PT Bank Syariah Nasional (BSN) resmi memacu transformasi digital melalui peluncuran super app Bale Syariah di Menara BTN, Jakarta, Kamis (5/2). Langkah strategis pasca-spin off ini bertujuan mengonversi basis nasabah lama dari Unit Usaha Syariah (UUS) BTN ke ekosistem digital yang lebih modern, adaptif, dan aman dengan dukungan teknologi face recognition. Dengan total transaksi digital yang sudah menembus angka Rp1,26 triliun dari 111.864 pengguna aktif platform baru, BSN optimistis mampu merebut segmen pasar rasionalis maupun fanatik melalui fitur-fitur unik yang mengintegrasikan layanan perbankan dengan kebutuhan ibadah harian secara end-to-end.
Fokus:
■ Migrasi dan Aktivasi Basis Nasabah: BSN melakukan konversi masif dari layanan mobile banking lama ke platform Bale Syariah, di mana setiap pembukaan rekening baru kini diwajibkan menggunakan aplikasi teranyar ini untuk mendongkrak utilisasi transaksi digital.
■ Diferensiasi Fitur Religius-Modern: Bale Syariah menonjolkan keunikan melalui fitur pendukung ibadah, seperti pelacak lokasi masjid, pembayaran zakat dan sedekah otomatis, hingga antarmuka visual yang kental dengan nuansa syariah namun tetap fungsional bagi segmen nasabah rasionalis.
■ Keamanan Data dan Komitmen Budaya: Transformasi digital BSN tidak hanya mengandalkan kecanggihan teknologi seperti biometrik, tetapi juga menekankan perlindungan data nasabah dan komitmen seluruh insan perusahaan sebagai fondasi kepercayaan publik.
Ambisi PT Bank Syariah Nasional (BSN) untuk naik kelas menjadi pemain digital syariah terdepan kini mulai menampakkan taringnya. Di jantung ibu kota, Menara BTN, BSN resmi merilis mobile banking teranyar mereka, Bale Syariah. Peluncuran ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan upaya radikal mengonversi transaksi ratusan ribu nasabah ke dalam ekosistem yang lebih modern dan aman.
Prosesi simbolis peluncuran yang menggunakan teknologi face recognition oleh Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor, SEVP BTN Thomas Wahyudi, dan Komisaris Utama BSN Bahrullah Akbar, menjadi pernyataan sikap bahwa bank syariah kini telah sejajar dengan perbankan konvensional dalam hal adopsi teknologi biometrik.
Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor, menegaskan bahwa transformasi ini dimulai dengan memindahkan “gerbong” nasabah lama ke platform baru. “Ya pertama kita melakukan, kita dulu kan memiliki mobile banking lama ya, kita lakukan konversi ke mobile banking yang Bale hari ini. Yang kedua tentunya aktivasi, setiap rekening dibuka pasti akan dilakukan transaksi sehingga nanti kita akan mendorong lah supaya nasabah-nasabah kami bertransaksi menggunakan Bale hari ini,” ujar Alex dalam peluncuran tersebut, Kamis (5/2).
Mengejar Rekor Transaksi
Catatan BSN menunjukkan potensi besar di balik migrasi ini. Hingga kini, BSN memiliki hampir 348.293 pengguna aktif dengan total transaksi fantastis mencapai Rp6,5 triliun. Menariknya, Bale Syariah yang baru saja seumur jagung sudah berhasil mengantongi 111.864 pengguna aktif dengan volume transaksi menyentuh Rp1,26 triliun.
Alex meyakini, tantangan teknis dalam pengembangan ekosistem digital bukanlah hambatan utama. Baginya, Bale Syariah adalah sebuah organisme yang akan terus berevolusi. “Saya kira nggak ada kendala sama sekali sih ya, arahnya kita itu adalah bagaimana kita selalu melakukan improvement terhadap Bale Syariah nanti. Ini baru permulaan kan, tentunya ini nanti akan kita kembangkan, kita improvement, kita enhanced, supaya kebutuhan daripada masyarakat ini akan kita penuhi,” jelasnya secara lugas.
Target Segmen: Rasionalis vs Fanatik
Salah satu poin paling tajam dalam strategi BSN adalah cara mereka memetakan pasar. Alex menyebut adanya diferensiasi segmen antara mereka yang melihat perbankan secara fungsional (rasionalis) dan mereka yang mengutamakan nilai-nilai keagamaan (fanatik). Bale Syariah didesain untuk menjembatani keduanya.
”Ya memang di sini kan segmennya aja sudah berbeda, kita ada segmen rasionalis, ada segmen fanatik, tentunya kita akan keunikan ya, keunikan daripada ada differential daripada Bale hari yang kita tonjolkan,” tuturnya. Keunikan itu tampak nyata pada fitur-fitur pendukung gaya hidup muslim, mulai dari informasi lokasi ibadah hingga sistem pemotongan zakat dan sedekah otomatis yang terintegrasi langsung dalam aplikasi.
Komitmen di Atas Teknologi
Meskipun membanggakan teknologi, Alex mengingatkan bahwa jantung dari perbankan adalah kepercayaan (trust). Ia menekankan bahwa perlindungan data nasabah adalah harga mati dalam transformasi digital ini. “Bagi kami, menjaga keamanan, rasa keamanan, dan data nasabah ada sebagian hal-hal yang harus dijaga secara berhubungan,” tegas Alex.
Menutup keterangannya, pria nomor satu di BSN ini memberikan catatan penting bagi industri: teknologi sehebat apa pun akan lumpuh tanpa dukungan integritas manusia di belakangnya. “Keberhasilan Bale Syariah ini tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan digital saja, tapi lebih utama adalah komitmen dan peran kita semuanya. Percuma kalau kita teknologi bagus, sistem bagus, apapun yang bagus tanpa diperkuat komitmen dari kita semua,” pungkasnya.
Digionary:
● Aktivasi: Proses mengaktifkan akun atau layanan perbankan agar dapat digunakan secara fungsional oleh nasabah.
● Differential (Diferensiasi): Unsur pembeda yang membuat suatu produk atau layanan menonjol dibandingkan kompetitor di pasar.
● Ekosistem Digital: Jaringan layanan digital yang saling terintegrasi (seperti pembayaran, investasi, dan gaya hidup) dalam satu platform.
● Face Recognition: Teknologi pengenalan wajah yang digunakan sebagai metode verifikasi keamanan biometrik.
● Improvement/Enhanced: Upaya berkelanjutan untuk memperbaiki dan meningkatkan fitur serta performa sistem agar lebih optimal.
● Spin Off: Pemisahan unit bisnis (dalam hal ini Unit Syariah BTN) menjadi entitas perusahaan mandiri (BSN).
● Ziswaf (Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf): Instrumen filantropi Islam yang kini diintegrasikan sebagai fitur transaksi sosial dalam perbankan syariah.
#BaleSyariah #BankSyariahNasional #BSN #DigitalBankingSyariah #EkosistemDigital #PerbankanModern #KeuanganSyariah #AplikasiPerbankan #FaceRecognitionBanking #TransaksiSyariah #InfoMoneter #BTNSyariah #TransformasiDigital #LayananPerbankan #NasabahSyariah #EkonomiSyariah #ZakatDigital #SedekahOnline #InovasiPerbankan #JakartaHariIni
