PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyalurkan bantuan senilai Rp13,17 miliar bagi korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga akhir Desember 2025. Bantuan tersebut disalurkan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), mencakup logistik darurat, layanan kesehatan, dapur umum, tempat pengungsian, hingga dukungan pendidikan. BTN menjadi salah satu bank yang bergerak paling awal, dengan jajaran direksi turun langsung ke lokasi bencana dan membangun kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.
Fokus Utama:
■ Respons cepat BTN melalui bantuan Rp13,17 miliar dan keterlibatan langsung direksi.
■ Kolaborasi lintas sektor: pemerintah, TNI, perguruan tinggi, dan jaringan relawan.
■ Pemulihan menyeluruh mencakup logistik, kesehatan, pendidikan, dan layanan perbankan.
Di tengah meningkatnya frekuensi bencana hidrometeorologi di Indonesia, kecepatan respons menjadi penentu keselamatan dan pemulihan. Saat banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir November 2025, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memilih tak sekadar menyalurkan bantuan dari kejauhan. Direksi turun langsung ke lapangan, logistik dikirim lintas jalur darat dan udara, dan total bantuan pun membengkak hingga Rp13,17 miliar.
Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BTN menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan tersebut mencakup paket sembako, makanan cepat saji, perlengkapan tidur, susu dan kebutuhan bayi, obat-obatan, hingga layanan kesehatan darurat.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud empati sekaligus komitmen perseroan untuk hadir di saat masyarakat menghadapi situasi paling sulit. “Bantuan yang BTN salurkan diharapkan dapat meringankan beban para korban bencana di Sumatera di masa pemulihan agar mereka dapat menjalani hidup seperti sediakala. BTN akan terus mendukung proses pemulihan pasca bencana melalui berbagai bentuk bantuan yang dibutuhkan, baik dari perseroan maupun melalui koordinasi dengan pemerintah dan pihak-pihak lainnya,” ujar Nixon di Jakarta, Rabu (24/12).
BTN tercatat sebagai salah satu bank pertama yang terjun langsung ke wilayah terdampak. Jajaran direksi meninjau kondisi korban dan menyalurkan bantuan di Sibolga dan Medan (Sumatera Utara), Padang (Sumatera Barat), serta Langsa dan Takengon (Aceh). Melalui program BTN Peduli, perseroan membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), perguruan tinggi, dan unsur masyarakat lokal agar distribusi bantuan berjalan cepat dan merata.
Di Aceh, BTN menggandeng Bank Syariah Nasional (BSN) untuk menyalurkan bantuan melalui Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, serta Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya. Di Sumatera Barat, bantuan disalurkan melalui Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Pemerintah Kota Padang, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Sementara di Sumatera Utara, BTN bekerja sama dengan organisasi Huria Kristen Batak Protestan yang memiliki jaringan pelayanan dan relawan hingga ke wilayah terdampak banjir. BTN juga menyediakan beasiswa bagi 250 mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara yang terdampak bencana—langkah yang menegaskan bahwa pemulihan tidak hanya menyangkut kebutuhan dasar, tetapi juga keberlanjutan pendidikan.
BTN turut bergabung dalam program bantuan terpadu yang digerakkan Danantara Indonesia bersama Badan Pengelola BUMN. Program ini mengerahkan 1.066 relawan dari berbagai perusahaan BUMN serta 109 armada truk bantuan kemanusiaan. Dalam skema tersebut, BTN mengoperasikan enam truk bantuan dari Kualanamu, Medan, yang membawa logistik mendesak seperti pangan, air bersih, perlengkapan bayi, dan layanan darurat lainnya.
Corporate Secretary BTN Ramon Armando menjelaskan, sebagian bantuan juga dikirim melalui jalur udara dengan dukungan TNI menggunakan pesawat Hercules, terutama untuk menjangkau wilayah yang akses daratnya terputus.
“BTN berinisiatif untuk langsung terjun mengirimkan tim ke tiga daerah terdampak bencana dibantu oleh koordinasi dengan TNI untuk penyaluran yang diangkut menggunakan pesawat Hercules. Selain itu kami juga bekerja sama dengan mitra-mitra universitas karena banyak mahasiswa, para pengajar, dan keluarga mereka yang juga terdampak bencana. Kampus-kampus tersebut juga mengerahkan tim relawan untuk menjangkau wilayah terdampak,” kata Ramon.
Selain distribusi logistik, BTN mendirikan posko kesehatan, dapur umum, dan tempat pengungsian di empat wilayah terdampak banjir di Aceh, yakni Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, dan Kabupaten Bireuen.
BTN juga memberikan perhatian khusus kepada karyawan yang terdampak bencana, termasuk Tenaga Alih Daya (TAD). Beberapa kantor cabang BTN di Sibolga, Langsa, dan Takengon sempat terdampak banjir. Perseroan memastikan proses pemulihan operasional berjalan cepat agar layanan kepada nasabah tidak terganggu.
“Kantor-kantor cabang BTN di Sibolga, Langsa, dan Takengon juga terdampak banjir, sehingga kami telah mengupayakan operasional kantor-kantor tersebut kembali pulih dan berjalan lancar untuk melayani nasabah,” ujar Ramon.
Langkah BTN sejalan dengan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang mencatat bencana hidrometeorologi—terutama banjir dan longsor—masih mendominasi kejadian bencana di Indonesia sepanjang 2025. Dalam konteks ini, keterlibatan aktif BUMN dinilai krusial untuk mempercepat transisi dari fase tanggap darurat menuju pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat.
Digionary:
● BPBD: Lembaga daerah yang menangani penanggulangan bencana
● BUMN: Badan Usaha Milik Negara
● Danantara Indonesia: Program kolaborasi BUMN untuk aksi kemanusiaan
● Hercules: Pesawat angkut militer untuk distribusi logistik berat
● TJSL: Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan perusahaan
● TAD: Tenaga Alih Daya atau pekerja outsourcing
#BTN #BTNPeduli #BantuanBencana #BanjirSumatera #LongsorAceh #BUMNUntukIndonesia #TJSL #PemulihanBencana #RelawanBUMN #Aceh #SumateraUtara #SumateraBarat #BantuanKemanusiaan #CSRIndonesia #BTNBerbagi #SolidaritasNasional #TanggapDarurat #PemulihanSosial #PerbankanNasional #IndonesiaTangguh
