• Senin, 26 September 2022

Layani 21.000 transaksi per detik via Livin, Bank Mandiri terus geber transformasi digital

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 09:50 WIB
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk semakin aktif dalam menggeber transformasi digital. Hal itu perlu dilakukan mengingat beragam fitur dan layanan digital untuk memanjakan nasabah dalam aplikasi Livin', saat ini setiap detiknya melayani 21.000 transaksi. (Foto: Ilustrasi)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk semakin aktif dalam menggeber transformasi digital. Hal itu perlu dilakukan mengingat beragam fitur dan layanan digital untuk memanjakan nasabah dalam aplikasi Livin', saat ini setiap detiknya melayani 21.000 transaksi. (Foto: Ilustrasi)

digitalbank.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk semakin aktif dalam menggeber transformasi digital. Hal itu perlu dilakukan mengingat beragam fitur dan layanan digital untuk memanjakan nasabah dalam aplikasi Livin', saat ini setiap detiknya melayani 21.000 transaksi.

Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha, lewat beragam kemudahan transaksi yang ditawarkan, Livin’ by Mandiri juga telah diunduh lebih dari 15 juta kali sejak diluncurkan pada Oktober 2021. Jumlah transaksi Livin' by Mandiri hingga juni 2022 (secara year to date/ytd) juga telah mencapai 881 juta transaksi dengan nilai lebih dari Rp 1.080 triliun atau tumbuh hampir dua kali lipat dibandingkan periode Juni 2021.

“Tak hanya itu, kinerja perseroan juga ditopang oleh kekuatan super app Livin' by Mandiri yang handal, hanya dalam 8 bulan sudah diunduh oleh 15 juta downloader dan mampu mengeksekusi hingga 21.000 transaksi per detik,” katanya akhir pekan ini.

Livin’ by Mandiri tentunya masih menjadi aplikasi andalan perseroan, yang telah dilengkapi dengan dua fitur unggulan teranyar perseroan. Akhir Mei 2022, Bank Mandiri telah merilis fitur investasi bertajuk Livin’ Investasi. Fitur ini menawarkan kemudahan investasi bagi pengguna dengan lebih cepat dan aman. Bagaimana tidak, pengguna Livin’ by Mandiri dapat langsung membeli reksa dana secara praktis mulai dari Rp 100.000.

Tidak hanya itu, nasabah juga dapat memantau portofolio yang dimiliki kapan saja dan di mana saja secara praktis di dalam satu aplikasi. Apalagi, instrumen investasi reka dana juga memiliki perlindungan khusus karena telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Dalam perjalanan transformasi digital, Bank Mandiri terus mengedepankan kenyamanan dan kebutuhan nasabah. Sehingga fitur-fitur dan layanan yang dihadirkan dapat menjadi solusi transaksi nasabah,” ujar Rudi.

Tak berhenti di Livin’ Investasi, Bank Mandiri pada 22 Juli lalu juga meluncurkan fitur Livin’ Sukha. Hadirnya fitur ini lanjut Rudi, memungkinkan nasabah untuk memenuhi kebutuhtan transaksi dalam satu aplikasi, seperti transaksi pembelian tiket pesawat, tiket kereta api, entertainment, pembelian voucher game, pengajuan kredit, dan lain lain.

"Sejak awal, kenyamanan nasabah dalam bertransaksi telah menjadi prioritas utama Bank Mandiri. Kini, akselerasi digital Livin' by Mandiri telah berhasil menghimpun seluruh solusi transaksi finansial hingga gaya hidup (lifestyle) dalam satu aplikasi secara mudah, nyaman, dan aman," imbuh dia.

Selain memperkaya fitur dan layanan di Livin' by Mandiri, perseroan juga melanjutkan transformasi digital dengan menghadirkan 241 Smart Branch by Mandiri secara serentak di 89 kabupaten/kota dan 29 provinsi di Indonesia pada 29 Juli lalu. Melalui fitur-fitur yang terintegrasi dengan kanal digital Livin’ dan Kopra, nasabah kini dapat merasakan pengalaman perbankan yang lengkap dan digital secara langsung.

Untuk mengakomodir kebutuhan nasabah, Smart Branch by Mandiri juga dilengkapi dengan self-service machine dan layanan bantuan dari General Banker (GB) yang siaga melayani. Kehadiran Smart Branch by Mandiri ini juga merupakan wujud komitmen perseroan dalam mendorong literasi keuangan digital di Tanah Air.

“Smart Branch by Mandiri hadi dalam tiga tipe cabang yaitu Digital Box, Hybrid Branch, dan Upgrade Branch. Ketiga tipe ini diharapkan dapat mengakomodir seluruh karakter nasabah maupun masyarakat yang masih membutuhkan layanan perbankan di cabang maupun edukasi finansial dengan lebih nyaman dan interaktif,” katanya. (HAN)

Halaman:

Editor: Deddy H. Pakpahan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Metaverse adalah evolusi bukan revolusi

Sabtu, 18 Juni 2022 | 18:53 WIB

3 tahap Metaverse yang wajib kita pahami

Kamis, 16 Juni 2022 | 22:43 WIB
X