Kredivo Group resmi mengakuisisi hampir 100% saham bank digital Timo di Vietnam. Langkah ini memperkuat ekspansi regional Kredivo dengan menggabungkan kekuatan kredit digital dan perbankan, sekaligus membangun ekosistem keuangan terintegrasi di salah satu pasar fintech dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara.
Digi-Highlights:
■ Kredivo akuisisi hampir 100% Timo untuk percepat ekspansi bank digital di Vietnam.
■ Integrasi BNPL dan perbankan digital dorong ekosistem keuangan terpadu.
■ Vietnam jadi pasar strategis fintech dengan pertumbuhan pengguna dua digit.
Langkah ekspansi Kredivo di Asia Tenggara memasuki babak baru. Perusahaan fintech asal Indonesia itu resmi mengakuisisi hampir seluruh saham bank digital Timo di Vietnam—sebuah langkah strategis untuk mempercepat integrasi layanan kredit dan perbankan di pasar yang tengah tumbuh pesat.
Kredivo Group mengumumkan telah merampungkan akuisisi hampir 100% saham Timo, platform bank digital yang dikembangkan bersama BVBank di Vietnam. Transaksi ini mempertegas ambisi Kredivo untuk memperluas jejaknya di Asia Tenggara, khususnya di sektor perbankan digital yang semakin kompetitif.
Pasca akuisisi, Timo tetap beroperasi dengan mereknya sendiri dan akan berperan sebagai lengan perbankan digital Kredivo di Vietnam. Sementara itu, entitas Kredivo Vietnam akan mengalami rebranding menjadi Timo Credit, mencerminkan integrasi antara layanan kredit digital dan perbankan.
Manajemen Timo saat ini tetap dipertahankan untuk memimpin entitas hasil penggabungan. Dua investor strategis sebelumnya, Phoenix Holdings dan VinaCapital, tetap menjadi pemegang saham minoritas yang signifikan. Struktur ini menunjukkan upaya menjaga kesinambungan bisnis sekaligus mempertahankan kepercayaan pasar lokal.
Dari sisi tata kelola, jajaran direksi akan diisi oleh nama-nama berpengaruh, termasuk Henry Nguyen (Phoenix Holdings), Don Lam (CEO VinaCapital), serta Brook Taylor dari divisi manajemen aset VinaCapital.
Co-founder sekaligus CEO Kredivo Group, Akshay Garg, menegaskan bahwa akuisisi ini memungkinkan perusahaan mengakselerasi pertumbuhan tanpa harus membangun dari nol.
“mengakuisisi mayoritas saham di Timo berarti platform ini tidak perlu ‘memulai dari awal’, melainkan mengambil alih brand yang sudah memiliki kepercayaan pengguna di Vietnam,” ujarnya.
Didirikan pada 2015, Kredivo awalnya dikenal sebagai platform Buy Now Pay Later (BNPL) di Indonesia melalui entitas FinAccel. Hingga kini, Kredivo telah berkembang menjadi pemain regional dengan dukungan investor global seperti Mizuho Bank, Amazon, Cathay Innovation, dan Mirae Asset.
Saat ini, Kredivo beroperasi di tiga lini utama: pembiayaan konsumen digital, perbankan digital, serta pembiayaan modal kerja untuk UMKM di Indonesia, Vietnam, dan Filipina. Masuknya Kredivo ke Vietnam sejak 2021 dilakukan melalui joint venture dengan Phoenix Holdings dan kemitraan dengan VietCredit.
Di sisi lain, Timo dikenal sebagai pelopor bank digital di Vietnam yang menawarkan layanan perbankan ritel seperti pembukaan rekening online, pembayaran, hingga deposito berjangka.
Melalui integrasi ini, Kredivo berencana menggabungkan kemampuan credit scoring real-time miliknya dengan platform perbankan digital Timo. Tujuannya jelas: membangun ekosistem keuangan terpadu yang mencakup kredit, pembayaran, dan tabungan.
Langkah ini juga sejalan dengan tren regional. Berdasarkan berbagai riset industri, penetrasi layanan keuangan digital di Asia Tenggara terus meningkat, didorong oleh populasi unbanked dan underbanked yang masih besar. Vietnam sendiri mencatat pertumbuhan pengguna fintech dua digit dalam beberapa tahun terakhir, menjadikannya salah satu pasar paling atraktif di kawasan.
Akuisisi ini sekaligus mencerminkan pergeseran model bisnis fintech—dari sekadar penyedia kredit menjadi pemain ekosistem finansial yang lebih luas, termasuk perbankan.
Digionary:
● Akuisisi: Proses pengambilalihan kepemilikan perusahaan oleh pihak lain.
● Bank Digital: Bank yang beroperasi secara penuh melalui platform digital tanpa kantor fisik dominan.
● BNPL (Buy Now Pay Later): Skema pembiayaan yang memungkinkan konsumen membeli sekarang dan membayar kemudian.
● Credit Scoring: Sistem penilaian kelayakan kredit berbasis data dan algoritma.
● Ekosistem Keuangan: Integrasi berbagai layanan finansial dalam satu platform.
● Fintech: Teknologi yang digunakan untuk meningkatkan atau mengotomatisasi layanan keuangan.
● Joint Venture: Kerja sama bisnis antara dua pihak atau lebih untuk tujuan tertentu.
● Rebranding: Strategi mengubah identitas merek untuk posisi baru di pasar.
● UMKM: Usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai tulang punggung ekonomi.
#Kredivo #Timo #BankDigital #Fintech #Vietnam #EkosistemKeuangan #BNPL #DigitalBanking #AsiaTenggara #Startup #Investasi #Akuisisi #TeknologiFinansial #UMKM #CreditScoring #EkspansiBisnis #FintechIndonesia #FintechVietnam #EkonomiDigital #InovasiKeuangan
