CrediBook beri solusi pembukuan dan pencatatan keuangan digital UMKM

- Senin, 20 Juni 2022 | 19:39 WIB
CrediBook sejak awal punya misi membantu mengatasi hambatan-hambatan pelaku UMKM dalam menjalankan bisnis seningga menjadi lebih sehat.  (Foto: Credibook.com)
CrediBook sejak awal punya misi membantu mengatasi hambatan-hambatan pelaku UMKM dalam menjalankan bisnis seningga menjadi lebih sehat. (Foto: Credibook.com)

digitalbank.id - PEMBUKUAN dan pencatatan keuangan secara digital adalah yang sangat penting dilakukan sebuah usaha tak terkecuali UMKM. Kabar buruknya, soal pencatatan keuangan ini seringkali masih menjadi kendala di kalangan UMKM.

Adalah Credibook, sebuah platform pembukuan usaha dan pencatatan keuangan digital bisa hadir memberikan solusi. CrediBook (PT Ruang Dagang Internasional) punya cara untuk bertahan sebagai perusahaan rintisan (startup), sembari berupaya mendulang laba.

CEO & Co-Founder CrediBook Gabriel Frans mengungkap bahwa sejak awal pihaknya punya misi membantu mengatasi hambatan-hambatan pelaku UMKM dalam menjalankan bisnis, sekaligus ikut mendorong mereka mengembangkan usahanya mereka menjadi lebih sehat. Oleh sebab itu, kejelian dalam memisahkan antara layanan apa saja yang bisa memainkan peran sebagai ajang edukasi, dengan layanan yang memang fokus menjadi alat 'jualan', merupakan kunci pihaknya dalam mengejar pertumbuhan.

Baca Juga: Raih pre-seed funding Rp15 miliar, tahun ini LinkQu targetkan 1 juta downloader

"CrediBook sebagai platform pencatatan keuangan memang untuk diunduh secara gratis, dan kami masih akan terus berekspansi. Sementara itu, cara kami memonetisasi layanan itu lewat CrediMart, layanan grosir digital kami," ujarnya.

Alhasil, layanan pencatatan keuangan CrediBook pun bisa terus berjalan sebagai ajang edukasi UMKM agar memiliki pencatatan arus kas yang rapi. Harapannya, pembukuan usaha yang terpercaya akan mempermudah UMKM dalam mengajukan pinjaman modal kerja dari lembaga keuangan suatu saat nanti, ketika mereka sudah butuh berekspansi.

Sementara itu, CrediBook bisa tetap mendulang cuan lewat CrediMart selaku marketplace yang mempertemukan pelaku grosir dan pelaku UMKM, dengan harapan memperlancar proses rantai pasok tradisional lewat digitalisasi.

Baca Juga: Modalku gandeng Linkz Asia buka peluang pinjaman bagi lebih dari 2000 pengguna

Gabriel menjelaskan bahwa layanan ini berawal dari temuannya atas permasalahan operasional yang dialami toko grosir konvensional, di mana sebagian besar mengalami penurunan volume penjualan ketika pandemi Covid-19, karena adanya ketergantungan pada penjualan offline.

Halaman:

Editor: Safaruddin Husada

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X