• Kamis, 8 Desember 2022

BRI andalkan e- Buzz gantikan 2 kantor unit di Cianjur yang rusak akibat gempa

- Rabu, 23 November 2022 | 15:42 WIB
Sementara kantor BRI yang rusak tersebut belum bisa dioperasikan, disediakan layanan e-Buzz. Ini adalah layanan perbankan di atas kendaraan atau mini mobile branch. (Foto: Ilustasi gempa Cianjur/Dok. BPBD Cianjur)
Sementara kantor BRI yang rusak tersebut belum bisa dioperasikan, disediakan layanan e-Buzz. Ini adalah layanan perbankan di atas kendaraan atau mini mobile branch. (Foto: Ilustasi gempa Cianjur/Dok. BPBD Cianjur)

digitalbank.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melaporkan dua kantor unit yang rusak pasca gempa dengan magnitudo 5,6 SR yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11) lalu.

Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan, kedua kantor yang rusak akibat gempa adalah BRI unit Cikaroya dan Cijedil. Kedua kantor kini tidak bisa beroperasi.

"Sementara kantor BRI yang rusak tersebut belum bisa dioperasikan, disediakan layanan e-Buzz. Ini adalah layanan perbankan di atas kendaraan atau mini mobile branch, ujar Aestika dalam keterangan resminya, Selasa (22/11).

Masyarakat tetap dapat menikmati layanan perbankan di BRI Kantor Cabang Cianjur, Kantor Cabang Pembantu (KCP) Cirancang, KCP Sukanagara, KCP Cipanas, mau pun 27 BRI Unit di seluruh wilayah di Cianjur, Jawa Barat. Masyarakat juga tetap dapat mengakses layanan keuangan melalui AgenBRILink, digital banking, internet banking, SMS Banking, dan BRImo.

Aestika memastikan bahwa layanan perbankan BRI di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat tetap berjalan normal sehingga masyarakat dapat melakukan transaksi perbankan.

“Secara umum layanan perbankan BRI di wilayah Cianjur dan sekitarnya tetap dapat beroperasi secara normal untuk memberikan layanan perbankan kepada masyarakat," katanya.

Meski demikian, BRI tak lupa untuk menyalurkan bantuan untuk warga yang terdampak gempa Cianjur. Adapun bantuan yang disalurkan adalah makanan siap saji, roti, air mineral, sembako, dan bentuk bantuan tanggap bencana lainnya yang dibutuhkan kepada masyarakat terdampak.

Perseroan juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya untuk bersinergi dan menyalurkan bantuan tanggap bencana tahap selanjutnya.

"Tujuannya tidak lain adalah untuk meringankan masyarakat terdampak dan mempercepat pemulihan pasca bencana," katanya. (HAN)

Editor: Deddy H. Pakpahan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank Neo penuhi batas modal minimum Rp 3 triliun

Kamis, 8 Desember 2022 | 20:23 WIB

BI sampaikan 3 hal penting kerjasama dengan PBNU

Selasa, 6 Desember 2022 | 14:44 WIB

Modalku menepis isu PHK besar-besaran

Minggu, 4 Desember 2022 | 19:21 WIB

Kredivo jadi pemegang saham mayoritas Krom Bank

Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:56 WIB
X