• Kamis, 8 Desember 2022

Tetap jaga momentumnya, Bank Jago huni posisi kelima emiten berkapitalisasi pasar terbesar di BEI

- Selasa, 18 Januari 2022 | 17:07 WIB
Bank Jago konsisten jaga momentum bisnisnya. Kini huni posisi 5 besar emiten berkapitalisasi terbesar di Bursa Efek Indonesia.  (Foto:Ilustrasi/Safaruddin Husada )
Bank Jago konsisten jaga momentum bisnisnya. Kini huni posisi 5 besar emiten berkapitalisasi terbesar di Bursa Efek Indonesia. (Foto:Ilustrasi/Safaruddin Husada )

digitalbank.id - MANAJEMEN Bank Jago melihat kemajuan bisnis yang konsisten dari waktu ke waktu. "Untuk itu kami akan menjaga momentum ini dengan terus memperluas kolaborasi dan integrasi dengan ekosistem digital,” ujar Direktur Utama Bank Jago, Kharim Siregar melalui keterangan resmi, baru-baru ini.

Momentum tersebut mengantarkan PT Bank Jago Tbk. (ARTO) kini menghuni posisi kelima sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar atau market cap terbesar di Bursa Efek Indonesia. Capaian tersebut membuat bank digital, yang 21,40 persen sahamnya digenggam oleh Gojek ini, bersanding dengan emiten bank besar lainnya, seperti PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, Senin (17/1/2022), kapitalisasi pasar ARTO tercatat mencapai Rp256 triliun dengan pangsa pasar sebesar 3,1 persen. Raihan ini membuat Bank Jago bertengger di peringkat kelima top market cap.

Baca Juga: Resmi masuk KUB Mega Corpora, Allo Bank akan disinergikan dengan bank milik Chairul Tanjung

Capaian itu juga membuat ARTO sedikit lagi menyalip nilai kapitalisasi pasar dari BMRI, yang berada di peringkat keempat dengan perolehan Rp333 triliun. Sementara itu, BBCA kokoh di peringkat pertama top market cap dengan raihan Rp946 triliun, disusul BBRI yang berada di posisi kedua lewat raihan kapitalisasi pasar Rp632 triliun.

Adapun peringkat ketiga dihuni PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) dengan market cap Rp414 triliun. Rapor saham ARTO juga moncer sepanjang 2021. BEI melaporkan harga saham naik 348,7 persen tahun lalu dan menempati posisi teratas sebagai leader penggerak IHSG.

Pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (18/1/2022), kapitalisasi pasar Bank Jago mencapai Rp261,54 triliun. Pergerakan saham Bank Jago sejalan dengan kinerja keuangan perseroan yang menunjukkan perbaikan setidaknya hingga kuartal III/2021. Perseroan akhirnya mampu mencetak laba bersih per akhir September 2021 setelah tercatat membukukan rugi bersih dalam 6 tahun terakhir.

Baca Juga: Kembangkan internet banking dan mobile banking, Bank Oke rights issue di kuartal IV-2022

Penyaluran kredit yang tumbuh signifikan menjadi kunci kisah turn around keuangan Bank Jago pada kuartal III/2021. Kharim Siregar sebelumnya mengungkapkan penyaluran kredit mencapai Rp3,73 triliun hingga akhir September 2021. Pencapaian itu tumbuh 502 persen dibandingkan dengan periode kuartal III/2020.

Halaman:

Editor: Safaruddin Husada

Tags

Artikel Terkait

Terkini

VICO jadi pembeli siaga Bank Victoria

Minggu, 12 Juni 2022 | 20:17 WIB

Keren, Bank Jago mulai cuan di 2021!

Jumat, 11 Maret 2022 | 17:53 WIB

Langkah BSI menjadi bank BUMN

Sabtu, 26 Februari 2022 | 21:56 WIB

Koreksi beruntun saham Bank Jago sampai kapan?

Minggu, 13 Februari 2022 | 08:10 WIB

Jenius makin serius garap reksa dana

Senin, 7 Februari 2022 | 08:00 WIB

Allo Bank kantongi Rp 4,8 triliun dari rights issue

Jumat, 4 Februari 2022 | 07:00 WIB
X