BTN Siaga Nataru: Rp19,67 Triliun Disiapkan, Digital Jadi Andalan Transaksi Libur Akhir Tahun

- 22 Desember 2025 - 20:17

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyiapkan uang tunai Rp19,67 triliun untuk memastikan kebutuhan nasabah terpenuhi selama periode Natal dan Tahun Baru 2025–2026. Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, BTN juga mengandalkan layanan digital melalui super app bale by BTN, sejalan dengan tren transaksi non tunai yang terus menguat secara nasional.


Fokus Utama

■ BTN menyiapkan Rp19,67 triliun uang tunai untuk menjamin likuiditas dan kelancaran transaksi nasabah selama periode Natal dan Tahun Baru.
■ Porsi transaksi non tunai kian dominan, mendorong BTN menurunkan alokasi kas fisik dibandingkan 2024 dan menguatkan layanan digital.
■ Super app bale by BTN menjadi tulang punggung layanan 24/7, memastikan akses perbankan tetap optimal di tengah libur panjang.


BTN menyiapkan Rp19,67 triliun uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru 2025–2026, sekaligus mengandalkan bale by BTN untuk transaksi digital selama libur panjang.


Lonjakan mobilitas, belanja, dan transaksi keuangan selalu menjadi pola tahunan menjelang Natal dan Tahun Baru. Tahun ini, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memilih bersiaga lebih awal—menyiapkan likuiditas jumbo, menjaga operasional jaringan, sekaligus mempercepat pergeseran ke transaksi digital.

BTN mengalokasikan uang tunai sebesar Rp19,67 triliun untuk periode 22 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Langkah ini diambil guna menjamin kecukupan dana tunai di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Corporate Secretary BTN Ramon Armando mengatakan, besaran alokasi tersebut disusun berdasarkan proyeksi peningkatan kebutuhan uang tunai di masyarakat. “Kami berupaya untuk memastikan kesiapan uang tunai, jaringan kantor, dan bale by BTN dapat memenuhi kebutuhan nasabah di tengah meningkatnya mobilitas dan aktivitas ekonomi selama libur Natal dan Tahun Baru,” ujar Ramon di Jakarta, Senin (22/12).

BTN mencatat, rata-rata kas selama libur panjang akhir tahun ini mencapai 1,09 kali dari kondisi normal di kantor cabang. Dari total dana tunai tersebut, Rp6,82 triliun atau 35% dialokasikan untuk pengisian ATM BTN di seluruh Indonesia, sementara Rp12,85 triliun atau 65% disiapkan sebagai kas di outlet-outlet BTN.
Menariknya, nilai alokasi dana tunai tahun ini lebih rendah dibandingkan 2024. Head of Central Operation Division BTN Fatoni Hudhori menjelaskan, ada dua faktor utama di balik keputusan tersebut. “BTN ke depannya memang ingin meningkatkan transaksi non tunai karena di era digital ini transaksi non tunai lebih mendominasi,” ujar Fatoni.

Ia menambahkan, proyeksi Bank Indonesia terhadap kebutuhan uang tunai nasional juga lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, kebutuhan kas meningkat signifikan karena faktor Pemilu, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Sejalan dengan itu, BTN memastikan kesiapan jaringan layanan selama libur Nataru. Head of Sales & Distribution Division BTN Wiji Astuti memaparkan, sebanyak 118 kantor cabang, 2 money changer, 8 digital store, 3.600 ATM dan CDM, serta 80.000 EDC tetap beroperasi. Selain itu, 53.000 ATM Link terhubung untuk seluruh bank Himbara tanpa biaya.

BTN juga memastikan operasional cabang yang sebelumnya terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah kembali berjalan. “Saat ini operasional cabang syariah (Bank Syariah Nasional) di Takengon, Aceh masih 80% dari normal karena pasokan listrik belum stabil,” ujar Wiji.

Dari sisi layanan digital, BTN mendorong nasabah memanfaatkan bale by BTN. “BTN berkomitmen semua elemen baik IT dan produk hingga ke level cabang kami pastikan tetap on selama libur panjang,” kata Head of Retail Funding Division BTN Frengky R. Perangin-angin.

Bale by BTN memungkinkan transaksi 24/7, mulai dari transfer, tarik tunai, QRIS, pembayaran utilitas, hingga pembelian tiket transportasi. Pendekatan ini sejalan dengan tren nasional, di mana Bank Indonesia mencatat nilai transaksi digital banking terus tumbuh dua digit dalam beberapa tahun terakhir, mencerminkan perubahan perilaku konsumen ke arah layanan serba digital.


Digionary:

● ATM Link: Jaringan ATM bersama bank Himbara yang memungkinkan transaksi lintas bank tanpa biaya.
● bale by BTN: Super app BTN yang mengintegrasikan berbagai layanan transaksi digital perbankan.
● Dana Pihak Ketiga (DPK): Dana yang dihimpun bank dari masyarakat dalam bentuk tabungan, giro, dan deposito.
● EDC: Electronic Data Capture, mesin pembayaran non tunai di merchant.
● Nataru: Singkatan Natal dan Tahun Baru, periode libur panjang akhir tahun.
Hashtags
#BTN #Nataru2025 #LikuiditasPerbankan #UangTunai #BankHimbara #PerbankanDigital #baleByBTN #ATMLink #TransaksiDigital #LayananPerbankan #NatalDanTahunBaru #DigitalBanking #KeuanganNasional #InklusiKeuangan #SistemPembayaran #QRIS #BankIndonesia #EkonomiDigital #LayananNasabah #BTNUpdate

Comments are closed.