Sengketa hukum bernilai ratusan juta dolar mengemuka setelah perusahaan fintech Amerika Serikat, PayServices, menggugat Pemerintah Republik Demokratik Kongo (DRC) atas gagalnya proyek modernisasi perbankan nasional senilai lebih dari US$72 juta. Gugatan ini membuka kembali persoalan klasik di negara berkembang: rapuhnya tata kelola, ketidakpastian hukum, dan benturan antara ambisi digitalisasi sistem keuangan dengan realitas politik dan […]
