lintas negara kini menjadi simetris—tidak lagi berat sebelah.

Ekspansi Lebih Luas: Asia Jadi Target

Bank of Korea menegaskan bahwa inisiatif ini bukan langkah terakhir. Negara-negara seperti Vietnam, Thailand, Singapura, dan India sudah masuk dalam peta ekspansi berikutnya. Targetnya jelas: membangun jaringan pembayaran regional yang saling terhubung.

Seorang pejabat bank sentral menyatakan, “Kami akan terus berupaya meningkatkan kemudahan pembayaran bagi pengguna.”

Momentum Ekonomi Digital Asia

Langkah ini sejalan dengan tren besar di kawasan. Menurut berbagai laporan industri (Google, Temasek, Bain), nilai ekonomi digital Asia Tenggara diproyeksikan menembus lebih dari US$300 miliar pada 2025, dengan pembayaran digital sebagai tulang punggungnya.

Indonesia sendiri menjadi salah satu pasar terbesar, dengan pertumbuhan transaksi QRIS yang melesat signifikan setiap tahun—didukung oleh adopsi UMKM dan penetrasi smartphone yang semakin luas.

Lebih dari Sekadar Kemudahan

Di balik kemudahan transaksi, ada agenda yang lebih besar, yakni mengurangi ketergantungan pada sistem pembayaran global berbasis dolar, memperkuat kedaulatan sistem keuangan regional serta mendorong inklusi keuangan lintas negara. Dalam konteks geopolitik dan ekonomi, ini adalah langkah strategis.

Integrasi QR lintas negara ini menjadi sinyal kuat bahwa masa depan pembayaran tidak lagi dibatasi oleh batas geografis.

Apa yang dulu membutuhkan penukaran uang
biaya tinggi dan proses berlapis, kini cukup dilakukan dalam satu langkah: scan. Dan bagi Asia, ini mungkin baru permulaan.


Digionary:

● Cross-border Payment: Transaksi keuangan antar negara
● Interoperabilitas: Kemampuan sistem berbeda untuk saling terhubung
● Merchant: Pedagang atau penyedia barang/jasa
● QR Code Payment: Metode pembayaran menggunakan kode QR
● QRIS: Standar nasional pembayaran QR di Indonesia
● Switching System: Sistem penghubung antar jaringan pembayaran
● Transaksi Digital: Proses pembayaran berbasis teknologi elektronik

#QRIS #DigitalPayment #Fintech #BankIndonesia #BankOfKorea #Cashless #EkonomiDigital #CrossBorderPayment #PaymentSystem #AsiaTech #Finansial #TeknologiKeuangan #UMKM #TravelTech #InovasiDigital #GlobalPayment #MobilePayment #SmartEconomy #DigitalTransformation #FutureOfMoney

Comments are closed.