Platform EdTech Ruangguru resmi menerapkan 100% digitalisasi penandatanganan dokumen melalui kolaborasi dengan Privy sejak 2022. Langkah ini memangkas proses administrasi yang sebelumnya memakan waktu berminggu-minggu menjadi hitungan menit, mempercepat onboarding puluhan ribu mitra di ratusan kota, sekaligus memperkuat keamanan melalui tanda tangan elektronik tersertifikasi dan perlindungan Certificate Warranty hingga Rp 1 miliar.
Fokus:
■ Seluruh kontrak dan dokumen mitra Ruangguru kini ditandatangani secara elektronik melalui Privy.
■ Proses yang sebelumnya memakan waktu berminggu-minggu kini selesai dalam hitungan menit, mempercepat onboarding puluhan ribu mitra.
■ Dukungan sertifikasi elektronik dan Certificate Warranty hingga Rp 1 miliar memperkuat perlindungan identitas dan legalitas dokumen.
Di tengah percepatan transformasi digital, Ruangguru mengambil langkah menghapus seluruh proses tanda tangan berbasis kertas. Sejak 2022, seluruh kontrak dan dokumen mitra ditandatangani secara elektronik—cepat, sah, dan aman. Hasilnya, proses yang dulu memakan waktu berminggu-minggu kini rampung dalam hitungan menit.
Sebagai platform pendidikan berbasis teknologi dengan jaringan mitra dan karyawan tersebar di ratusan kota, Ruangguru menghadapi tantangan koordinasi lintas wilayah yang kompleks. Volume kontrak tinggi dan mobilitas yang masif membuat proses manual tak lagi relevan.
Senior Vice President of Human Capital and Corporate Affairs Ruangguru, Kartika Akbaria, mengungkapkan bahwa sebelum digitalisasi diterapkan, proses administratif berjalan panjang—mulai dari pencetakan dokumen, pengiriman fisik antarwilayah, hingga tanda tangan manual.
“Dengan volume kontrak yang tinggi dan kebutuhan koordinasi karyawan dan mitra Ruangguru yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, proses penandatanganan dokumen secara konvensional memerlukan waktu yang panjang hingga berminggu-minggu. Mulai dari pencetakan dokumen, pengiriman, hingga penandatanganan manual. Oleh karena itu, adopsi Tanda Tangan Elektronik (TTE) sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses onboarding karyawan dan mitra Ruangguru. Dengan menggandeng Privy, 100% penandatanganan dokumen dan kontrak mitra Ruangguru telah dilakukan secara digital dalam hitungan menit, sehingga menjadi jauh lebih sederhana, efisien, dan tentunya tetap sah dan legal,” ungkap Kartika.
Efisiensi Jadi Kunci Skalabilitas
Digitalisasi operasional bukan sekadar efisiensi biaya. Di sektor EdTech yang bertumbuh cepat, kecepatan onboarding mitra dan tenaga pendidik menjadi faktor krusial dalam menjaga momentum ekspansi.
Kartika menegaskan bahwa percepatan proses kontraktual membuat perusahaan lebih lincah dalam mengeksekusi strategi.
“Adopsi penggunaan tanda tangan elektronik mempercepat proses onboarding hingga penandatanganan perpanjangan kontrak dengan karyawan dan mitra, sehingga Ruangguru dapat bergerak lebih gesit dalam memperkuat inovasi perusahaan yang strategis agar terus mendukung industri pendidikan berbasis teknologi di Indonesia,” lanjut Kartika.
Menurut berbagai riset transformasi digital di Asia Tenggara, digitalisasi dokumen dapat memangkas waktu pemrosesan administrasi hingga lebih dari 50% serta mengurangi biaya operasional signifikan. Bagi perusahaan dengan puluhan ribu mitra seperti Ruangguru, dampaknya langsung terasa pada produktivitas dan skalabilitas bisnis.
Privy dan Fondasi Digital Trust
Di sisi lain, Privy sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) yang berinduk ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, menghadirkan jaminan keamanan tambahan melalui Certificate Warranty hingga Rp 1 miliar.
Vice President of Marketing Privy, Ratu Rima Novia Rahma, menilai kolaborasi ini mencerminkan kebutuhan mendesak dunia usaha terhadap digital trust.
“Kepercayaan Ruangguru dalam mengadopsi Privy secara menyeluruh menunjukkan bahwa digitalisasi penandatanganan dokumen menjadi salah satu kebutuhan utama untuk mendorong produktivitas perusahaan. Proses operasional yang tadinya kompleks, lintas pulau dan provinsi, serta memakan waktu lama pun dapat menjadi efisien, aman, dan berkelanjutan. Dengan begitu, kolaborasi Ruangguru bersama Privy turut menjadi enabler penting untuk operasional demi memperluas akses EdTech di Indonesia,” ujar Rima.
Saat ini, Privy telah digunakan oleh lebih dari 71 juta pengguna individu dan 200.000 organisasi. Skala tersebut menunjukkan adopsi tanda tangan elektronik tersertifikasi kian meluas, tidak hanya di sektor keuangan tetapi juga pendidikan, kesehatan, hingga pemerintahan.
“Digitalisasi bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga kepercayaan. Di balik setiap proses administrasi digital, perusahaan membutuhkan jaminan bahwa identitas pengguna terverifikasi dan dokumen dikelola secara aman,” ungkap Rima.
Ia menambahkan, “Certificate Warranty yang dimiliki Privy menjadi lapisan perlindungan tambahan dalam membangun rasa aman tersebut, sekaligus mendasari kolaborasi Privy dengan Ruangguru dan ratusan ribu institusi lainnya untuk memperkuat ekosistem digital trust di Indonesia.”
Arah Baru Industri Pendidikan Digital
Transformasi administrasi ini menjadi bagian dari tren lebih luas di industri pendidikan berbasis teknologi. Dengan penetrasi internet Indonesia yang telah melampaui 78% populasi dan pertumbuhan ekonomi digital yang terus meningkat, efisiensi operasional menjadi fondasi penting dalam memperluas akses pendidikan.
Bagi Ruangguru, digitalisasi tanda tangan bukan sekadar modernisasi sistem. Ia menjadi infrastruktur strategis yang menopang ekspansi nasional dan mempercepat pemerataan akses EdTech di berbagai daerah.
Digionary:
● Certificate Warranty: Jaminan perlindungan finansial atas risiko penyalahgunaan identitas dalam sertifikat elektronik.
● Digital Trust: Tingkat kepercayaan terhadap keamanan dan validitas sistem digital.
● EdTech: Education Technology, sektor teknologi yang berfokus pada layanan dan platform pendidikan digital.
● Onboarding: Proses awal perekrutan atau pengesahan kerja sama mitra/karyawan.
● PSrE (Penyelenggara Sertifikasi Elektronik): Lembaga resmi yang menerbitkan sertifikat elektronik tersertifikasi.
● Tanda Tangan Elektronik (TTE): Tanda tangan dalam format digital yang memiliki kekuatan hukum dan verifikasi identitas.
● Transformasi Digital: Perubahan proses bisnis dari sistem manual ke sistem berbasis teknologi digital.
#Ruangguru #Privy #EdTechIndonesia #TandaTanganElektronik #Digitalisasi #TransformasiDigital #DigitalTrust #SertifikatElektronik #OnboardingDigital #HRTech #InovasiPendidikan #TeknologiIndonesia #StartupIndonesia #Komdigi #Paperless #EkonomiDigital #ProduktivitasBisnis #KeamananData #LegalTech #IndustriPendidikan
