Survei OJK ungkap literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia terus membaik

- Senin, 28 November 2022 | 13:44 WIB
Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Friderica Widyasari Dewi (Foto: Dok. OJK)
Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Friderica Widyasari Dewi (Foto: Dok. OJK)

 

digitalbank.id - Literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia diketahui terus naik dan membaik dari tahun ke tahun, demikian hasil survei nasional literasi dan inklusi keuangan tahun 2022 yang dipublikasikan OJK belum lama ini.

Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Friderica Widyasari Dewi mengatakan, hasil survei menemukan literasi keuangan atau masyarakat yang melek keuangan sebanyak 49,68% atau naik dari tahun 2019 sebesar 38,03%.

Sedangkan inklusi keuangan masyarakat juga naik menjadi 85,10% dari sebelumnya yaitu sebesar 76,19%. Adapun gap atau selisih antara indeks inklusi keuangan dengan literasi keuangan di tahun 2022 juga mengecil menjadi 35,42%.

"Sebenarnya yang selalu kita utamakan atau pentingkan adalah supaya gap ini semakin kecil. Karena kalau kita lihat, indeks inklusinya tinggi bagus, tetapi kalau gapnya itu jauh dari indeks literasinya ini juga potensi menimbulkan masalah," ujarnya.

Menurut dia, gap yang jauh juga mencerminkan banyak masyarakat yang menggunakan produk dan jasa keuangan, tanpa memahami apa itu produk maupun jasa keuangan yang digunakan.

Adapun survei kali ini dilakukan sejak bulan Juli hingga September 2022 di 34 provinsi yang mencakup 76 kota/kabupaten. Adapun metode sampling dalam survei kali ini menggunakan multistage random sampling dengan jumlah responden sebanyak 14.634 orang.

Lebih lanjut Frederica menyampaikan dari sisi gender peningkatan literasi dan inklusi keuangan juga cukup menggembirakan. Dari sisi literasi keuangan, perempuan yang melek keuangan di Indonesia naik cukup signifikan, bahkan lebih tinggi dari laki-laki.

Adapun indeks literasi keuangan bagi perempuan di Indonesia mencapai 50,33% atau naik dari tahun 2019 di angka 36,13%. Sedangkan indeks literasi keuangan laki-laki berada di angka 49,05%, naik dari angka sebelumnya yaitu 39,94%.

Sejak 2020 OJK menempatkan perempuan sebagai kelompok prioritas untuk dilakukan edukasi dan literasi keuangan."Karena kita melihat pentingnya peranan perempuan dalam hal mengelola keuangan keluarga dan juga peran perempuan yang sangat penting dalam memberikan pendidikan atau edukasi keuangan terhadap anak-anaknya," katanya.

Halaman:

Editor: Deddy H. Pakpahan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini dia tiga provinsi dengan risiko kredit tinggi!

Jumat, 13 Januari 2023 | 18:54 WIB
X