Kredivo ekspansi bisnis ke Filipina dan Thailand

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 17:45 WIB
SETELAH ekspansi ke Vietnam, PT FinAccel Indonesia (Kredivo) akan kembali melakukan ekspansi ke Asia Tenggara. Tujuan ekspansi perusahaan multifinance kali ini adalah ke pasar Filipina dan Thailand. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)
SETELAH ekspansi ke Vietnam, PT FinAccel Indonesia (Kredivo) akan kembali melakukan ekspansi ke Asia Tenggara. Tujuan ekspansi perusahaan multifinance kali ini adalah ke pasar Filipina dan Thailand. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

digitalbank.id - SETELAH ekspansi ke Vietnam, PT FinAccel Indonesia (Kredivo) akan kembali melakukan ekspansi ke Asia Tenggara. Tujuan ekspansi perusahaan multifinance kali ini adalah ke pasar Filipina dan Thailand.

VP Head Marketing and Communications Kredivo Indina Andamari berharap, ekspansi di dua negara tersebut bisa terealisasi pada tahun depan. Namun awal semester 2023 perusahaan lebih dulu fokus pada bisnis PT Krom Bank Indonesia Tbk.

"Kalau untuk (rilis di Filipina dan Thailand), kami belum bisa pastikan. Kemungkinan mundur di semester II karena semester I 2023 fokus ke digital banking Krom," kata Indiana di Jakarta, baru-baru ini.

Indiana mengaku, kredivo banyak belajar setelah merilis produk paylater di Vietnam. Dengan pengalaman tersebut, kini perusahaan sudah berhasil mengantongi izin usaha dari regulator di kedua negara itu.

Baca Juga: Telkomsel kolaborasi dengan Kredivo hadirkan Telkomsel PayLater, apa saja keunggulannya?

Selain izin, perusahaan juga memikirkan siapa saja mitra yang bisa diajak kerja sama di sana. Sebab, kredivo butuh modal seperti ekuitas untuk disbursement kredit atau pencairan kredit.

Indiana juga bercerita, bahwa masalah regulasi di tiap negara berbeda. Misalnya, pangaturan di Indonesia ada pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sementara di Vietnam ada pada entitas pemberi pinjaman (lending entity).

"Di Thailand dan Filipina beda lagi. Misalnya, ada penentuan maksimal bunga berapa. Saat mengeluarkan produk, kita mau kasih bunga berapa besar," terangnya.

Melalui ekspansi tersebut, perusahaan akan fokus dalam mengembangkan pasar paylater di kawasan Asia Tenggara yang dimulai dengan pasar Vietnam. Bisnis serupa akan dijalan di Filipina dan Thailand yang memiliki tantangan infrastruktur dan profil demografi yang mirip dengan Indonesia.

Halaman:

Editor: Safaruddin Husada

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X