• Kamis, 8 Desember 2022

OJK tegaskan di Indonesia hingga kini belum ada bank digital, regulasinya pun belum disiapkan

- Senin, 17 Oktober 2022 | 21:17 WIB
Satu pejabat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa saat ini di Indonesia belum ada satu pun bank yang bisa disebut bank digital. OJK pun belum menyiapkan regulasi khusus untuk bank digital tersebut. (Foto: Ilustrasi)
Satu pejabat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa saat ini di Indonesia belum ada satu pun bank yang bisa disebut bank digital. OJK pun belum menyiapkan regulasi khusus untuk bank digital tersebut. (Foto: Ilustrasi)

digitalbank.id - Satu pejabat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa saat ini di Indonesia belum ada satu pun bank yang bisa disebut bank digitalOJK pun belum menyiapkan regulasi khusus untuk bank digital tersebut.

Kepala Departemen Pengawasan Bank 2 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Defri Andri mengatakan bank-bank yang disebut bank digital di Indonesia ini tidak bisa dikategorikan sebagai bank digital.

"Bank tersebut sebatas perbankan yang memiliki layanan digital, seperti melalui aplikasi khusus. Jadi istilahnya bukan bank digital, tapi produknya yang produk digital. Layanan perbankan digital," katanya di Jakarta, Senin (17/10).

menurut dia, berbeda dengan di luar negeri, di sana bank-bank digital memang betul-betul ada dan muncul dari awal dengan izin yang diberikan otoritasnya langsung, seperti yang ada di Singapura dan Hong Kong.

Di kedua negara tersebut, demikian Defri, telah membuat aturan khusus untuk memberikan izin operasi bank digital. Salah satunya dengan penetuan modal inti dalam ukuran tertentu. Sedangkan di Indonesia, tidak ada regulasi khusus seperti itu.

"Di Bank Singapura dan Hong Kong itu ada aturannya. Kalau kita enggak ada perbedaan. Kalau tidak salah, mereka mengatur modalnya minimal harus berapa," katanya.

Meski bank-bank di Indonesia sudah mulai marak menyediakan layanan digital, Defri menekankan, OJK belum menyusun secara khusus regulasi tentang bank digital. Aturan ihwal Inovasi Keuangan Digital (IKD) pun bukan bagian dari bank.

Aturan IKD ditetapkan tersendiri dari POJK Nomor 13 Tahun 2018, sedangkan aturan perihal layanan digital perbankan telah tertuang dalam aturan baru di POJK Nomor 13 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Produk Bank Umum.

"Indonesia tidak mengarah ke pembuatan regulasi bank digital. Kan sudah keluar tahun kemarin [POJK 13 Tahun 2021]. Masa tahun kemarin baru keluar sudah berubah lagi," ujarnya.

Kabar terbaru, Grab akan meluncurkan bank digital di Indonesia tahun depan. Hal tersebut diketahui dari laporan Grab Investor Day 2022 yang dirilis September 2022 di mana dalam laporannya Grab menyebut bank digital yang akan hadir di Indonesia dan Malaysia itu rencananya meluncur pada tahun 2023.

Halaman:

Editor: Deddy H. Pakpahan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

OJK terbitkan aturan bagi penyertaan modal bank umum

Rabu, 16 November 2022 | 21:39 WIB
X