Sinergi IFG Life-Mandiri Inhealth: Klaim Rp10,7 Triliun Cair Sepanjang 2025

- 13 Februari 2026 - 08:09

Langkah konsolidasi asuransi jiwa di bawah naungan BUMN Holding IFG menunjukkan penguatan fundamental kepercayaan publik. Sepanjang tahun buku 2025, sinergi antara IFG Life dan Mandiri Inhealth berhasil membukukan total pembayaran klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp10,7 triliun. Pencairan dana ini menjangkau lebih dari 1,1 juta peserta di seluruh Indonesia, menegaskan peran grup dalam menjaga stabilitas proteksi masyarakat pasca-akuisisi Mandiri Inhealth oleh IFG pada 2024.


Fokus:

​■ Pembayaran Klaim: IFG Life mencairkan Rp6,3 triliun (480.000 peserta), sementara Mandiri Inhealth menyalurkan Rp4,4 triliun.
■ Jejaring Layanan: Didukung oleh lebih dari 8.000 mitra provider kesehatan yang tersebar di pelosok tanah air.
■ Sinergi BUMN: Integrasi operasional pasca-bergabungnya Mandiri Inhealth ke ekosistem IFG mempercepat efisiensi layanan bagi 1,6 juta pemegang polis.


​PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) dan PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) mencatatkan realisasi pembayaran klaim dan manfaat asuransi senilai Rp10,7 triliun sepanjang tahun 2025. Langkah ini dipandang sebagai upaya strategis BUMN Holding Asuransi, Penjaminan, dan Investasi (IFG) dalam memulihkan kredibilitas industri asuransi jiwa nasional melalui ketepatan waktu pembayaran polis.

​Penyaluran dana jumbo tersebut mencakup proteksi bagi lebih dari 1,1 juta peserta, sebuah angka yang mencerminkan besarnya skala intervensi grup dalam menyediakan jaring pengaman kesehatan dan finansial bagi masyarakat.

​Efektivitas Paska-Konsolidasi

​Sejak Mandiri Inhealth resmi bergabung ke dalam ekosistem IFG pada tahun 2024, kedua perusahaan terus mematangkan integrasi infrastruktur layanan. “Kemampuan perusahaan dalam membayar klaim dan manfaat secara konsisten merupakan indikator penting keberlanjutan bisnis asuransi. Sepanjang 2025, IFG Life telah membayar klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp6,3 triliun kepada lebih dari 480.000 peserta,” ujar Ryan Diastana Firman, Direktur Keuangan merangkap Plt. Direktur Operasional IFG Life, Kamis (12/2).

​Di sisi lain, Mandiri Inhealth yang dikenal kuat di segmen managed care turut menyumbang stabilitas lewat pencairan klaim sebesar Rp4,4 triliun. Marihot H. Tambunan, Plt. Direktur Utama Mandiri Inhealth, menekankan pentingnya aspek pelayanan di samping sekadar pemenuhan kewajiban finansial. “Fokus kami bukan hanya pada manfaat, tetapi juga pada pengalaman peserta saat menggunakan layanan Mandiri Inhealth,” jelasnya.

​Analisis: Membangun ‘Benteng’ Kepercayaan

​Pembayaran klaim senilai Rp10,7 triliun di tahun 2025 ini memberikan sinyal positif bagi pasar di tengah ketatnya pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jika dibandingkan secara historis, keberhasilan membayar klaim secara tepat waktu merupakan instrumen utama bagi perusahaan asuransi untuk mempertahankan retention rate nasabah korporasi—segmen di mana Mandiri Inhealth mendominasi.

​Dukungan lebih dari 8.000 provider layanan kesehatan rekanan di berbagai wilayah kini menjadi keunggulan kompetitif grup IFG. Sinergi ini tidak hanya memperluas akses layanan kesehatan bagi 1,6 juta peserta eksisting, tetapi juga menurunkan hambatan biaya operasional melalui konsolidasi jaringan mitra. Ke depan, tantangan bagi IFG Life dan Mandiri Inhealth adalah mempertahankan rasio solvabilitas (RBC) yang sehat sembari mengoptimalkan pengelolaan dana pensiun dan asuransi jiwa di tengah volatilitas pasar modal.


​Digionary:

​● Claim Settlement (Penyelesaian Klaim): Proses pembayaran manfaat oleh perusahaan asuransi kepada nasabah sesuai kesepakatan polis.
● Managed Care: Sistem asuransi kesehatan yang mengintegrasikan pembiayaan dan pemberian layanan kesehatan secara terkoordinasi untuk meningkatkan efisiensi.
● Holding Asuransi: Struktur perusahaan induk (dalam hal ini IFG) yang membawahi beberapa perusahaan asuransi untuk sinergi bisnis dan permodalan.
● Provider Rekanan: Fasilitas kesehatan (rumah sakit, klinik, lab) yang telah bekerja sama dengan perusahaan asuransi untuk melayani peserta secara langsung.
● Roadmap (Peta Jalan): Rencana jangka panjang korporasi dalam mencapai tujuan strategis tertentu, seperti integrasi layanan asuransi jiwa BUMN.

#IFGLife #MandiriInhealth #KlaimAsuransi #BUMNAsuransi #IndonesiaFinancialGroup #ProteksiMasaDepan #InfoKeuangan #LayananKesehatan #Ekonomi2026 #AsuransiJiwa #AsuransiKesehatan #UpdateBisnis #OJK #TrustInsurance #SinergiBUMN

Comments are closed.