BSI kembangkan desa-desa binaan lewat program Desa BSI

- Kamis, 8 Desember 2022 | 20:58 WIB
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus mengembangkan desa-desa binaan melalui program Desa BSI (Bangun Sejahtera Indonesia). (Foto: Dok. BSI)
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus mengembangkan desa-desa binaan melalui program Desa BSI (Bangun Sejahtera Indonesia). (Foto: Dok. BSI)

digitalbank.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus mengembangkan desa-desa binaan melalui program Desa BSI (Bangun Sejahtera Indonesia). Program Desa BSI ini merupakan kerja sama antara BSI dan BSI Maslahat. Sampai tahun ini, BSI dan BSI Maslahat setidaknya telah membantu 24 desa di seluruh Indonesia, dari Provinsi Aceh hingga sejumlah daerah di Sulawesi. BSI serius untuk membangun desa-desa di wilayah Indonesia yang memiliki potensi sumberdaya ekonomi sehingga nantinya mampu menjadi desa yang berkembang, baik dari sisi ekonomi, sosial, dan spiritual.

Demikian disampaikan Direktur Compliance & Human Capital BSI Tribuana Tunggadewi. Menurutnya, Desa Purwabakti merupakan adalah salah satu lokasi yang mendapat bantuan program Desa BSI karena memiliki potensi pertanian padi yang dapat dikembangkan. "Karena itu, BSI bersama BSI Maslahat dan masyarakat desa tengah mengembangkan sumber daya pertanian padi di Desa Purwabakti sehingga nantinya mampu menjadi daerah yang menjadi sentra padi di wilayah Kabupaten Pamijahan Bogor," paparnya.

Strategi yang dikembangkan mulai dari  aspek hulu hingga hilir. Pada aspek hulu, BSI membantu penguatan sistem budidaya pertanian padi melalui bantuan sarana produksi seperti pupuk, handtraktor, benih unggul dan lainnya, sehingga diharapkan memberikan hasil yang optimal. Adapun pada aspek hilir, BSI memfasilitasi pembangunan unit pengolahan beras atau RMU (rice milling unit) yang saat ini masih proses penyelesaian. Hal tersebut dimaksudkan untuk memberikan nilai tambah pada produk yang dihasilkan, baik dari sisi branding produk hingga proses pemasaran.

Baca Juga: Bank BSI bukukan pendapatan Rp3,21 triliun pada kuartal III 2022

“Harapannya di Desa Purwabakti akan ada produk beras lokal yang bisa langsung dipasarkan ke konsumen. Semua proses pengembangan klaster pertanian tersebut memberikan dampak yang besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani yang tidak mampu,” ungkap Dewi dalam keterangannya, Kamis (8/12/2022).

BSI telah membantu dan memfasilitasi pengembangan pertanian padi di Desa Purwabakti, setidaknya untuk 100 orang petani tidak mampu (dhuafa) dengan luas lahan sekitar 25 Hektar, termasuk melakukan pendampingan secara intensif agar pelaksanaan bisa terkontrol dan tercapai dengan baik.

Dengan hadirnya BSI di wilayah ini membuka peluang besar bagi Desa Purwabakti untuk menjadi desa mandiri. Melalui pendampingan usaha mulai dari proses penanaman, pencatatan keuangan hingga pemasaran hasil pertanian. Keseriusan ini membuahkan hasil bahwa pendampingan yang baru dimulai 6 bulan lalu sudah mendapat apresiasi sebagai salah satu desa percontohan terbaik di wilayah kabupaten Bogor.

Jika dibandingkan dengan sebelum program, dari aspek budidaya dulu di desa ini hanya ada 1 traktor, jadi para petani kesulitan dalam pengolahan lahan, saat ini sudah ada 3 unit traktor bantuan dari BSI. Selain itu, benih unggul juga disiapkan agar hasil panen lebih baik. Kemudian tahun ini akan ada pabrik pengolahan beras yang sebelumnya tidak ada.

Baca Juga: Bank BSI kolaborasi dengan beberapa BPD untuk kembangan ekosistem ekonomi syariah

Halaman:

Editor: Safaruddin Husada

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X