Transformasi layanan kesehatan Indonesia memasuki fase baru: digital health. Di momentum 50 tahun, Darya-Varia tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi 2.000 masyarakat, tetapi juga memperkenalkan pendekatan berbasis teknologi—AI dan IoT—untuk mendorong deteksi dini dan self-monitoring. Ini menjadi sinyal bahwa masa depan kesehatan bukan lagi reaktif, melainkan preventif dan digital.
Fokus:
■ Transformasi layanan kesehatan menuju digital health berbasis AI dan IoT.
■ Perluasan akses layanan kesehatan melalui program gratis dan kolaborasi ekosistem.
■ Pergeseran paradigma dari kuratif ke preventif melalui deteksi dini dan self-monitoring.
Di tengah lonjakan tren digital health global, Indonesia mulai bergerak dari sistem kesehatan yang reaktif menuju pendekatan yang lebih preventif dan berbasis teknologi. Momentum ini dimanfaatkan PT Darya-Varia Laboratoria Tbk untuk mempercepat transformasi tersebut—bukan hanya lewat inovasi, tetapi juga dengan menghadirkannya langsung ke masyarakat.
Memasuki usia setengah abad, PT Darya-Varia Laboratoria Tbk memilih merayakan tonggak sejarahnya dengan langkah yang lebih substantif: membawa layanan kesehatan ke arah yang lebih digital, lebih preventif, dan lebih dekat dengan masyarakat.
Melalui program pemeriksaan kesehatan gratis bagi 2.000 orang di Pulau Jawa, perusahaan farmasi ini tidak sekadar menjalankan kegiatan sosial. Lebih dari itu, mereka sedang menguji—dan sekaligus memperkenalkan—model baru layanan kesehatan berbasis teknologi.
Program ini menjadi bagian dari kampanye “50 Years of Health, 50 Years of You”, yang bertepatan dengan momentum Hari Kesehatan Dunia. Fokusnya jelas: memperluas akses sekaligus meningkatkan kesadaran deteksi dini, yang selama ini masih menjadi titik lemah sistem kesehatan di Indonesia.
Presiden Direktur Darya-Varia, dr. Ian Kloer, menegaskan bahwa arah transformasi ini bukan kebetulan. “Di usia ke-50 ini, Darya-Varia tidak hanya merayakan perjalanan Perusahaan, tetapi juga memperkuat komitmen untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Melalui program pemeriksaan kesehatan ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih proaktif dalam memantau kondisi kesehatannya sebagai langkah awal pencegahan,” ujarnya.
Pemeriksaan yang dilakukan meliputi indikator dasar kesehatan seperti gula darah, kolesterol, asam urat, dan tekanan darah—empat parameter yang menjadi indikator utama penyakit tidak menular (PTM). Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, lebih dari 70% kematian di Indonesia disebabkan oleh PTM, yang sebagian besar sebenarnya dapat dicegah melalui deteksi dini. Di sinilah digital health memainkan peran krusial.
Teknologi Masuk ke Layanan Dasar
Darya-Varia tidak berhenti pada layanan konvensional. Melalui inovasi DiViLab, perusahaan mulai mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI) ke dalam perangkat pemeriksaan kesehatan mandiri.
Perangkat ini memungkinkan masyarakat melakukan pemantauan kesehatan secara real-time, tanpa harus selalu bergantung pada fasilitas kesehatan.
Pendekatan ini mencerminkan tren global. Laporan McKinsey dan WHO menunjukkan bahwa adopsi digital health—termasuk wearable devices dan remote monitoring—diperkirakan tumbuh lebih dari 15% per tahun secara global, didorong oleh kebutuhan efisiensi sistem kesehatan dan perubahan perilaku masyarakat pascapandemi.
Namun di Indonesia, tantangan masih besar: literasi kesehatan digital dan akses teknologi belum merata.
Karena itu, Darya-Varia mencoba menjembatani kesenjangan tersebut dengan pendekatan hybrid—menggabungkan layanan offline (klinik keliling, apotek) dengan teknologi digital.
Kolaborasi Jadi Kunci
Untuk memperluas jangkauan, Darya-Varia menggandeng Apotek Alpro dan Apotek Viva. Lebih dari 200 titik layanan dimanfaatkan untuk memastikan program ini menjangkau masyarakat urban maupun semi-urban.
Salah satu tantangan terbesar dalam kesehatan adalah kesenjangan antara kesadaran dan tindakan. Banyak orang tahu pentingnya menjaga kesehatan, tetapi tidak bertindak.
Digital health berpotensi menutup celah ini.
Melalui fitur self-monitoring, notifikasi, hingga edukasi berbasis data, teknologi dapat mendorong perubahan perilaku secara lebih konsisten.
“Kami juga percaya bahwa edukasi kesehatan yang tepat dan berbasis sains dan medis menjadi kunci dalam membantu masyarakat mengambil keputusan kesehatan yang lebih baik,” ujar dr. Ian Kloer.
Darya-Varia juga melengkapi program ini dengan talkshow edukatif bertema “Cerdas Sehat: Fakta di Balik Tren Wellness”, untuk melawan arus informasi kesehatan yang tidak terverifikasi—masalah yang semakin besar di era digital.
Masa Depan: Preventif, Personal, dan Digital
Transformasi yang dilakukan Darya-Varia mencerminkan arah besar industri kesehatan global: dari hospital-centric menjadi patient-centric, dari kuratif menjadi preventif, dan dari manual menjadi digital.
Dengan populasi lebih dari 270 juta dan tingkat penetrasi internet di atas 75%, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pasar digital health terbesar di Asia Tenggara.
Namun, seperti diingatkan banyak studi, teknologi hanyalah alat. Dampak nyata baru akan terasa jika diiringi dengan edukasi, akses, dan kepercayaan publik.
Di titik inilah, inisiatif seperti yang dilakukan Darya-Varia menjadi relevan—bukan sekadar program CSR, tetapi bagian dari transisi sistem kesehatan nasional menuju era baru.
Digionary:
● AI (Artificial Intelligence): Teknologi kecerdasan buatan yang mampu menganalisis data dan membantu pengambilan keputusan
● Digital Health: Pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan layanan kesehatan
● Internet of Things (IoT): Sistem perangkat yang saling terhubung dan dapat mengirim data secara otomatis
● Preventive Healthcare: Pendekatan kesehatan yang fokus pada pencegahan penyakit
● Self-Monitoring: Pemantauan kondisi kesehatan secara mandiri oleh individu
● Wellness: Kondisi kesehatan menyeluruh yang mencakup fisik, mental, dan gaya hidup
#DigitalHealth #KesehatanDigital #AIHealthcare #IoTHealth #PreventiveHealthcare #DaryaVaria #TeknologiKesehatan #DeteksiDini #KesehatanIndonesia #TransformasiKesehatan #HealthcareInnovation #WellnessLifestyle #SmartHealth #HealthTechIndonesia #KesehatanMasyarakat #FutureOfHealth #SelfMonitoring #AIIndonesia #IoTIndonesia #InovasiKesehatan
