ShopeePay dan SeaBank Indonesia menutup program SPARK Student Ambassador 2025 dengan memberikan apresiasi kepada 36 mahasiswa dari berbagai kampus. Program yang berlangsung lima bulan ini bertujuan memperkuat literasi keuangan, pemahaman layanan keuangan digital, serta kesiapan generasi muda menghadapi industri fintech yang semakin teregulasi dan berbasis kepercayaan.
Fokus:
■ SPARK membekali peserta dengan pemahaman pengelolaan keuangan dan penggunaan layanan digital yang bertanggung jawab.
■ Program mencakup pelatihan komunikasi, kepemimpinan, serta wawasan karier di industri keuangan digital.
■ Penghargaan diberikan atas kontribusi aktif dalam menyebarkan literasi keuangan di lingkungan kampus.
ShopeePay dan SeaBank menutup SPARK 2025 dengan mengapresiasi 36 mahasiswa. Program ini fokus memperkuat literasi keuangan kampus dan kesiapan generasi muda menghadapi industri fintech.
Literasi keuangan di kalangan mahasiswa masih menjadi pekerjaan rumah. Di tengah pesatnya adopsi layanan keuangan digital, ShopeePay dan SeaBank menutup program SPARK Student Ambassador 2025 dengan memberi penghargaan kepada 36 mahasiswa yang dinilai aktif mendorong edukasi finansial di lingkungan kampus.
Acara penutupan bertajuk SPARK Class of 2025: Awarding Night digelar di kantor SeaBank Indonesia, menandai berakhirnya program yang berlangsung sejak September 2025 hingga Januari 2026. Selama lima bulan, para peserta mengikuti pembelajaran terstruktur, menjalankan inisiatif berbasis kampus, serta pelatihan pengembangan diri.
Direktur Utama ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari (Lala), mengatakan program ini dirancang untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap layanan keuangan digital.
“Melalui SPARK Student Ambassador Program, kami ingin membangun pemahaman literasi keuangan yang lebih baik di kalangan mahasiswa, agar mereka dapat mengenal, menggunakan, dan memanfaatkan layanan keuangan digital secara lebih bijak, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.”
Wakil Direktur Utama SeaBank Indonesia, Junedy Liu, menambahkan pentingnya membangun kebiasaan finansial sejak dini. “Kami percaya literasi keuangan yang baik perlu dibangun sejak masa mahasiswa untuk membentuk kebiasaan finansial yang sehat sepanjang hidup. Melalui SPARK, kami mendorong mahasiswa untuk memahami dasar pengelolaan keuangan dan menggunakan layanan keuangan digital secara sadar, sehingga dapat menjadi pengguna yang lebih bijak, hati-hati, dan bertanggung jawab,” jelas Junedy.
Konteks Literasi Keuangan
Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terakhir menunjukkan tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia berada di kisaran 49%, sementara inklusi keuangan telah melampaui 85%. Kesenjangan ini menunjukkan akses terhadap produk keuangan tumbuh lebih cepat dibanding pemahaman masyarakat terhadap risikonya.
Di kalangan mahasiswa, kemudahan akses dompet digital, paylater, dan pinjaman online kerap tidak diimbangi perencanaan keuangan yang memadai. Dalam konteks inilah program seperti SPARK diarahkan untuk membangun kebiasaan finansial yang lebih disiplin.
Selain materi teknis, peserta juga mendapatkan pelatihan komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Keterampilan ini dinilai relevan dengan kebutuhan industri fintech yang berkembang pesat dan berada dalam pengawasan regulator.
Diskusi Karier dan Ketahanan Finansial
Dalam rangkaian Awarding Night, peserta mengikuti sesi dialog “Achieving Financial Freedom” bersama perencana keuangan Prita Ghozie, CFP. Diskusi menekankan pentingnya menetapkan tujuan finansial yang realistis dan membangun disiplin pengelolaan keuangan sejak dini.
Peserta juga mengikuti panel diskusi bersama perwakilan ShopeePay dan SeaBank mengenai prospek karier di sektor fintech, kompetensi yang dibutuhkan, serta dinamika industri yang terus berubah.
Penghargaan Peserta
Sebanyak 36 mahasiswa menerima sertifikat apresiasi. Raihan Naufal (Universitas Indonesia), Siti Amalia N. (Universitas Indonesia), dan Yoga Eka P. (Universitas Indonesia) memperoleh pengakuan atas kontribusi mereka, termasuk penghargaan Best Group Performance.
Raihan Naufal, peraih Top 1 Individual Performance SPARK Student Ambassador, mengatakan, “Program ini mengajarkan saya pentingnya mengelola keuangan secara bijak, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri saya dalam berkomunikasi di lingkungan kampus. Melalui berbagai aktivitas dan kolaborasi dengan mahasiswa lain, saya turut berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan di kalangan teman sebaya. Pengalaman ini sangat berharga, tidak hanya untuk perkuliahan saya, tetapi juga dalam mempersiapkan diri memasuki dunia profesional.”
Melalui program ini, ShopeePay dan SeaBank menyatakan komitmen untuk mendorong mahasiswa menjadi agen literasi keuangan di kampus serta memperkuat kesiapan talenta muda dalam ekosistem keuangan digital nasional.
Digionary:
● Fintech: Teknologi finansial yang menggabungkan layanan keuangan dengan inovasi digital.
● Inklusi Keuangan: Akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan formal.
● Literasi Keuangan: Pengetahuan dan kemampuan individu dalam mengelola keuangan secara efektif.
● Soft Skills: Keterampilan non-teknis seperti komunikasi dan kepemimpinan.
● Student Ambassador: Mahasiswa perwakilan yang menjalankan program atau kampanye tertentu di kampus.
#ShopeePay #SeaBank #SPARK2025 #LiterasiKeuangan #MahasiswaIndonesia #FintechIndonesia #EdukasiKeuangan #InklusiKeuangan #DigitalPayment #GenerasiMuda #KeuanganDigital #AwardingNight #StudentAmbassador #EkonomiDigital #OJK #KeuanganPribadi #KarierFintech #KampusIndonesia #EdukasiFinansial #TalentaMuda
ShopeePay SPARK 2025, SeaBank Student Ambassador, literasi keuangan mahasiswa Indonesia, program literasi keuangan kampus, SPARK Awarding Night 2026, edukasi fintech mahasiswa, inklusi keuangan OJK terbaru, mahasiswa dan keuangan digital, karier di industri fintech, penghargaan student ambassador, ShopeePay SeaBank program kampus, data literasi keuangan Indonesia, generasi muda dan fintech, pelatihan keuangan mahasiswa, industri keuangan digital Indonesia, program CSR fintech, edukasi finansial kampus, berita fintech 2026, mahasiswa agen literasi, SPARK Class of 2025,
