Tren ‘New Economy’: Asia Jadi Magnet Baru Para Pensiunan Asal Eropa dan Amerika

- 13 Februari 2026 - 14:06

Lanskap properti global tengah mengalami pergeseran fundamental dari aset konvensional (Old Economy) menuju sektor New Economy yang didorong oleh perubahan demografi dan digitalisasi. Asia kini muncul sebagai magnet utama bagi pensiunan dari Eropa, Amerika Serikat, hingga Australia yang mencari hunian masa tua di retirement village. Fenomena migrasi ini dipicu oleh keinginan para lansia untuk hidup mandiri di kawasan dengan iklim hangat, biaya hidup yang relatif terjangkau, serta standar fasilitas kesehatan yang kian kompetitif.


Fokus:

■ ​Eksodus Lansia: Perubahan gaya hidup membuat lansia Barat lebih memilih tinggal di Asia daripada bersama keluarga di negara asal.
■ ​Potensi Ekonomi: Sektor hunian lansia bukan lagi pasar ceruk (niche), melainkan penggerak utama portofolio investasi properti masa kini.
■ ​Tren ‘New Economy’: Asia Jadi Magnet Baru Pensiunan Eropa dan Amerika

​Arus investasi properti dunia kini tidak lagi bertumpu pada gedung perkantoran atau pusat perbelanjaan megah. Head of Research & Consultancy CBRE, Anton Sitorus, mengungkapkan bahwa industri tengah memasuki fase New Economy, di mana fokus investor bergeser ke sektor-sektor yang lebih relevan dengan dinamika zaman, termasuk fasilitas kesehatan dan hunian berbasis usia lanjut (senior living).

​Fenomena populasi menua (aging population) di negara-negara maju memicu perubahan preferensi hunian yang signifikan. Banyak lansia dari Barat kini enggan tinggal bersama keluarga dan lebih memilih hidup mandiri di kawasan yang menawarkan kenyamanan lebih. Asia pun menjadi tujuan utama bagi para pensiunan dari Eropa, Amerika, hingga Australia untuk menghabiskan masa tua mereka.

​Asia: Kehangatan Iklim dan Efisiensi Biaya

​Faktor geofisika dan ekonomi menjadi penentu utama migrasi ini. Kawasan Asia menawarkan iklim tropis yang hangat sepanjang tahun, sebuah kontras yang dicari oleh warga negara Barat untuk menghindari musim dingin ekstrem. Namun, daya tarik yang lebih kuat terletak pada kombinasi biaya operasional hidup yang rendah dengan kualitas fasilitas kesehatan yang terus meningkat.

​”Mereka pengin cari tempat yang hangat, makanya muncullah tren retirement village atau senior living di mana orang-orang Barat mencari tempat di negara-negara Asia yang lebih hangat,” ujar Anton Sitorus dalam konferensi pers, Rabu (11/2). Hal ini melahirkan kelas aset baru dalam portofolio investasi besar yang sebelumnya jarang diperhitungkan.

​Analisis: Runtuhnya Dominasi Sektor Konvensional

​Pergeseran ke arah New Economy mencerminkan adaptasi industri properti terhadap transformasi ekonomi global yang kian terdigitalisasi. Aset-aset yang sebelumnya dianggap sebagai primadona, kini mulai kehilangan daya tarik dibandingkan dengan infrastruktur pendukung ekonomi baru.

​Pergeseran Portofolio Properti Global: Jika sebelumnya investasi didominasi oleh sektor Old Economy yang mencakup perumahan konvensional, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, apartemen, dan hotel; kini arus modal mengalir deras ke sektor New Economy yang meliputi fasilitas kesehatan (healthcare), pusat data (data center), penyimpanan barang canggih, logistik modern, serta sektor hunian khusus (living sector) seperti senior living dan retirement village.

​Peralihan ini memberikan sinyal kuat bagi pengembang properti di Asia, termasuk Indonesia, untuk mulai mengoptimalkan ekosistem hunian khusus lansia. Mengingat tren aging population global yang diprediksi terus meningkat hingga beberapa dekade mendatang, senior living bukan lagi sekadar tren sesaat, melainkan fondasi baru dalam pertumbuhan industri properti global yang stabil dan berkelanjutan.


​Digionary:

● ​New Economy (Properti): Sektor properti yang berkembang mengikuti kondisi ekonomi modern, biasanya berbasis teknologi, logistik, atau kebutuhan demografi khusus.
● ​Old Economy (Properti): Jenis properti konvensional seperti gedung kantor, apartemen standar, dan mal yang kini menghadapi tantangan saturasi pasar.
● ​Senior Living: Konsep hunian mandiri yang dirancang khusus dengan fasilitas pendukung aktivitas dan kesehatan bagi warga usia lanjut.
● ​Retirement Village: Kawasan pemukiman terintegrasi yang difokuskan sebagai tempat tinggal pensiunan dengan layanan sosial dan medis terpadu.

​#SeniorLiving #InvestasiProperti #NewEconomy #RetirementVillage #PensiunanEropa #CBRE #PropertyTrends #AsiaProperty #AgingPopulation #BaliRetirement

Comments are closed.