Mulai April 2026 Belanja di China dan Korea Selatan Bisa Pakai QRIS

- 20 Februari 2026 - 13:35

Bank Indonesia memastikan pembayaran lintas negara menggunakan QRIS dengan China dan Korea Selatan resmi berlaku akhir Maret atau awal April 2026. Setelah tahap uji coba (sandboxing) dan piloting rampung, warga Indonesia dapat bertransaksi langsung di dua negara tersebut dengan memindai kode QR, memperluas konektivitas sistem pembayaran Indonesia di Asia dan memperkuat posisi QRIS sebagai instrumen transaksi regional.


Fokus:

■ QRIS lintas negara dengan China dan Korea Selatan efektif akhir Maret atau awal April setelah sandboxing rampung.
■ Setelah Singapura, Thailand, Malaysia, dan Jepang, BI memperluas konektivitas ke ekonomi besar Asia, termasuk penjajakan dengan India.
■ Integrasi QR lintas batas menekan biaya transaksi, memudahkan wisatawan dan pelaku usaha, serta memperkuat ekosistem pembayaran digital Indonesia.


Mulai April 2026, transaksi di China dan Korea Selatan bisa pakai QRIS. Bank Indonesia memastikan uji coba rampung dan siap implementasi, memperluas konektivitas pembayaran digital Indonesia di Asia.


Warga Indonesia yang bepergian ke China dan Korea Selatan tak lama lagi bisa bertransaksi semudah di dalam negeri. Cukup memindai QR code, pembayaran langsung terpotong dari rekening rupiah. Bank Indonesia memastikan implementasi QRIS lintas negara dengan dua raksasa ekonomi Asia itu dimulai akhir Maret atau awal April 2026.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menyatakan seluruh tahapan uji coba hampir rampung. Untuk kerja sama dengan China, proses sandboxing dan piloting sudah selesai sejak akhir Januari.

“Dengan China kita sudah selesai melakukan sandboxing, piloting itu di akhir Januari dan dengan Korea Selatan ini di akhir Februari,” ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (19/2).

Adapun untuk Korea Selatan, tahap sandboxing ditargetkan tuntas pada akhir Februari. Setelah itu, implementasi tinggal menunggu peresmian resmi.
“Jadi tinggal gunting pita saja gitu ya, ibaratnya nanti tunggu tanggal mainnya, catat akhir Maret atau awal April,” ujar Filianingsih.

Memperluas Jejak QRIS di Asia

China dan Korea Selatan menambah daftar negara yang telah terkoneksi dengan QRIS. Sebelumnya, sistem pembayaran berbasis QR nasional Indonesia itu sudah bisa digunakan di Singapura, Thailand, Malaysia, dan Jepang.

Langkah ini memperkuat integrasi sistem pembayaran kawasan, sejalan dengan inisiatif konektivitas pembayaran regional yang digagas bank-bank sentral ASEAN. QRIS sendiri sejak diluncurkan pada 2019 telah menjadi tulang punggung transaksi ritel domestik.

Data BI menunjukkan nilai transaksi QRIS sepanjang 2025 tumbuh di atas 100% secara tahunan, dengan jumlah pengguna menembus puluhan juta merchant dan ratusan juta transaksi per bulan. Digitalisasi pembayaran menjadi salah satu motor inklusi keuangan, dengan tingkat inklusi nasional yang telah melampaui 85%.

Dengan integrasi ke China—mitra dagang terbesar Indonesia—serta Korea Selatan yang memiliki hubungan perdagangan dan investasi kuat, QRIS lintas negara diproyeksikan mempermudah wisatawan, pelajar, hingga pelaku UMKM yang melakukan transaksi internasional.

India dan Negara Lain Menyusul

Ekspansi belum berhenti. BI tengah melakukan diskusi intensif dengan India untuk kerja sama serupa.

“Seperti diketahui kita sedang melakukan diskusi yang intens dengan India dan kemungkinan nanti juga dengan beberapa negara lainnya,” jelas Fili dalam Konferensi Pers RDG Januari lalu.

India menjadi target strategis mengingat besarnya populasi dan pertumbuhan ekonomi digitalnya. Integrasi QR lintas negara dinilai dapat menekan biaya transaksi, mempercepat settlement, dan mengurangi ketergantungan pada mata uang tertentu dalam transaksi ritel.

Momentum Transformasi Sistem Pembayaran

Ekspansi QRIS lintas negara merupakan bagian dari transformasi sistem pembayaran nasional yang terus didorong BI. Selain memperluas akseptasi, regulator juga memperkuat infrastruktur dan keamanan sistem guna memastikan transaksi lintas batas berlangsung andal dan aman.

Bagi konsumen, manfaatnya sederhana: tidak perlu lagi menukar uang tunai atau khawatir kurs di money changer. Cukup pindai QR code, transaksi selesai dalam hitungan detik.
Dengan implementasi di China dan Korea Selatan, QRIS kian menegaskan ambisinya—bukan sekadar standar domestik, melainkan jembatan pembayaran digital Asia.


Digionary:

● ASEAN Payment Connectivity: Inisiatif integrasi sistem pembayaran antarnegara Asia Tenggara untuk mempermudah transaksi lintas batas.
● Inklusi Keuangan: Akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal seperti rekening bank dan pembayaran digital.
● Merchant: Pelaku usaha atau pedagang yang menerima pembayaran non-tunai.
● Piloting: Tahap uji coba operasional terbatas sebelum implementasi penuh.
● QR Code: Kode dua dimensi yang dapat dipindai untuk memproses informasi atau transaksi digital.
● QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard): Standar nasional kode QR untuk pembayaran digital di Indonesia.
● Sandboxing: Lingkungan uji coba terkontrol untuk menguji sistem atau inovasi sebelum diterapkan secara luas.
● Settlement: Proses penyelesaian akhir transaksi keuangan antar lembaga atau negara.

#QRIS #BankIndonesia #PembayaranDigital #TransaksiInternasional #China #KoreaSelatan #DigitalPayment #EkonomiDigital #SistemPembayaran #InklusiKeuangan #Fintech #ASEANConnectivity #WisatawanIndonesia #UMKMGoGlobal #TransformasiDigital #BI2026 #CrossBorderPayment #India #QRPayment #EkonomiAsia

Comments are closed.