Bank Syariah Indonesia (BSI) mencatatkan lonjakan signifikan dalam layanan investasi emas dengan menembus 1,25 juta rekening, didorong oleh inovasi fitur transfer emas untuk bonus karyawan serta strategi edukasi investasi jangka panjang bagi generasi muda.
DIGI-HIGHLIGTS:
■ BSI mencatatkan 1,25 juta rekening emas, menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap instrumen logam mulia sebagai aset lindung nilai yang aman dan stabil.
■ Strategi inovatif BSI melalui fitur transfer emas untuk bonus karyawan dan THR bertujuan menanamkan budaya investasi sejak dini di kalangan keluarga.
■ Produk cicil emas dengan DP 0% menjadi daya tarik utama, memungkinkan nasabah mengunci harga emas saat ini untuk pelunasan jangka panjang hingga 6 tahun.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama dalam inklusi keuangan berbasis emas. Hingga pertengahan 2026, bank syariah terbesar di Indonesia ini berhasil menghimpun 1,25 juta rekening emas. Angka ini mencerminkan pergeseran perilaku masyarakat yang kini mulai melirik emas bukan sekadar perhiasan, melainkan aset investasi yang tahan banting.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengungkapkan bahwa perseroan terus agresif memperluas ekosistem emas. Salah satu langkah terobosan adalah mengimplementasikan fitur transfer emas, yang kini digunakan bahkan untuk penyaluran bonus karyawan internal perseroan.

”Jadi dia merasa bahwa di tabungan ini, bonusnya nggak langsung dipakai. Karena kalau dijual, sayang,” ujar Anggoro di sela-sela penandatanganan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta, Jumat (10/7).
Strategi BSI tidak berhenti pada karyawan. Sejak Lebaran tahun ini, mereka mendorong nasabah untuk mengubah kebiasaan memberikan THR dalam bentuk tunai menjadi angpau emas.
Menurut Anggoro, emas cenderung lebih tahan lama dibandingkan uang tunai yang sering kali cepat habis dikonsumsi. “Kalau ngasih angpau berupa uang, anak-anak uangnya pindah ke ibunya. Jadi kalau emas, langsung rekening anaknya,” tambahnya.
Cicil Emas: Mengunci Harga Hari Ini
Di samping tabungan, BSI gencar memasarkan produk cicil emas dengan keunggulan DP 0%. Skema ini dirancang agar masyarakat bisa mendapatkan emas dengan tenor hingga enam tahun. Keunggulan utamanya adalah kepastian harga saat akad (pembelian awal) meski pembayaran dilakukan secara bertahap.
”Jadi, nanti cicil selama 5 tahun, nanti kalau tahun terima harganya udah berubah, ya harganya itu yang dapet. Tapi cicilannya adalah cicilannya sama dengan waktu beli awal,” jelas Anggoro mengenai mekanisme cicilan tersebut.
Secara pasar, emas memang sempat mengalami fluktuasi dalam tiga bulan terakhir. Namun, para analis pasar global sering menyoroti bahwa emas tetap menjadi aset safe haven yang dicari saat ketidakpastian geopolitik—seperti ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat—memanas. Meski harga sempat mendatar, optimisme kenaikan harga di akhir tahun tetap terjaga seiring dengan dinamika makroekonomi global. ●
DIGI-INSIGHTS:
Pertumbuhan 1,25 juta rekening emas di BSI menunjukkan bahwa literasi keuangan masyarakat Indonesia telah berkembang ke arah investasi aset riil. Kepercayaan publik terhadap emas syariah ini didukung oleh kemudahan digitalisasi perbankan yang menghilangkan batasan akses fisik terhadap logam mulia.
Strategi BSI dalam melakukan penetrasi melalui bonus karyawan dan THR adalah pendekatan psikologis yang cerdas. Ini mengubah persepsi “konsumsi” menjadi “akumulasi kekayaan” bagi segmen rumah tangga, yang secara jangka panjang akan meningkatkan daya tahan finansial nasabah.
Dengan menawarkan DP 0% untuk cicil emas, BSI berhasil mendemokratisasi akses investasi emas. Masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah kini memiliki instrumen untuk melindungi nilai kekayaan mereka dari inflasi, sekaligus mengamankan masa depan melalui metode cicilan yang terukur. ●
DIGIONARY:
● Cicil Emas: Layanan perbankan yang memungkinkan nasabah untuk membeli emas dengan cara mencicil pembayaran dalam jangka waktu tertentu.
● DP (Down Payment): Uang muka yang dibayarkan di awal saat melakukan transaksi pembelian secara kredit.
● Emas: Logam mulia yang secara historis digunakan sebagai aset lindung nilai atau investasi karena nilainya yang cenderung stabil terhadap inflasi.
● Rekening Emas: Fasilitas perbankan yang memungkinkan nasabah untuk menabung atau memiliki saldo emas dalam bentuk digital yang dapat dikonversi ke fisik.
● THR (Tunjangan Hari Raya): Pendapatan non-upah yang wajib dibayarkan oleh pemberi kerja kepada pekerja menjelang hari raya keagamaan.
#BSI #BankSyariahIndonesia #InvestasiEmas #TabunganEmas #CicilEmas #EkonomiSyariah #InklusiKeuangan #LogamMulia #EmasDigital #KeuanganKeluarga #THR #BonusKaryawan #InvestasiAman #BeritaEkonomi #PasarModal #Investasi #GoldInvestment #SyariahBanking #PerbankanIndonesia #LiterasiKeuangan
