BI ungkap simpanan nasabah yang parkir di bank selama 2022 capai Rp7.929 triliun

- Rabu, 25 Januari 2023 | 05:49 WIB
Bank Indonesia (BI) mengungkapkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) industri perbankan selama 2022 mencapai Rp 7.929,5 triliun atau tumbuh 9,4% secara tahunan (yoy). (Foto: Ilustrasi)
Bank Indonesia (BI) mengungkapkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) industri perbankan selama 2022 mencapai Rp 7.929,5 triliun atau tumbuh 9,4% secara tahunan (yoy). (Foto: Ilustrasi)

digitalbank.id - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) industri perbankan selama 2022 mencapai Rp 7.929,5 triliun atau tumbuh 9,4% secara tahunan (yoy).

Menurut Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, walau DPK mengalami pertumbuhan simpanan giro korporasi dan tabungan perorangan mengalami perlambatan.

"Pada Desember 2022, giro tercatat tumbuh sebesar 21,1% yoy, setelah sebelumnya tumbuh 21,4% yoy. Sementara itu, tabungan tumbuh sebesar 7,4% yoy, setelah tumbuh sebesar 8,0% yoy pada November 2022," ujarnya dalam keterangan resmi Bank Indonesia, Selasa (24/1).

Baca Juga: Bank Indonesia ungkap tiga alasan mengeluarkan rupiah digital

Menurut dia, giro korporasi mengalami perlambatan pertumbuhan sebesar 28,2% yoy menjadi Rp1.974,7 triliun pada Desember 2022. Padahal bulan sebelumnya pertumbuhan bisa mencapai 30% yoy menjadi Rp1.823,7 triliun,

Sedangkan giro perorangan mengalami pertumbuhan 8,4% yoy menjadi Rp255 triliun. Pada bulan November 2022 tercatat sebesar Rp232,2 triliun atau sempat terkoreksi menjadi 3,2%.

Baca Juga: Bank Indonesia prediksi transaksi perbankan digital tembus Rp67 ribu triliun di tahun 2023

Simpanan berjangka juga mengalami pertumbuhan sebesar 2,6% yoy pada bulan Desember 2022 setelah sebelumnya tumbuh 2,4% yoy pada November 2022. Untuk simpanan berjangka sektor korporasi tercatat tumbuh sebesar 6,9% yoy menjadi Rp1.382,2 triliun pada Desember 2022.

Sementara simpanan berjangka perorangan tercatat sebesar Rp1.402,2 triliun atau tumbuh 1,9% yoy pada Desember 2022, setelah sebelumnya pada November 2022 tercatat sebesar Rp1.370,4 triliun atau tumbuh 0,5% yoy.

Baca Juga: Bank Indonesia catat transaksi digital banking tembus Rp5.184,1 triliun

Halaman:

Editor: Deddy H. Pakpahan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X