Perluas Konektivitas Broadband RI, KB Bank Guyur Pendanaan Proyek Internet Rakyat Milik Surge

- 15 Februari 2026 - 15:10

PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) memperkuat komitmennya dalam akselerasi digital nasional melalui kemitraan strategis dengan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) untuk mendanai proyek “Internet Rakyat”. Kerja sama ini diwujudkan melalui fasilitas pembiayaan terstruktur dalam bentuk Letter of Credit (L/C) dan Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) guna mendukung tahap awal implementasi jaringan 5G Fixed Wireless Access (FWA) pada spektrum 1.4GHz. Inisiatif ini diproyeksikan tidak hanya memperluas jangkauan konektivitas broadband nasional, tetapi juga meningkatkan daya saing ekonomi digital Indonesia secara skalabel.


​Fokus:

■ ​Akselerasi Infrastruktur 5G FWA: Dukungan pendanaan difokuskan pada pengadaan perangkat dan modal kerja proyek 5G FWA milik Surge yang beroperasi pada frekuensi 1.4GHz untuk memperluas akses internet nasional.
■ ​Pembiayaan Terstruktur Non-Tunai: KB Bank menyediakan fasilitas Trade Finance dalam bentuk L/C dan SKBDN Rupiah melalui anak usaha Surge, PT Telemedia Komunikasi Pratama (TKP), guna memastikan pengelolaan modal yang disiplin.
■ ​Visi Ekosistem Digital Nasional: Kemitraan ini bertujuan meningkatkan partisipasi ekonomi masyarakat melalui akses internet tetap (fixed broadband) yang terjangkau dan merata di seluruh wilayah.


​Di tengah ambisi Indonesia mengejar ketertinggalan infrastruktur digital, sektor perbankan dan teknologi kembali menunjukkan sinergi kuat. PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) secara resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) untuk mengakselerasi program “Internet Rakyat” (IRA) melalui dukungan pembiayaan terstruktur.

​Langkah ini diambil untuk mempercepat implementasi jaringan 5G Fixed Wireless Access (FWA) yang beroperasi pada spektrum 1.4GHz. Teknologi FWA dinilai menjadi solusi paling efisien untuk menyediakan internet kecepatan tinggi di wilayah yang sulit dijangkau kabel serat optik konvensional. Data menunjukkan bahwa penetrasi fixed broadband di Indonesia masih memiliki ruang tumbuh yang besar dibandingkan negara-negara tetangga di Asia Tenggara, menjadikannya sektor infrastruktur yang kritis bagi daya saing nasional.

​”KB Bank berkomitmen untuk mendukung inisiatif yang memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekosistem digital nasional. Penyediaan fasilitas non-tunai dalam bentuk L/C dan SKBDN ini merupakan bagian dari dukungan kami terhadap proyek infrastruktur yang skalabel seperti implementasi 5G FWA Surge. Kami meyakini bahwa perluasan akses fixed broadband yang terjangkau akan meningkatkan partisipasi ekonomi dan daya saing nasional,” ujar Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie, dalam pernyataannya, Minggu (15/2).

​Pendanaan Terstruktur untuk Infrastruktur Skalabel

Fasilitas pembiayaan yang dikucurkan KB Bank bersifat non-tunai, yakni melalui instrumen Letter of Credit (L/C) dan/atau Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) dalam denominasi Rupiah. Alokasi dana ini disalurkan lewat PT Telemedia Komunikasi Pratama (TKP), anak usaha Surge, untuk memenuhi kebutuhan pengadaan perangkat teknologi serta modal kerja awal proyek.

​Pendekatan trade finance terstruktur ini dipilih untuk memastikan efisiensi dalam proses pengadaan perangkat dari vendor internasional maupun domestik. Selain itu, model pendanaan ini memungkinkan pengelolaan modal yang lebih disiplin bagi Surge selama fase awal implementasi proyek yang membutuhkan investasi besar di muka.

​Dampak Ekonomi dan Sosial

Kemitraan ini mencerminkan fokus baru perbankan nasional yang mulai menyasar sektor infrastruktur telekomunikasi sebagai prioritas strategis. Proyek Internet Rakyat tidak hanya dipandang sebagai investasi teknologi semata, melainkan instrumen pemerataan ekonomi. Dengan akses internet yang lebih luas, pelaku UMKM di daerah terpencil memiliki kesempatan setara untuk terhubung ke ekosistem ekonomi digital global.

​Berdasarkan riset terbaru, peningkatan 10% penetrasi internet di suatu wilayah dapat berkontribusi signifikan terhadap kenaikan Produk Domestik Bruto (PDB) daerah tersebut. Melalui teknologi 5G FWA, hambatan biaya penggelaran kabel dapat ditekan, sehingga harga layanan internet ke masyarakat bisa jauh lebih terjangkau. Langkah KB Bank dan Surge ini diharapkan menjadi standar baru kolaborasi antara lembaga keuangan dan perusahaan teknologi dalam membangun infrastruktur nasional yang inklusif.


​Digionary:

​● 5G Fixed Wireless Access (FWA): Teknologi nirkabel berkecepatan tinggi yang menyediakan konektivitas internet melalui gelombang radio 5G menuju perangkat penerima tetap di lokasi pelanggan sebagai alternatif kabel serat optik.
● Fixed Broadband: Layanan akses internet berkecepatan tinggi dengan menggunakan media fisik tetap (seperti kabel atau nirkabel tetap) yang dipasang permanen di satu tempat.
● Letter of Credit (L/C): Janji tertulis dari bank penerbit atas permintaan pembeli (importir) untuk membayar sejumlah uang kepada penjual (eksportir) apabila syarat-syarat dokumen yang ditentukan terpenuhi.
● Skalabel: Kemampuan sebuah sistem, jaringan, atau proses untuk menangani penambahan beban kerja atau diperluas kapasitasnya tanpa mengganggu performa.
● Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN): Instrumen pembayaran yang diterbitkan oleh bank dalam negeri atas permintaan pemohon untuk menjamin pembayaran kepada penerima dalam lingkup wilayah domestik (L/C lokal).
● Trade Finance: Rangkaian instrumen keuangan dan produk yang digunakan oleh perusahaan untuk memfasilitasi perdagangan internasional dan domestik dengan memitigasi risiko pembayaran dan pengiriman.

​#KBBank #Surge #InternetRakyat #5GFWA #KonektivitasNasional #EkosistemDigital #InfrastrukturDigital #Telekomunikasi #FixedBroadband #TradeFinance #SKBDN #LetterOfCredit #DigitalInclusion #EkonomiDigital #Teknologi5G #AkselerasiDigital #InovasiPerbankan #InfrastrukturNasional #SurgeDigital #PemerataanInternet

Comments are closed.