Tabungan emas tetap diminati nasabah

- 23 Agustus 2023 - 19:32
Bank OCBC NISP senantiasa berkomitmen mendukung pelaku usaha melaju jauh untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Hal ini diwujudnyatakan melalui solusi perbankan dan non-perbankan (Beyond Banking Services) dalam kolaborasi dengan Imperial Group dalam pengembangan program berbasis aplikasi.

digitalbank.id – MINAT masyarakat untuk menabung emas relatif tinggi. Apapun produk termasuk produk perbankan yang ada menyangkut emaspasti diserbu nasabah. BANK OCBC NISP melalui Unit Usaha Syariah (UUS) umpamanya, menargetkan transaksi jual beli melalui Tabungan Emas sebanyak 40.000 transaksi untuk tahun pertama setelah peluncurannya.

Kepala Unit Usaha Syariah Bank OCBC NISP Mahendra Koesumawardhana menyampaikan, optimismenya untuk mencapai target tersebut mengingat program harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau.

“Harapan kami di tahun pertama ini karena harganya juga terjangkau mulai dari Rp10.000, jadi harusnya semua orang akan tertarik untuk mencobanya,” kata Mahendra, Rabu (23/8).

Lebih lanjut Mahendra menyampaikan dirinya optimistis target transaksi Tabungan Emas ini juga akan didorong oleh nasabah eksisting OCBC NISP dan potensi yang ada dari nasabah baru.

“Kita punya nasabah eksisting, strateginya kita gunakan melalui pendekatan loyalti, kita akan berikan promo dan cashback. Ini nantinya akan men-trigger mereka agar juga ikut mencoba instrumen investasi baru ini, mengingat ini juga baru yang pertama adanya bank yang memberikan layanan produk tabungan secara digital, ” kata Mahendra.

Di sisi lain Mehandra menyampaikan peluncuran produk Tabungan Emas OCBC NISP yang memberikan layanan berbasis syariah digital pertama di Indonesia ini, menjadi momentum yang tepat, mengingat hal tersebut sudah direncanakan sesuai dengan event Nyala Festival.

“Ini merupakan momentum yang tepat peluncurannya, tabungan emas ini patut dikeluarkan sebagai instrumen baru, target kita nasabah-nasabah eksisting kami dapat men-diversifikasi instrumen investasinya,” kata Mahendra. ■

Comments are closed.