Singlife Rilis Produk Asuransi Berbasis Indeks, Bidik Lonjakan Nasabah Tajir Asia

- 28 Februari 2026 - 07:17

Lonjakan kekayaan individu tajir di Asia-Pasifik telah mendorong permintaan produk asuransi jiwa berbasis indeks (indexed universal life/IUL). Menangkap tren itu, Singlife meluncurkan Singlife Legacy Indexed Income—polis seumur hidup yang mengaitkan potensi imbal hasil ke indeks global seperti S&P 500 tanpa harus membeli saham langsung. Produk ini menawarkan fleksibilitas arus kas, proteksi seumur hidup, serta fitur waris lintas generasi di tengah meningkatnya kebutuhan pendapatan pensiun dan perencanaan legacy.


Fokus:

■ Bidik Lonjakan HNW Asia – Singlife meluncurkan IUL baru di tengah pertumbuhan kekayaan Asia-Pasifik.
■ Eksposur Indeks Global Tanpa Beli Saham – Polis terkait S&P 500 dan Nasdaq-100 dengan floor rate 0%.
■ Perencanaan Waris dan Pensiun Fleksibel – Fitur arus kas dapat disesuaikan dan transfer lintas generasi hingga lima kali.


Kenaikan jumlah orang kaya baru di Asia-Pasifik mengubah peta industri asuransi. Di Singapura—salah satu pusat kekayaan regional—Singlife meluncurkan produk universal life berbasis indeks yang menjanjikan kombinasi pertumbuhan dan arus kas fleksibel, tanpa perlu nasabah membeli saham secara langsung.

Produk bertajuk Singlife Legacy Indexed Income ini memungkinkan pemegang polis memperoleh eksposur ke lima indeks global, termasuk S&P 500 dan Nasdaq-100, dalam kerangka polis asuransi jiwa seumur hidup non-participating.

Singlife meluncurkan produk indexed universal life baru yang mengaitkan imbal hasil ke S&P 500 dan Nasdaq-100. Bidik lonjakan nasabah tajir Asia, produk ini tawarkan proteksi seumur hidup dan arus kas fleksibel.

Singlife menyebut produk ini “offers growth potential alongside highly customisable income streams”. Artinya, potensi kenaikan nilai mengikuti performa indeks, sementara arus kas dapat diatur sesuai kebutuhan nasabah—kapan mulai menerima, berapa besar, dan berapa lama.

Proteksi Seumur Hidup dengan “Lantai” Imbal Hasil 0%

Salah satu fitur kunci adalah built-in floor rate sebesar 0% per tahun. Dengan kata lain, ketika indeks mencatatkan kinerja negatif, nilai yang dikreditkan tidak akan minus. Skema ini dirancang meredam volatilitas pasar—isu yang makin relevan di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi suku bunga global.

Pada setiap tahun polis selama periode pembayaran, pendapatan dibagikan berdasarkan kinerja indeks hingga batas target tahunan. Jika ada kenaikan tambahan dalam tahun yang sama, selisihnya otomatis diinvestasikan kembali untuk menopang pertumbuhan nilai polis.

Mulai tahun polis ke-11, nasabah memperoleh bonus loyalitas terjamin sebesar 0,7% per tahun pada akun indeks.

Untuk kebutuhan waris, pemegang polis dapat mengganti tertanggung hingga lima kali, memungkinkan transfer lintas generasi. Produk ini juga menawarkan penerimaan terjamin tanpa underwriting medis.

Selain proteksi meninggal dunia dan penyakit terminal, nasabah dapat melakukan penarikan sebagian tanpa penalti pada momen hidup tertentu, serta mencicil premi ke akun indeks selama 12 bulan guna mengurangi dampak volatilitas pasar.

Permintaan IUL Tumbuh Seiring Lonjakan HNW

Peluncuran ini bukan tanpa konteks. Asia-Pasifik kini menjadi mesin pertumbuhan kekayaan global. Laporan Credit Suisse Global Wealth Report menunjukkan kawasan ini menyumbang lebih dari 40% pertumbuhan kekayaan dunia dalam satu dekade terakhir.

Singapura sendiri mencatat peningkatan populasi high-net-worth (HNW) seiring masuknya family office dan arus modal regional. Konsultan Henley & Partners memperkirakan jumlah jutawan dolar di Singapura tumbuh dua digit dalam beberapa tahun terakhir.

Produk universal life—terutama versi indexed—lama menjadi andalan segmen HNW karena memadukan proteksi, akumulasi aset, dan perencanaan waris. Berbeda dengan universal life tradisional yang menawarkan crediting rate tetap (umumnya sekitar 2% per tahun), IUL mengalokasikan premi ke dua akun: akun tetap dan akun indeks, memberi potensi upside pasar dengan perlindungan downside terbatas.

Meski kerap diasosiasikan dengan ultra-kaya, ambang masuk produk IUL semakin terjangkau. Beberapa perusahaan mensyaratkan nilai pertanggungan minimum US$1 juta hingga US$2 juta, namun Singlife dan Great Eastern menetapkan mulai US$250.000.

Wong Lu Ping, Head of Savings and Investments Singlife, menegaskan bahwa produk ini dapat melengkapi sumber pendapatan pensiun terjamin seperti CPF Life dan endowment plan. “Harapan hidup yang terus meningkat, biaya hidup yang melonjak, serta ketidakpastian global membuat semakin penting bagi individu memiliki berbagai sumber pendapatan untuk menopang masa pensiun,” katanya mengutip The Business Times.

Persaingan Memanas

Singlife bukan satu-satunya pemain yang melihat peluang ini. Bulan lalu, HSBC Life Singapore meluncurkan HSBC Life Indexed Flexi Income, yang juga menawarkan pendapatan seumur hidup hingga usia 120 tahun, fleksibilitas jeda distribusi, serta fitur transfer lintas generasi hingga lima generasi.

Persaingan produk menunjukkan bahwa asuransi tidak lagi sekadar proteksi, melainkan instrumen manajemen kekayaan. Di tengah volatilitas pasar global, banyak keluarga kaya memilih struktur yang memberi eksposur pasar namun tetap dalam kerangka hukum asuransi—yang kerap memiliki manfaat pajak dan kemudahan waris.

Namun para analis mengingatkan, produk IUL bukan tanpa risiko. Ekspektasi imbal hasil yang terlalu optimistis dan pembayaran premi yang tidak konsisten bisa menggerus manfaat jangka panjang. Transparansi biaya, proyeksi realistis, dan disiplin pendanaan tetap menjadi kunci.

Di era ketika kekayaan Asia tumbuh pesat dan struktur keluarga makin kompleks, industri asuransi berlomba menyediakan solusi lintas generasi. Singlife jelas ingin berada di garis depan.

Di Indonesia belum ada produk asuransi jiwa yang persis sama dengan indexed universal life (IUL) seperti yang ditawarkan Singlife di Singapura (yang mengaitkan potensi imbal hasil pada indeks saham global seperti S&P 500). Namun ada produk yang mendekati konsep soal asuransi + investasi, yaitu unit linked, yang sudah lama dipasarkan di Tanah Air.

Perbedaan utamanya, Indexed universal life (IUL) mengaitkan pertumbuhan nilai polis ke performa indeks pasar tertentu dengan batas bawah (floor) 0% sehingga nasabah tidak akan mendapatkan imbal hasil negatif ketika indeks turun, dan tetap memberikan proteksi jiwa seumur hidup.

Sememtara produk unit link di Indonesia menggabungkan proteksi jiwa dengan investasi yang nilainya mengikuti kinerja instrumen investasi yang dipilih (misalnya saham, obligasi, dan pasar uang). Namun unit link tidak memiliki mekanisme “floor return” yang secara otomatis menjamin tidak ada kerugian ketika pasar turun, karena nilai investasinya benar-benar mengikuti kinerja dana yang dipilih nasabah.

Banyak perusahaan asuransi jiwa besar sudah menawarkan unit link, termasuk Prudential Indonesia, Manulife Indonesia, AXA Mandiri, Allianz Life Indonesia, Sequis Life, IFG Life, BNI Life, Astra Life dan lainnya. Produk-produk tersebut telah dipasarkan sesuai ketentuan OJK tentang Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI).

Unit link saat ini menjadi produk asuransi dengan unsur investasi paling umum di Indonesia.
Sementara indexed universal life yang mengaitkan imbal hasil ke indeks global dengan fitur pengamanan downside (misalnya floor 0%) seperti di Singlife belum tersedia secara eksplisit di pasar domestik. ■


Digionary:

● Credit Rate: Tingkat imbal hasil yang dikreditkan ke nilai polis.
● High-Net-Worth (HNW): Individu dengan kekayaan bersih tinggi, biasanya di atas US$1 juta.
● Indexed Universal Life (IUL): Polis jiwa yang imbal hasilnya dikaitkan dengan indeks pasar.
● Non-Participating: Polis yang tidak membagikan surplus keuntungan perusahaan kepada pemegang polis.
● Premium: Iuran yang dibayarkan pemegang polis.
● Underwriting: Proses penilaian risiko oleh perusahaan asuransi.
● Universal Life (UL): Produk asuransi jiwa dengan fleksibilitas premi dan manfaat.

#Singlife #Asuransi #UniversalLife #IndexedUniversalLife #IUL #HighNetWorth #HNW #WealthManagement #LegacyPlanning #PerencanaanWaris #SNP500 #Nasdaq100 #InvestasiGlobal #ProteksiJiwa #Pensiun #AsuransiSingapura #KeuanganAsia #ManajemenKekayaan #ProdukAsuransi #IndustriKeuangan

Comments are closed.