Generasi Z tengah mendefinisikan ulang makna sukses di dunia kerja: mereka bersedia memangkas gaji hingga US$5.000 demi keseimbangan hidup, tetapi tetap menyimpan ambisi besar untuk duduk di kursi eksekutif. Di saat yang sama, ancaman otomatisasi dan AI justru menggerus jalur karier entry-level yang selama ini menjadi pintu masuk mereka—menciptakan paradoks antara ambisi tinggi dan realitas […]
