Kredivo jadi pemegang saham mayoritas Krom Bank

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:56 WIB
PT Bank Bisnis Internasional Tbk (BBSI) berganti nama menjadi PT Krom Bank Indonesia Tbk setelah diambilalih oleh PT FinAccel Teknologi Indonesia (induk perusahaan Kredivo) yang kemudian menjadi bank berbasis layanan digital. (Foto: Ilustrasi)
PT Bank Bisnis Internasional Tbk (BBSI) berganti nama menjadi PT Krom Bank Indonesia Tbk setelah diambilalih oleh PT FinAccel Teknologi Indonesia (induk perusahaan Kredivo) yang kemudian menjadi bank berbasis layanan digital. (Foto: Ilustrasi)

 

digitalbank.id - PT Bank Bisnis Internasional Tbk (BBSI) berganti nama menjadi PT Krom Bank Indonesia Tbk setelah diambilalih oleh PT FinAccel Teknologi Indonesia (induk perusahaan Kredivo) yang kemudian menjadi bank berbasis layanan digital.

Indina Andamari, Vice President Marketing and Communications Kredivo, mengumumkan perseroan akan meluncurkan Krom Digital Banking pada paruh pertama 2022. Baru setelah itu ekspansi Kredivo di pasar Filipina dan Thailand akan dimulai dalam enam bulan ke depan.

FinAccel Teknologi adalah pemilik mayoritas Krom Bank dengan kepemilikan 75% saham pada September 2022. Melalui kepemilikan ini, membuka peluang untuk integrasi operasi Krom Bank dan Kredivo di masa mendatang.

Selanjutnya, Krom Bank memiliki perusahaan di bidang keuangan dan asuransi. Beroperasi sebagai bank umum tradisional, penyedia jasa pembayaran (PJP), mentransfer dana, menerbitkan surat promes dan banyak lagi.

Kredivo sendiri telah memutuskan untuk menambah modal inti Bank Bisnis sebesar Rp3 triliun pada akhir tahun 2022, sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Modal inti bank kecil ini dikabarkan hanya mencapai Rp 2,13 triliun pada September 2022.

Di tengah tenggat waktu yang semakin ketat, Krom Bank memutuskan untuk melakukan rights issue untuk memperkuat permodalannya. Pemegang saham mendukung tambahan modal. Salah satunya adalah FinAccel sebagai pemegang saham mayoritas.

Bank ini melakukan IPO dengan target dana Rp911,33 miliar. Dengan kepemilikan 75%, FinAccel akan memiliki seluruh hak atas rights issue senilai Rp683,49 miliar.

Sisanya dimiliki pemegang saham lain seperti Sudjono Suriadi, PT Sun Land Investama (SLI) dan PT Sun Antarnusa Investment (SAI). Adapun sisa lainnya adalah pemegang saham publik .(SAF)

Halaman:

Editor: Safaruddin Husada

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X