BNI raup laba Rp18,3 triliun, rekor tertinggi sepanjang sejarah

- Selasa, 24 Januari 2023 | 21:23 WIB
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) membukukan laba bersih sebesar Rp18,3 triliun sepanjang 2022 alias naik 68% dibandingkan laba bersih tahun 2021. Ini adalah rekor laba sepanjang sejarah. (Foto: Ist.)
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) membukukan laba bersih sebesar Rp18,3 triliun sepanjang 2022 alias naik 68% dibandingkan laba bersih tahun 2021. Ini adalah rekor laba sepanjang sejarah. (Foto: Ist.)

digitalbank.id - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) membukukan laba bersih sebesar Rp18,3 triliun sepanjang 2022 alias naik 68% dibandingkan laba bersih tahun 2021. Ini adalah rekor laba sepanjang sejarah.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan realisasi laba bersih tersebut lebih tinggi dari estimasi.

"Bahkan, realisasi ini jauh di atas pencapaian sebelum pandemi dan menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah BNI," ujarnya dalam acara BBNI Earnings Call FY2022, Selasa (24/1).

Menurut dia, pencapaian itu merupakan hasil kombinasi antara strategi pertumbuhan bisnis yang prudent, selektif.

Baca Juga: BNI Emerald Gelar Next Gen Community 2023, kiat BNI sasar kaum muda

"Kredit kami tumbuh 10,9% secara tahunan dengan sumber pertumbuhan dari nasabah yang tentunya berkualitas baik," tuturnya.

Penyaluran kredit yang dilakukan secara selektif ini, jelas Royke, berdampak pada perbaikan kualitas aset dimana ratio loan at risk (LaR) BNI turun dari 23% menjadi 16% dan tingkat biaya kredit atau cost of credit turun dari 3,3% menjadi 1,9% di tahun 2022.

Capaian laba tertinggi BNI dalam sejarah ini disokong oleh pertumbuhan fee based income yang optimal mencapai 14,82 persen sepanjang 2022 atau naik 119 basis poin (bps) bila dibandingkan pada periode yang sama di tahun 2021 sebesar 13,63 persen.

Baca Juga: Bank BNI, Bank Mandiri siap antisipasi naiknya penjualan kendaraan

Sementara dari sisi kredit, sepanjang 2022 bank berkode emiten BBNI ini telah mencatat penyaluran kredit sebesar Rp649,19 triliun, tumbuh dari posisi sebelumnya di level Rp582,43 triliun. BBNI Chart by TradingView

Halaman:

Editor: Deddy H. Pakpahan

Tags

Terkini

X